Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Lukas 6:48 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

48 Mereka itu seperti seorang yang membangun rumahnya. Ia menggali landasannya dalam-dalam dan membangun rumahnya di atas batu. Ketika banjir datang, air menghantam rumah itu, tetapi banjir tidak dapat menggoyahkannya karena rumah itu dibangun dengan baik.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

48 ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah: Orang itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

48 Ia seperti orang yang ketika membangun rumah menggali dalam-dalam, lalu membuat pondasinya pada batu. Pada waktu ada banjir dan air sungai melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, sebab sudah dibangun di atas pondasi yang baik.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

48 ia sama dengan seorang yang mendirikan rumah: Orang itu menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu. Ketika datang air bah dan banjir melanda rumah itu, rumah itu tidak dapat digoyahkan, karena rumah itu kokoh dibangun.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

48 seseorang yang membangun rumah dengan bijak. Pertama, dia menggali lubang yang dalam di tanah, sampai menemukan batu yang sangat besar untuk menjadi fondasinya. Ketika banjir dan air sungai meluap lalu menghantamnya, rumah itu tidak akan goncang karena dibangun di atas fondasi batu yang utuh.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

48 Dia sama seperti seseorang yang membangun rumahnya. Dia menggali dalam-dalam dan meletakkan landasan pada batu yang kokoh. Ketika sungai meluap keluar dan banjirnya menghantam rumah itu, rumah itu tetap berdiri sebab dibangun dengan sangat baik.

Lihat babnya Menyalin




Lukas 6:48
37 Referensi Silang  

Setiap orang yang datang kepada-Ku, mendengar ajaran-Ku serta mematuhinya, maka Aku akan menunjukkan bagaimana mereka itu.


Tetapi orang yang mendengar perkataan-Ku dan tidak mematuhinya, adalah seperti orang yang membangun rumahnya tanpa mempersiapkan landasan. Ketika banjir datang, rumah itu langsung rubuh, dan hancur seluruhnya.”


Aku mengatakan semua hal ini kepadamu supaya kamu bisa memperoleh damai di dalam-Ku. Di dunia ini kamu akan mengalami kesusahan. Tetapi kuatkanlah hatimu, sebab Aku sudah mengalahkan dunia ini!”


Di kota-kota itu, mereka menolong orang percaya bertumbuh kuat dalam imannya dan mendorong mereka untuk terus percaya kepada Allah. Mereka berkata, “Kita harus melalui banyak penderitaan untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah.”


Kalian orang percaya, adalah seperti bangunan yang didirikan di atas dasar para rasul dan nabi. Dan Yesus Kristus sendirilah merupakan batu yang terpenting pada bangunan itu.


Tetapi dasar bangunan Allah itu kokoh dan tidak tergoyah, dan kata-kata ini tertulis diatasnya, “Tuhan mengenal siapa yang menjadi milik-Nya” dan “Setiap orang yang percaya kepada Tuhan harus berhenti melakukan kesalahan.”


Karena itu, saudara-saudariku, Allah memanggil dan memilih kamu sebagai milik-Nya. Berusahalah sebaik mungkin untuk memastikan bahwa kamu menerima semua yang Allah sediakan bagimu. Jika kamu melakukan semuanya ini, kamu tidak akan pernah jatuh ke dalam dosa.


Anak-anakku, tinggallah di dalam Kristus. Jika kita melakukan ini, maka kita tidak perlu takut pada hari kedatangan Kristus. Kita tidak perlu malu dan menyembunyikan diri ketika Ia datang.


Allah itu kuat dan dapat menolongmu sehingga kamu tidak terjatuh. Ia akan membawamu ke hadapan kemuliaan-Nya tanpa cela dan dengan sukacita yang besar.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan