Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




2 Timotius 3:2 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

2 Orang-orang akan mencintai diri mereka sendiri dan uang. Mereka akan berbangga dan menyombongkan dirinya. Mereka melecehkan orang dengan penghinaan. Mereka tidak mematuhi orang tua, tidak tahu berterima kasih dan tidak peduli terhadap Allah.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

2 Orang hanya akan mencintai uang serta dirinya sendiri; mereka akan angkuh dan membanggakan diri, mengejek Allah dan memberontak orang tua; tidak tahu berterima kasih kepada siapa pun dan tidak menghormati hal-hal suci.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

2 Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

2 Manusia akan mementingkan dirinya sendiri, bersifat mata duitan, sombong dan suka membual. Mereka suka menghina orang, memberontak terhadap orang tua, tidak tahu berterima kasih, dan membenci hal-hal rohani.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

2 Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

2 Banyak orang akan mengasihi dirinya sendiri, cinta uang, sombong, suka memuji diri, suka menghina orang lain, durhaka kepada orangtua, tidak tahu berterima kasih, mengabaikan Allah,

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

2 Manusia akan mementingkan diri mereka sendiri. Mereka akan mata duitan. Mereka akan sombong dan suka memuji diri mereka sendiri. Mereka akan suka menghina orang lain, tidak taat kepada orang tua, tidak tahu rasa terima kasih. Mereka tidak akan menghormati Allah,

Lihat babnya Menyalin




2 Timotius 3:2
43 Referensi Silang  

Ini berarti kamu mengajarkan mereka untuk tidak menghargai orang-tuanya. Kamu telah melanggar hukum Allah dengan lebih mementingkan adat istiadatmu.


Kemudian Yesus berkata kepada mereka, “Berhati-hatilah dan waspadalah terhadap segala macam keserakahan. Manusia tidak memperoleh hidupnya dari berapa banyak harta yang dimiliki.”


Ketika orang Farisi mendengar perkataan Yesus, mereka mencemooh Dia karena mereka semua menyukai uang.


“Aku berkata kepadamu, kasihilah musuhmu dan berbuat baiklah kepada mereka. Berikanlah pinjaman tanpa mengharapkan balasan apa pun. Jika kamu melakukan ini, kamu akan mendapat pahala besar. Kamu akan menjadi anak-anak Allah yang Mahatinggi. Ya, karena Allah sungguh baik bahkan kepada orang yang penuh dengan dosa dan yang tidak tahu berterima kasih.


Ingatkah kamu ketika Teudas muncul? Ia mengaku diri sebagai orang penting, dan kira-kira 400 orang menjadi pengikutnya. Tetapi ketika ia dibunuh, semua pengikutnya terpencar dan lenyap tanpa ada lagi bekasnya hingga sekarang.


Namun, janganlah menjadi sombong dan berpikir seolah-olah kamu lebih baik daripada cabang-cabang yang terpotong itu. Ingatlah bahwa bukan kamu yang memberikan hidup kepada akar, tetapi akarlah yang memberikan hidup kepada kamu.


Kristus mati untuk semua orang supaya mereka yang hidup, tidak lagi hidup untuk diri mereka sendiri. Ia mati untuk mereka dan bangkit dari kematian supaya mereka hidup untuk Dia.


Orang lain hanya mencari kepentingannya sendiri, bukan kepentingan Yesus Kristus.


Jadi, singkirkanlah hal-hal jahat yang kamu gunakan dengan tubuhmu: melakukan dosa percabulan, menjadi tidak bermoral, membiarkan hawa nafsu menguasaimu dan mengingini hal-hal yang tidak benar. Dan janganlah terus mengingini hal-hal yang berlebihan untuk dirimu sendiri, itu sama seperti penyembahan berhala.


Ia akan melawan Allah dan menempatkan dirinya lebih tinggi di atas segala sesuatu yang disembah manusia atau menganggap layak disembah. Bahkan, ia akan masuk ke Bait Allah dan duduk di sana, mengakui dirinya sebagai allah.


Di antara mereka adalah Himeneus dan Aleksander, yang telah aku serahkan kepada Setan supaya mereka belajar untuk tidak menghujat Allah.


Hukum Taurat tidak ditujukan untuk orang benar, tetapi untuk para pelanggar hukum dan orang yang tidak taat. Kita juga tahu bahwa hukum Taurat dibuat untuk orang yang tidak mengenal Allah, orang berdosa, orang yang tidak suci, orang yang tidak beragama, orang yang membunuh ayahnya atau ibunya dan untuk semua pembunuh.


