Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Lukas 16:14 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

14 Ketika orang Farisi mendengar perkataan Yesus, mereka mencemooh Dia karena mereka semua menyukai uang.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

14 Orang-orang Farisi, yang sangat cinta akan kekayaan, tentu saja mencemoohkan semua ini.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

14 Orang-orang Farisi, hamba-hamba uang itu, mendengar semua ini, dan mereka mencemoohkan Dia.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

14 Orang-orang Farisi mendengar semua yang dikatakan oleh Yesus. Lalu mereka menertawakan-Nya, sebab mereka suka uang.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

14 Semuanya itu didengar oleh orang-orang Farisi, hamba-hamba uang itu, dan mereka mencemoohkan Dia.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

14 Ketika orang-orang Farisi mendengar ajaran-Nya itu, mereka mengejek Yesus, karena mereka cinta uang.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

14 Orang Farisi yang sangat menyukai uang, mendengar perkataan Yesus dan menertawakan Dia.

Lihat babnya Menyalin




Lukas 16:14
18 Referensi Silang  

Celakalah kamu, hai guru-guru Taurat dan orang Farisi! Kamu adalah orang-orang munafik! Kamu menutup jalan bagi orang-orang untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah. Kamu sendiri tidak mau masuk, tetapi kamu menghalangi orang-orang yang mencoba untuk masuk. [


Yesus berkata, “Pergilah, anak itu tidak mati, ia hanya sedang tidur.” Tetapi mereka menertawakan Dia.


Kemudian Yesus berkata kepada mereka, “Berhati-hatilah dan waspadalah terhadap segala macam keserakahan. Manusia tidak memperoleh hidupnya dari berapa banyak harta yang dimiliki.”


Tetapi mereka menipu orang janda dan merampas rumah mereka. Lalu mereka berusaha terlihat baik dengan mengucapkan doa yang panjang. Allah akan menghukum mereka dengan beratnya.”


Orang-orang berdiri di sana menyaksikan semuanya. Para pemimpin mengejek Yesus. Mereka berkata, “Jika Ia adalah Mesias itu, Yang Dipilih oleh Allah, maka biarlah Ia menyelamatkan diri-Nya sendiri. Bukankah Ia menyelamatkan orang lain?”


Orang-orang menertawakan-Nya, karena mereka tahu anak itu sudah mati.


Orang-orang akan mencintai diri mereka sendiri dan uang. Mereka akan berbangga dan menyombongkan dirinya. Mereka melecehkan orang dengan penghinaan. Mereka tidak mematuhi orang tua, tidak tahu berterima kasih dan tidak peduli terhadap Allah.


Ada yang dihina dan dicambuk, bahkan diikat dengan rantai dan dimasukkan ke dalam penjara.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan