Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Ibrani 2:3 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

3 Jadi, tentu saja kita juga akan dihukum jika kita mengabaikan keselamatan yang besar itu. Tuhan Yesuslah yang pertama kali memberitakan keselamatan itu. Dan mereka yang mendengar-Nya membuktikan kepada kita bahwa itu benar adanya.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

3 maka bagaimana kita dapat luput dari hukuman, jika kita bersikap acuh tak acuh terhadap keselamatan semulia itu, yang sudah diberitakan oleh Tuhan Yesus sendiri, dan diteruskan kepada kita oleh orang-orang yang telah mendengar pemberitaan-Nya?

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

3 bagaimana kita akan luput, jikalau kita menyia-nyiakan keselamatan yang sebesar itu, yang mula-mula diberitakan oleh Tuhan dan ditegaskan kepada kita oleh mereka yang telah mendengar-Nya?

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

3 Apalagi dengan keselamatan yang lebih hebat dari pesan-pesan itu! Kalau kita tidak menaruh perhatian terhadap keselamatan itu, kita tentu tidak akan terlepas dari hukuman. Sebab Tuhan sendirilah yang pertama-tama mengumumkan keselamatan itu, dan orang-orang yang mula-mula mendengarnya telah membuktikan kebenarannya kepada kita.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

3 bagaimanakah kita akan luput, jikalau kita menyia-nyiakan keselamatan yang sebesar itu, yang mula-mula diberitakan oleh Tuhan dan oleh mereka yang telah mendengarnya, kepada kita dengan cara yang dapat dipercayai, sedangkan

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

3 bagaimana kita akan melarikan diri jika kita tidak memperhatikan keselamatan besar ini yang pertama kali Tuhan umumkan, dan kemudian kita sudah konfirmasi oleh mereka yang mendengarnya.

Lihat babnya Menyalin




Ibrani 2:3
42 Referensi Silang  

Hai ular-ular! Hai keturunan ular berbisa! Bagaimana kamu akan terlepas dari hukuman neraka? Kalian akan dipersalahkan dan akan dikirim ke neraka.


Sejak saat itu, Yesus mulai memberitakan pesan ini kepada orang-orang, “Bertobatlah, karena Kerajaan Allah sudah dekat!”


Setelah Yohanes dipenjarakan, Yesus pergi ke Galilea dan memberitakan Kabar Baik dari Allah kepada orang-orang.


Apa yang mereka tuliskan persis seperti apa yang kami pelajari dari saksi-saksi mata yang melihat peristiwa-peristiwa itu dari awal. Mereka juga melayani Allah dengan menyampaikan pesan-Nya kepada orang-orang.


Ia memberikan kita Juru Selamat yang penuh kuasa dari keturunan hamba-Nya, Daud.


Yesus bertanya, “Apa yang kamu maksudkan?” Mereka berkata, “Ini adalah tentang Yesus, seorang dari Nazaret. Bagi Allah dan semua orang Ia seorang nabi besar. Ia berkata dan melakukan banyak hal dengan penuh kuasa.


Kalian juga akan bersaksi kepada orang-orang tentang Aku, karena kalian sudah bersama-Ku sejak semula.”


mulai dari Yohanes membaptiskan Dia sampai saat Ia terangkat ke surga dari hadapan kami. Orang itu harus bersama kita menjadi saksi kebangkitan-Nya.”


Saudara-saudaraku bangsa Israel, dengarlah apa yang kukatakan! Yesus dari Nazaret adalah orang yang diutus Allah. Allah membuktikan ini kepadamu dengan berbagai mujizat, keajaiban dan tanda-tanda yang Ia lakukan melalui Yesus. Kamu telah melihat semua hal itu, jadi kamu tahu bahwa perkataanku ini benar.


Yesus adalah satu-satunya yang dapat menyelamatkan orang. Nama-Nya adalah satu-satunya kuasa di dunia yang diberikan untuk menyelamatkan manusia. Kita harus diselamatkan melalui Dia.”


Dengan begitu aku berharap aku dapat membuat bangsaku sendiri cemburu. Dengan begitu, aku dapat menolong sebagian dari mereka untuk diselamatkan.


Tetapi karena kamu melakukan hal yang sama seperti mereka yang kamu tuduh, tentu saja kamu tahu bahwa Allah juga akan menghukum kamu. Bagaimana kamu bisa berpikir bahwa kamu bisa lolos dari hukuman Allah?


Inilah alasan mengapa Allah dalam hikmat-Nya menetapkan bahwa dunia ini tidak dapat mengenal-Nya dengan hikmatnya sendiri. Jadi, Allah menggunakan berita yang terdengar bodoh untuk menyelamatkan mereka yang mempercayainya.


Orang-orang akan berkata, “Semuanya damai dan aman.” Seketika itulah, kehancuran akan datang kepada mereka seperti rasa sakit yang dialami ibu yang akan melahirkan. Dan orang-orang tidak bisa melarikan diri.


Pernyataan ini benar dan layak diterima sepenuhnya: Yesus Kristus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang-orang berdosa, dan di antara orang-orang berdosa itu, akulah orang yang paling berdosa.


Begitulah seharusnya cara kita hidup karena Allah sudah menunjukkan kepada kita anugerah-Nya yang dapat menyelamatkan setiap orang.


Dahulu Allah berbicara kepada leluhur kita melalui para nabi. Ia berbicara kepada mereka berkali-kali dan dengan cara yang berbeda-beda.


Semua malaikat adalah roh yang melayani Allah dan mereka diutus untuk menolong orang-orang yang akan menerima keselamatan.


Dan sekarang, pada hari-hari terakhir ini, Allah berbicara kepada kita melalui Anak-Nya. Allah menciptakan seluruh dunia melalui Anak-Nya. Dan Ia memilih Anak-Nya menjadi ahli waris atas segala sesuatu.


Berhati-hatilah dan janganlah menolak untuk mendengarkan ketika Allah berbicara. Orang-orang itu menutup telinganya ketika Allah memperingatkan mereka di bumi. Dan mereka tidak dapat melarikan diri dari hukuman. Apalagi kita sekarang yang menutup telinga ketika Allah memperingatkan kita dari surga.


Janji yang diberikan Allah untuk masuk ke tempat peristirahatan-Nya masih tetap berlaku. Karena itu, kita harus berhati-hati supaya jangan ada di antaramu yang gagal memperoleh janji itu.


Karena itu, marilah kita berusaha dengan sekuat tenaga untuk masuk ke tempat peristirahatan Allah. Kita harus berusaha supaya tidak ada di antara kita yang tersesat dengan mengikuti contoh mereka yang tidak menaati Allah.


Ini membuat Yesus Imam Besar yang sempurna, yang menyediakan jalan bagi semua orang yang menaati-Nya untuk diselamatkan selamanya.


Jadi, Kristus dipersembahkan sebagai korban sekali untuk membuat dosa banyak orang diampuni. Dan Ia akan datang untuk kedua kalinya, bukan untuk mempersembahkan dirinya bagi dosa, tetapi untuk membawa keselamatan bagi mereka yang menantikan Dia.


Kami ingin memberitakan kepadamu Firman yang memberikan kehidupan. Firman itu sudah ada sebelum dunia ini ada. Kami sudah mendengar Firman itu, kami sudah melihat-Nya dengan mata kami sendiri, kami sudah melihat hal-hal yang Ia lakukan, dan kami sudah menyentuh-Nya dengan tangan kami.


Saudara-saudariku yang terkasih, ingatlah apa yang dulu telah dikatakan oleh para rasul Tuhan kita, Yesus Kristus.


Mereka berseru dengan suara keras, “Kita diselamatkan oleh Allah kita yang duduk di takhta-Nya, dan oleh Anak Domba!”


Ikuti kami:

Iklan


Iklan