Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Ibrani 1:3 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

3 Anak mencerminkan kebesaran ilahi Allah. Ia adalah sama persis dengan keberadaan Allah sendiri. Ia menyatukan segala sesuatu dengan perintah-Nya yang penuh kuasa. Anak membuat jalan bagi orang-orang untuk disucikan dari dosa-dosanya. Kemudian Ia duduk di sebelah kanan Allah yang Mahabesar di surga.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

3 Anak Allah itu menyinarkan kemuliaan Allah, dan segala sifat serta perbuatan-Nya menunjukkan bahwa Ia adalah Allah. Ia mengatur alam semesta dengan kuasa firman-Nya. Dialah yang telah mati untuk menyucikan kita serta menghapuskan segala dosa kita, lalu duduk dalam kemuliaan tertinggi di sebelah kanan Allah Yang Mahabesar di surga.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

3 Dialah cahaya kemuliaan Allah dan gambar keberadaan Allah yang sesungguhnya dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Setelah selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

3 Dialah yang memancarkan keagungan Allah yang gilang-gemilang; Dialah gambar yang nyata dari diri Allah sendiri. Dialah juga yang memelihara keutuhan alam semesta ini dengan sabda-Nya yang sangat berkuasa. Sesudah Ia memungkinkan manusia untuk dibebaskan dari dosa-dosa mereka, Ia menduduki takhta pemerintahan di surga bersama-sama dengan Allah, Penguasa yang tertinggi.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

3 Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

3 Anak-Nya itu memancarkan kemuliaan Allah. Dia mencerminkan hakikat Allah secara nyata dan sempurna. Melalui perintah-Nya yang penuh kuasa, sang Anak Allah menopang seluruh ciptaan-Nya supaya tetap hidup dan bergerak. Sesudah Dia mati untuk membersihkan kita dari dosa-dosa kita, Dia kembali ke surga lalu duduk di tempat yang paling terhormat di dekat Allah Mahamulia, yaitu di sebelah kanan-Nya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

3 Anak adalah pancaran kemuliaan Allah, dan ekspresi nyata dari karakter sejati-Nya. Dia menopang segalanya dengan perintahnya yang kuat. Ketika Dia sudah menyediakan pembersihan untuk dosa Dia duduk di sebelah kanan Yang Mulia di surga.

Lihat babnya Menyalin




Ibrani 1:3
42 Referensi Silang  

Mereka berkata, “Guru, Musa mengajarkan bahwa jika seorang laki-laki meninggal dan tidak mempunyai anak, maka saudaranya harus menikahi istrinya supaya ia mempunyai anak dan melanjutkan keturunan untuk saudaranya yang meninggal itu.


Setelah Tuhan Yesus mengatakan hal-hal itu kepada para pengikut-Nya, Ia terangkat ke surga. Di sana Ia duduk di sebelah kanan Allah.


Firman itu telah menjadi manusia dan tinggal di antara kita. Kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan sebagai Anak Tunggal Bapa. Ia dipenuhi dengan anugerah dan kebenaran Allah.


Keesokan harinya, Yohanes melihat Yesus mendatanginya. Lalu ia berkata, “Lihat, Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia!


Di dalam Firman itu ada kehidupan, dan kehidupan itu adalah terang bagi manusia.


Yesus sudah diangkat ke surga. Sekarang, Ia bersama dengan Allah, di sebelah kanan Allah. Bapa sudah memberikan Roh Kudus kepada Yesus seperti yang dijanjikan-Nya. Jadi, sekarang Yesus mencurahkan Roh itu. Inilah yang kamu lihat dan dengar.


Stefanus berkata, “Lihat! Aku melihat langit terbuka dan Anak Manusia berdiri di sebelah kanan Allah.”


Aku tidak malu untuk memberitakan Kabar Baik. Tidak, sebab itu adalah kuasa Allah sendiri yang dipakai untuk menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, dan sekarang juga orang bukan Yahudi.


Siapakah yang bisa berkata umat Allah bersalah? Tidak ada, sebab Yesus Kristus telah mati bagi kita. Dan lebih lagi, Ia telah dibangkitkan dan sekarang duduk di sebelah kanan Allah, berbicara dengan-Nya bagi kita.


Penguasa dunia ini telah membutakan pikiran orang yang tidak percaya. Jadi, mereka tidak dapat melihat terang dari Kabar Baik itu. Ini adalah kabar tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.


Kamu sudah dibangkitkan dari kematian bersama Kristus. Jadi, hiduplah bagi apa yang ada di surga, di mana Kristus duduk di sebelah kanan Allah.


Ia memberikan diri-Nya kepada kita. Ia mati untuk menebus kita dari semua kejahatan dan membuat kita suci. Ia ingin kita menjadi umat milik-Nya yang selalu bersedia untuk berbuat baik.


Dan Allah tidak pernah berkata seperti ini kepada malaikat: “Duduklah di sebelah kanan-Ku sampai Aku membuat musuh-musuh-Mu bertekuk lutut di bawah kuasa-Mu.”


Tetapi Kristus hanya mempersembahkan satu korban, dan korban itu baik untuk selamanya. Setelah itu, Ia duduk di sebelah kanan Allah.


Marilah kita terus memusatkan perhatian kita pada Yesus. Ia adalah pemimpin iman kita, dan Ia juga yang menyempurnakan iman kita. Ia menderita kematian di atas kayu salib. Tetapi Ia menerima penyaliban yang memalukan itu seolah-olah bukan apa-apa karena sukacita yang Ia lihat sedang menantikan-Nya. Dan sekarang Ia duduk di sebelah kanan takhta Allah di surga.


Kita mempunyai Imam Besar Agung yang sudah pergi ke surga. Ia adalah Yesus, Anak Allah. Marilah kita tetap berpegang teguh pada iman yang kita akui.


Yesus tidak seperti imam-imam lainnya. Mereka harus mempersembahkan korban setiap hari; untuk dosa mereka sendiri dan kemudian untuk dosa-dosa orang lain. Tetapi Yesus tidak perlu melakukan ini. Ia hanya mempersembahkan korban sekali untuk selamanya ketika Ia mempersembahkan diri-Nya.


Inilah inti dari apa yang kami katakan: kita mempunyai Imam Besar yang duduk di sebelah kanan takhta Allah yang Mahabesar di surga.


Kalau seorang meninggalkan surat wasiat, haruslah ada bukti yang menunjukkan bahwa orang yang menulis surat wasiat itu sudah mati.


Kalau Kristus harus mempersembahkan diri-Nya berulang kali, Ia pasti telah menderita berkali-kali sejak dunia diciptakan. Akan tetapi, Yesus datang untuk mempersembahkan diri-Nya sekali saja. Dan sekali itu cukup untuk selamanya. Ia datang pada waktu dunia mendekati kesudahannya untuk menghapuskan dosa-dosa dengan memberikan diri-Nya sebagai korban.


Kamu percaya kepada Allah melalui Kristus. Allahlah yang membangkitkan Dia dari kematian dan memberikan kemuliaan kepada-Nya. Karena itu, imanmu dan pengharapanmu adalah pada Allah.


Sekarang, Kristus berada di surga, di sebelah kanan Allah, memerintah atas semua malaikat, para pemerintah dan para penguasa.


Kami sudah memberitahu kamu tentang kuasa Tuhan kita, Yesus Kristus dan tentang kedatangan-Nya. Ini semua yang kami katakan bukanlah cerita dongeng yang dibuat dengan kepandaian manusia. Tidak, kami telah melihat kebesaran Yesus dengan mata kami sendiri.


Yesus telah menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa ketika Ia mendengar suara dari Allah Yang Mahamulia berkata, “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi. Aku sangat berkenan kepada-Nya.”


Namun, jika kita hidup di dalam terang, sama seperti Allah di dalam terang, maka kita mempunyai persekutuan dengan lainnya, dan darah Anak-Nya, Yesus, membersihkan kita dari semua dosa.


Kamu semua tahu bahwa Kristus datang untuk membebaskan manusia dari dosa-dosanya. Kristus sendiri tidak mempunyai dosa.


Ialah satu-satunya Allah, yang menyelamatkan kita melalui Yesus Kristus, Tuhan kita. Bagi Dialah semua kebesaran, keperkasaan dan kekuasaan melalui Yesus Kristus Tuhan kita sepanjang masa; dulu, sekarang, dan sampai selama-lamanya. Amin.


Aku akan membiarkan mereka yang menang untuk duduk bersama Aku di takhta-Ku. Sama seperti Aku sudah menang dan duduk bersama Bapa-Ku di takhta-Nya.


“Ya Tuhan dan Allah kami! Engkau layak menerima pujian, hormat dan kuasa. Engkau telah menciptakan semuanya. Semua ciptaan-Mu telah ada dan diciptakan karena Engkau menghendakinya.”


Ikuti kami:

Iklan


Iklan