Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




2 Timotius 4:10 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

10 Sebab, Demas telah meninggalkan aku, karena ia lebih menyukai dunia ini. Ia pergi ke Tesalonika, sementara Kreskes pergi ke Galatia, dan Titus ke Dalmatia.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

10 sebab Demas telah meninggalkan aku. Ia mencintai hal-hal dunia dan pergi ke Tesalonika. Kreskes telah berangkat ke Galatia, Titus ke Dalmatia.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

10 karena Demas telah mencintai dunia ini dan meninggalkan aku. Ia telah berangkat ke Tesalonika. Kreskes telah pergi ke Galatia dan Titus ke Dalmatia.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

10 sebab Demas sudah meninggalkan saya karena mencintai dunia ini. Ia sudah pergi ke Tesalonika. Kreskes sudah pergi ke Galatia, dan Titus ke Dalmatia.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

10 karena Demas telah mencintai dunia ini dan meninggalkan aku. Ia telah berangkat ke Tesalonika. Kreskes telah pergi ke Galatia dan Titus ke Dalmatia.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

10-12 karena Demas, yang terlalu mencintai dunia ini, sudah meninggalkan saya dan pergi ke Tesalonika. Saya sudah mengutus Kreskes ke Galatia, Titus ke Dalmatia, dan Tikikus ke Efesus. Hanya Lukas yang masih bersama saya. Waktu kamu datang, ajaklah Markus bersamamu, sebab dia sangat membantu saya dalam pelayanan.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

10 Demas sudah meninggalkan saya karena dia lebih mengasihi hal-hal duniawi. Dia sudah pergi ke kota Tesalonika. Krekens telah pergi ke Galatia, dan Titus telah pergi ke Dalmatia

Lihat babnya Menyalin




2 Timotius 4:10
32 Referensi Silang  

Orang yang berbicara menentang Anak Manusia dapat diampuni. Tetapi jika ia berbicara menentang Roh Kudus, maka ia tidak akan diampuni, baik sekarang maupun pada masa yang akan datang.”


Tetapi semua ini memang harus terjadi supaya genaplah apa yang ditulis oleh para nabi.” Lalu semua pengikut Yesus meninggalkan-Nya dan melarikan diri.


Sama halnya dengan kamu. Kamu harus meninggalkan semua milikmu untuk mengikuti Aku. Jika tidak, kamu tidak dapat menjadi pengikut-Ku.”


Seorang hamba tidak dapat bekerja untuk dua majikan pada waktu yang sama, demikian juga kamu. Kamu akan membenci majikan yang satu dan menyukai lainnya. Atau kamu akan patuh pada majikan yang satu dan tidak peduli pada majikan lainnya. Demikan juga kamu tidak dapat melayani Allah dan uang bersamaan.”


Ingatlah apa yang terjadi pada istri Lot!


Dari Pafos, Paulus dan orang-orang yang bersama dengannya berlayar ke kota Perga, di Pamfilia. Di sana Yohanes Markus meninggalkan mereka dan kembali ke Yerusalem.


Tetapi pada perjalanan pertama mereka, Yohanes Markus meninggalkan mereka di Pamfilia sebelum pekerjaan pelayanan selesai. Paulus merasa sebaiknya mereka tidak membawa dia kali ini.


Paulus dan orang-orang yang bersamanya melanjutkan perjalanan mereka melalui wilayah Frigia dan Galatia karena Roh Kudus tidak mengijinkan mereka memberitakan berita Tuhan di daerah Asia.


Paulus dan Silas melanjutkan perjalanan melalui kota Amfipolis dan kota Apolonia dan tiba di kota Tesalonika. Di kota itu ada sebuah rumah ibadah Yahudi.


Orang Yahudi di kota Berea memiliki sikap yang lebih terbuka daripada orang Yahudi di kota Tesalonika. Mereka mendengarkan hal-hal yang disampaikan Paulus dan Silas dengan penuh perhatian. Setiap hari mereka mempelajari Kitab Suci untuk memeriksa apakah pengajaran yang disampaikan Paulus itu benar atau tidak.


Tetapi ketika orang Yahudi di kota Tesalonika mengetahui bahwa Paulus sedang memberitakan berita Allah di kota Berea, mereka datang ke sana untuk menghasut orang-orang dan membuat masalah.


Paulus tinggal di kota Antiokhia selama beberapa waktu. Kemudian ia meninggalkan tempat itu dan pergi melalui wilayah Galatia dan Frigia. Paulus melakukan perjalanan dari kota ke kota di wilayah itu, menolong semua pengikut Yesus bertumbuh semakin kuat dalam imannya.


Tetapi aku merasa tidak sejahtera karena aku tidak bertemu dengan saudaraku Titus. Jadi, aku berpisah dan melanjutkan perjalanan ke Makedonia.


Tetapi Allah menghibur mereka yang patah semangat dan khususnya kami dengan kedatangan Titus.


Aku bersyukur kepada Allah sebab Ia memberi Titus kasih yang sama untukmu seperti yang aku terima.


Sekarang tentang Titus, ia teman sekerjaku. Ia bekerja bersama untuk membantu kamu. Sedangkan tentang kedua saudara lainnya, mereka adalah utusan dari gereja-gereja, dan mereka membawa kemuliaan bagi Kristus.


Jadi, kami minta Titus membantu kamu menyelesaikan pelayanan kasih ini. Tituslah yang menolong kamu memulai pekerjaan ini.


Salam juga dari semua dalam keluarga Allah yang bersamaku. Kepada jemaat-jemaat di Galatia.


Orang lain hanya mencari kepentingannya sendiri, bukan kepentingan Yesus Kristus.


Karena akar dari segala kejahatan adalah kecintaan akan uang. Banyak orang yang karena mengejar uang telah menyimpang dari apa yang percaya karena mereka memiliki uang yang banyak. Ini mengakibatkan banyak penderitaan kepada diri mereka sendiri.


Berikanlah perintah ini kepada orang-orang yang kaya dengan kekayaan dunia ini. Katakan kepada mereka agar tidak menjadi sombong. Katakan kepada mereka untuk berharap pada Tuhan, bukan pada uang. Uang tidak bisa dipercaya, tetapi Allah memelihara kita dengan berlimpah. Ia menyediakan segala sesuatu untuk kita nikmati.


Kamu tahu bahwa semua orang yang ada di Asia telah meninggalkan aku. Demikian juga Figelus dan Hermogenes telah meninggalkan aku.


Ketika pertama kali aku mengadakan pembelaanku, tidak ada satu orang pun yang datang memberikan dukungan mereka. Semua orang telah meninggalkan aku. Aku berdoa agar Tuhan mengampuni mereka.


Aku menulis ini kepadamu, Titus. Engkau sudah seperti anakku sendiri karena kita bersama-sama sehati dalam kepercayaan kita. Anugerah dan damai untukmu dari Allah Bapa dan Yesus Kristus, Juru Selamat kita.


Markus, Aristarkhus, Demas, dan Lukas juga mengirimkan salam untukmu. Mereka adalah teman-teman yang bekerja bersamaku.


Guru-guru palsu ini meninggalkan jalan benar dan tersesat. Mereka mengikuti jalan Bileam, anak Beor, yang suka mengambil keuntungan dari kejahatan.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan