Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Efesus 2:2 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

2 Kamu dahulu hidup dengan cara hidup dunia, yaitu mengikuti kuasa roh jahat. Sekarang roh itu bekerja di antara orang-orang yang tidak taat kepada Allah.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

2 Saudara ikut dengan orang banyak dan seperti juga orang yang lain, Saudara penuh dengan dosa, taat kepada Iblis, penguasa kerajaan angkasa, yang sampai sekarang pun masih bekerja dalam hati orang-orang yang tidak taat kepada Allah.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

2 Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, kamu menaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

2 Pada waktu itu kalian mengikuti kebiasaan-kebiasaan dunia ini; berarti kalian taat kepada penguasa angkasa raya, yaitu roh yang sekarang menguasai hati orang-orang yang tidak taat kepada Allah.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

2 Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

2 Sebab pada waktu itu kita selalu mengikuti pola pikir dunia ini dan menuruti kemauan si jahat, yaitu iblis, yang sekarang sedang memerintah atas semua kuasa gelap di dunia. Dialah yang berkuasa dalam kehidupan semua orang yang tidak mau taat kepada Allah.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

2 menjalani hidup kalian menurut cara dunia, di bawah kendali iblis, yang rohnya bekerja pada orang-orang yang tidak menaati Allah.

Lihat babnya Menyalin




Efesus 2:2
64 Referensi Silang  

Lalu Anak Manusia datang, dan Ia makan serta minum, tetapi orang bilang, ‘Lihatlah! Ia makan melulu dan peminum. Ia berteman dengan para pemungut pajak dan orang-orang berdosa lainnya.’ Tetapi hikmat Tuhan terbukti benar melalui apa yang diperbuat.”


Benih yang jatuh di antara semak-semak berduri adalah seperti orang yang mendengar firman dan menerimanya. Tetapi kemudian ia membiarkan kekhawatiran dan kecintaan akan hal-hal duniawi menghambat pertumbuhannya sehingga firman itu tidak menghasilkan buah dalam hidupnya.


Yang dimaksud dengan ladang adalah dunia ini. Benih yang baik adalah orang yang masuk ke dalam Kerajaan Allah. Yang dimaksud dengan lalang adalah orang-orang yang dikuasai oleh iblis.


tetapi hidup mereka dipenuhi oleh hal-hal lain: kekhawatiran, cinta akan uang dan berbagai hal lainnya yang mereka inginkan. Semuanya itu menghambat pertumbuhan ajaran itu, sehingga orang itu tidak menghasilkan buah yang baik dalam hidup mereka.


Kemudian majikannya memuji manajer yang tidak jujur itu karena telah melakukan hal yang cerdik. Memang, dalam berurusan dengan masalah usaha, manusia duniawi lebih cerdik daripada manusia rohani.


“Simon, Simon, dengarkan Aku! Setan sudah minta untuk mencobai kalian semua. Ia ingin berbuat kepada kalian apa yang dilakukan seorang petani kepada gandumnya untuk memisahkan gandum yang baik dari sekam.


Sekarang adalah waktu bagi dunia untuk dihakimi. Sekarang, penguasa dunia ini akan digulingkan.


Ketika Yesus dan pengikut-Nya sedang makan malam bersama, Iblis telah membujuk Yudas Iskariot, anak Simon, untuk menyerahkan Yesus kepada musuh-Nya.


Ketika Yudas menerima roti itu, Iblis menguasainya. Yesus berkata kepada Yudas, “Apa yang akan kamu perbuat, lakukanlah dengan cepat!”


Aku tidak akan berbicara dengan kamu lama lagi. Penguasa dunia ini sedang datang. Ia tidak berkuasa sedikit pun atas-Ku,


Jika kamu adalah milik dunia, tentulah dunia akan mengasihimu sebagai miliknya. Tetapi karena Aku telah memilih kamu, maka kamu bukan lagi milik dunia. Itulah sebabnya dunia membenci kamu.


Dan Ia akan menunjukkan kepada mereka bahwa mereka salah tentang siapa yang sesungguhnya patut menerima hukuman Allah. Sesungguhnya, pemimpin mereka telah diputuskan bersalah.


Dunia ini tidak dapat membencimu. Tetapi dunia ini membenci-Ku, sebab Aku katakan kepada manusia di dunia bahwa mereka melakukan hal-hal yang jahat.


Tetapi Yesus berkata kepada mereka, “Kalian berasal dari bawah, tetapi Aku berasal dari atas. Kalian berasal dari dunia ini, tetapi Aku bukan dari dunia ini.


Bapamu adalah iblis, dan kalian adalah miliknya. Kalian mau melakukan keinginannya. Ia adalah pembunuh sejak semula. Ia selalu menentang kebenaran, dan tidak ada kebenaran di dalamnya. Ia seperti tipuan yang ia katakan. Benar, ia adalah penipu dan bapa dari segala penipu.


Pejabat kota membujuk orang-orang itu untuk diam. Setelah semuanya diam ia berkata, “Hai, orang-orang Efesus! Siapa yang tidak tahu bahwa Efesus adalah kota yang menjaga kuil Dewi Artemis yang agung dan batu suci yang turun dari langit?


Tetapi Petrus berkata, “Ananias, kenapa kamu biarkan Iblis menguasai hatimu? Kamu menyimpan sebagian dari hasil penjualan itu untuk dirimu sendiri dan membohongi hal itu kepada Roh Kudus!


Janganlah berpikir dan bertingkah seperti orang di dunia ini, tetapi biarlah Allah mengubah di dalammu dengan pola pikir yang baru. Dengan demikian kamu bisa membedakan dan menerima apa itu kehendak Allah, semua yang baik, menyenangkan Allah dan sempurna.


Maksudku bukanlah melarang kamu bergaul dengan orang-orang dari dunia ini. Karena itu berarti kamu harus keluar dari dunia ini untuk menghindari mereka yang melakukan dosa percabulan, atau yang serakah dan penipu, atau para penyembah berhala.


Dahulu, sebagian di antara kamu hidup seperti itu. Tetapi kamu sudah dibersihkan, sudah dikuduskan dan sudah dibenarkan di hadapan Allah dalam nama Tuhan Yesus Kristus dan oleh Roh Allah kita.


Penguasa dunia ini telah membutakan pikiran orang yang tidak percaya. Jadi, mereka tidak dapat melihat terang dari Kabar Baik itu. Ini adalah kabar tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.


Yesus menyerahkan diri-Nya sebagai korban bagi dosa-dosa kita untuk membebaskan kita dari kuasa jahat yang memerintah dunia yang kita tempati ini. Ia melakukan ini karena itulah yang dikehendaki Allah Bapa.


Ia menempatkan Kristus jauh lebih tinggi dari semua penguasa, pemerintah, kekuasaan dan raja. Ia memberikan Kristus kekuasaan atas semua yang memiliki kekuatan, baik di dunia ini maupun di dunia yang akan datang.


Sebab itu, ingatlah bahwa kamu dahulu dilahirkan sebagai orang bukan Yahudi. Kamu disebut sebagai “orang tidak bersunat” oleh orang Yahudi yang “bersunat”. (Sebenarnya, sunat hanyalah sesuatu yang dilakukan oleh tangan manusia terhadap tubuh mereka.)


Tetapi sekarang kamu disatukan dengan Yesus Kristus. Kamu yang dahulu adalah jauh dari Allah telah dibawa dekat kepada Allah melalui darah kematian Kristus.


Dahulu kita semua juga hidup seperti mereka. Kita hidup untuk memuaskan hawa nafsu kita, menuruti keinginan tubuh dan pikiran kita. Sama seperti orang lain di dunia ini, kita pantas menerima hukuman Allah.


Aku menerima sesuatu dari Tuhan untuk disampaikan kepadamu. Aku memperingatkan kamu: janganlah terus hidup seperti orang yang tidak percaya. Pikiran mereka adalah tidak berguna.


Karena itu, sehubungan dengan cara hidupmu yang lama, berhentilah hidup dalam kejahatan seperti yang kamu jalani sebelumnya. Cara hidup lama itu akan semakin buruk, karena manusia dibohongi oleh kejahatan yang ingin mereka lakukan.


Jangan biarkan orang menipumu dengan pembicaraan yang tidak benar. Allah akan sangat marah terhadap orang yang tidak taat kepada-Nya berbicara seperti itu.


Dahulu kamu hidup dalam kegelapan. Tetapi sekarang, kamu adalah terang di dalam Tuhan. Jadi, kamu harus hidup sebagai anak-anak terang.


Sebab perjuangan kita bukanlah melawan manusia di dunia ini. Tetapi kita berjuang melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa dan kekuatan-kekuatan dunia yang gelap ini. Kita berperang melawan roh-roh jahat dari luar bumi.


Dahulu kalian terpisah dari Allah. Kamu menjadi musuh-musuh-Nya dalam pikiranmu, karena perbuatan jahat yang kamu lakukan.


Sebab, Demas telah meninggalkan aku, karena ia lebih menyukai dunia ini. Ia pergi ke Tesalonika, sementara Kreskes pergi ke Galatia, dan Titus ke Dalmatia.


Ibadah yang diinginkan Allah adalah: merawat anak-anak yatim piatu atau para janda yang butuh pertolongan dan menjaga dirimu bebas dari pengaruh dunia yang jahat. Itulah ibadah yang murni dan baik, yang diterima oleh Allah.


Orang seperti itu tidak memilih antara benar dan salah. Mereka tidak pernah memutuskan ke mana harus pergi. Jadi, mereka seharusnya tidak berpikir bahwa mereka akan menerima apa pun dari Tuhan.


Kalian adalah orang yang tidak setia kepada Allah! Tidakkah kamu tahu bahwa kesukaan akan dunia berarti kebencian pada Allah? Jadi, siapa yang ingin berteman dengan dunia yang jahat ini menjadi musuh Allah.


Dahulu karena kebodohanmu kamu hidup dengan berbuat hal-hal yang jahat sesuai dengan hawa nafsumu. Tetapi sekarang sebagai anak-anak Allah, taatilah kepada-Nya dan janganlah hidup seperti dulu lagi.


Sebelumnya, kamu menyia-nyiakan waktu dengan melakukan apa yang dilakukan oleh mereka yang belum percaya. Kamu hidup secara tidak bermoral, melakukan hal-hal yang jahat yang kamu suka seperti mabuk-mabuk, berpesta pora dan menyembah berhala yang memalukan.


Setiap kali mereka melihat perempuan, mereka mengingininya. Mereka selalu berdosa dengan cara ini. Dan mereka menyesatkan orang-orang yang lemah. Mereka melatih dirinya dengan baik untuk menjadi serakah. Mereka adalah orang-orang yang terkutuk.


Jadi, kita bisa melihat siapa itu anak-anak Allah dan siapa itu anak-anak Iblis. Inilah mereka yang bukan anak-anak Allah: mereka yang tidak melakukan apa yang benar dan mereka yang tidak mengasihi saudara-saudarinya dalam keluarga Allah.


Iblis telah berbuat dosa sejak semula. Orang yang terus berbuat dosa adalah milik Iblis. Anak Allah datang untuk hal ini: untuk menghancurkan pekerjaan Iblis.


Anak-anakku, kalian adalah milik Allah, dan kamu sudah mengalahkan nabi-nabi palsu itu. Sebab, Roh yang ada di dalam kamu lebih besar daripada roh mana pun yang ada di dunia.


Kita tahu bahwa kita adalah milik Allah, tetapi seluruh dunia dikuasai oleh si Jahat.


karena setiap orang yang adalah anak Allah mempunyai kekuatan untuk mengalahkan dunia. Iman kitalah yang telah mengalahkan dunia ini.


Naga itu dibuang ke bumi bersama dengan para malaikatnya. Naga besar itu adalah si ular tua yang disebut Iblis atau Setan, yang menyesatkan seluruh dunia.


Binatang buas kedua menipu orang yang tinggal di bumi dengan melakukan banyak mujizat dengan kuasa yang diberikan kepadanya untuk kepentingan binatang pertama. Ia menyuruh orang membuat berhala untuk menghormati binatang pertama, yang terluka oleh pedang, tetapi hidup kembali.


Semua orang yang tinggal di bumi akan menyembah binatang itu. Mereka adalah semua orang yang sejak dunia diciptakan namanya tidak tertulis dalam kitab kehidupan Anak Domba. Anak Domba adalah Dia yang sudah dibunuh.


Malaikat ketujuh menumpahkan isi mangkuknya ke udara. Lalu terdengarlah suara yang keras dari takhta di dalam Bait Allah. Suara itu berkata, “Sudah selesai!”


Malaikat itu menangkap naga, si Ular Tua yang juga dikenal sebagai Iblis atau Setan. Malaikat itu mengikat naga itu dengan rantai selama 1.000 tahun.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan