Efesus 5:2 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca2 Hiduplah dengan penuh kasih. Kasihilah orang lain seperti Kristus juga mengasihi kita. Ia menyerahkan diri-Nya bagi kita sebagai persembahan dan korban yang harum untuk Allah. Lihat babnyaLebih banyak versiFirman Allah Yang Hidup2 Kasihilah orang lain dengan mengikuti teladan Kristus yang mengasihi Saudara, dan yang memberikan diri-Nya kepada Allah sebagai suatu kurban yang menghilangkan dosa Saudara. Dan Allah bersenang hati, sebab kasih Kristus kepada Saudara bagaikan wangi-wangian yang harum bagi-Nya. Lihat babnyaPerjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 22 dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan kurban yang harum bagi Allah. Lihat babnyaAlkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini2 Hidupmu hendaknya dijiwai oleh kasih, seperti Kristus pun mengasihi kita. Ia mengurbankan diri-Nya untuk kita, sebagai suatu persembahan yang harum dan menyenangkan hati Allah. Lihat babnyaAlkitab Terjemahan Baru2 dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah. Lihat babnyaTerjemahan Sederhana Indonesia2 Kasihilah satu sama lain sesuai dengan teladan Kristus, yang sudah mengasihi kita sampai memberikan diri-Nya sendiri sebagai kurban kepada Allah demi kita. Persembahan-Nya itu sangat harum dan menyenangkan hati Allah. Lihat babnyaAlkitab Gratis untuk Semua2 Hiduplah dalam kasih, sama seperti Kristus mengasihi kamu. Dia memberikan diri-Nya untuk kita, sebagai sebuah hadiah dan persembahan kurban kepada Tuhan. Persembahan-Nya yang sangat harum dan menyenangkan hati Allah. Lihat babnya |
Benar, hukum Taurat tidak mampu menolong kita sebab kelemahan manusiawi kita. Tetapi Allah melakukan sebaliknya: Ia mengutus Anak-Nya sendiri ke dunia dalam tubuh yang sama yang kita gunakan untuk berbuat dosa. Allah mengirim Dia sebagai cara untuk menghilangkan dosa. Allah memakai hidup manusia untuk memberi dosa hukum mati.
Kamu masih muda, tetapi jangan membiarkan orang memperlakukanmu seolah-olah kamu tidak penting. Jadikanlah dirimu sebagai contoh bagi orang percaya bagaimana seharusnya mereka hidup. Tunjukkanlah itu melalui perkataanmu, melalui tingkah lakumu, melalui kasihmu, melalui imanmu dan melalui kehidupanmu yang suci.
Jadi, tentu saja darah kematian Kristus dapat membuat lebih banyak lagi. Kristus mempersembahkan diri-Nya melalui Roh kekal sebagai korban yang sempurna. Darah-Nya akan membuat kita benar-benar bersih dari kejahatan yang kita lakukan. Darah-Nya juga membersihkan hati nurani kita sehingga kita dapat menyembah Allah yang hidup.
Kalau Kristus harus mempersembahkan diri-Nya berulang kali, Ia pasti telah menderita berkali-kali sejak dunia diciptakan. Akan tetapi, Yesus datang untuk mempersembahkan diri-Nya sekali saja. Dan sekali itu cukup untuk selamanya. Ia datang pada waktu dunia mendekati kesudahannya untuk menghapuskan dosa-dosa dengan memberikan diri-Nya sebagai korban.