Ia bukanlah pemabuk atau suka berkelahi, melainkan seorang yang lemah lembut, tidak suka bertengkar dan tidak mencintai uang.


Karena akar dari segala kejahatan adalah kecintaan akan uang. Banyak orang yang karena mengejar uang telah menyimpang dari apa yang percaya karena mereka memiliki uang yang banyak. Ini mengakibatkan banyak penderitaan kepada diri mereka sendiri.


Orang seperti itu menjadi sombong dengan apa yang diketahuinya, padahal sebenarnya ia tidak mengerti apa-apa. Penyakitnya adalah kesukaan akan perdebatan dan pertengkaran tentang kata-kata yang menimbulkan rasa iri hati, perpecahan, fitnah dan kecurigaan yang jahat.


Orang-orang akan berbalik memusuhi teman-teman mereka. Mereka akan melakukan hal-hal bodoh tanpa memikirkan akibatnya, angkuh dan lebih mencintai kesenangan dunia daripada mengasihi Allah.


Ada satu hukum yang berkuasa atas semua hukum lainnya. Hukum rajawi ini ada di dalam Kitab Suci: “Kasihilah tetanggamu seperti dirimu sendiri.” Jika kamu menaati hukum ini, kamu sudah berbuat benar.


Tetapi sekarang, kamu membanggakan dan menyombongkan dirimu sendiri. Semua kesombongan ini adalah salah.


Akan tetapi, kamu bisa berharap supaya Allah memberikan kepadamu hal-hal yang lebih besar. Seperti Kitab Suci berkata, “Allah menentang orang yang sombong, tetapi Ia memberikan berkat kepada orang yang rendah hati.”


Begitu juga orang-orang muda, aku ingin memberi nasihat kepadamu. Patuhilah orang-orang yang lebih tua. Dan kalian semua haruslah memiliki sikap rendah hati terhadap satu sama lain, sebab ada tertulis: “Allah menentang mereka yang sombong, tetapi Ia baik kepada mereka yang rendah hati.”


Hukuman itu diberikan untuk mereka yang selalu mengikuti keinginan jahat menurut nafsunya dan bagi mereka yang membenci kekuasaan Tuhan. Guru-guru palsu ini berbuat apa saja, dan mereka sangat sombong. Bahkan mereka tidak takut menghujat para makhluk mulia.


Tetapi guru-guru palsu ini menghujat apa yang tidak mereka ketahui. Mereka seperti binatang-binatang liar yang tidak memiliki pikiran tetapi menurut naluri, seperti binatang liar mereka lahir hanya untuk ditangkap dan dibunuh. Dan seperti binatang liar, mereka akan dibinasakan.


Mereka membual dengan kata-kata yang tidak ada artinya. Mereka menemukan orang-orang yang baru saja terlepas dari cara hidup yang salah dan menuntun mereka kembali ke dalam dosa. Mereka melakukan ini dengan memakai hal-hal jahat yang ingin dilakukan seseorang menuruti naluri atau kelemahannya.


Guru-guru palsu ini hanya menginginkan uangmu. Mereka akan memanfaatkanmu dengan mengatakan hal-hal yang tidak benar. Tetapi hukuman atas guru-guru palsu ini sudah menunggu sejak dulu. Dan mereka tidak dapat melarikan diri dari Allah yang akan membinasakan mereka.


Orang-orang ini selalu mengeluh dan mencari-cari kesalahan orang lain. Mereka selalu melakukan hal-hal jahat yang mereka inginkan. Mereka menyombongkan diri sendiri dan hanya mengatakan hal-hal baik tentang orang lain, jika hal itu menguntungkan mereka.


Kemudian aku melihat seekor binatang buas keluar dari dalam laut. Binatang buas itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk. Di atas setiap tanduknya terdapat sebuah mahkota. Dan di atas tiap kepalanya tertulis penghinaan terhadap nama-nama Allah.


Mereka mengutuk Allah yang bertakhta di surga karena kesakitan dan bisul yang mereka derita. Tetapi mereka tidak mau bertobat dari segala perbuatan jahatnya.


Hujan es yang besar jatuh dari langit menimpa manusia. Bongkahan-bongkahan es itu masing-masing beratnya hampir 40 kilogram. Orang-orang mengutuk Allah karena bencana hujan es itu sangat mengerikan.


Manusia dibakar oleh api yang sangat panas. Mereka sangat marah dan mengutuk Allah yang berkuasa atas semua bencana ini. Tetapi mereka tidak mau bertobat dan tidak mau memuliakan Allah.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan