Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




2 Petrus 2:17 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

17 Guru-guru palsu ini seperti mata air yang kering dan seperti awan yang ditiup angin topan. Tempat yang paling gelap telah disediakan untuk mereka.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

17 Orang-orang ini tidak berguna seperti mata air yang kering, banyak janji tetapi tanpa hasil. Mereka selalu berubah-ubah pendirian seperti awan yang dihalaukan oleh angin ribut. Mereka akan dibinasakan di dalam kegelapan untuk selama-lamanya.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

17 Guru-guru palsu itu adalah seperti mata air yang kering, seperti kabut yang dihalaukan topan; bagi mereka telah tersedia tempat dalam kegelapan yang paling dahsyat.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

17 Guru-guru palsu itu adalah seperti mata air yang kering dan seperti kabut yang ditiup oleh angin topan. Allah sudah menyediakan bagi mereka suatu tempat yang sangat gelap.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

17 Guru-guru palsu itu adalah seperti mata air yang kering, seperti kabut yang dihalaukan taufan; bagi mereka telah tersedia tempat dalam kegelapan yang paling dahsyat.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

17 Guru-guru sesat itu hanya memberikan harapan palsu. Mereka bagaikan sumur kering bagi orang yang kehausan dan awan yang buyar ditiup angin bagi petani yang mengharapkan hujan. Untuk selama-lamanya, mereka tidak akan pernah lepas dari hukuman Allah yang sudah disediakan bagi mereka di tempat yang gelap pekat!

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

17 Orang-orang seperti ini adalah seperti mata air tanpa air atau kabut tertiup angin. Mereka ditakdirkan untuk ada kegelapan paling pekat — selamanya.

Lihat babnya Menyalin




2 Petrus 2:17
11 Referensi Silang  

Lalu raja berkata kepada para pembantunya, ‘Ikatlah kaki dan tangan orang itu. Buanglah dia ke tempat yang gelap di luar sana, di mana orang-orang akan menangis dan mengertakkan gigi.’


Kemudian tuan itu bilang, ‘Buanglah pembantu yang tidak berguna itu ke tempat yang gelap, di mana orang-orang akan menangis dan mengertakkan gigi dengan kesakitan.’”


Sedangkan mereka yang seharusnya ada di Kerajaan itu malah dibuang ke luar, ke tempat yang gelap. Di sana mereka akan menangis dan mengertakkan gigi karena sangat menderita.”


Maka kita tidak lagi menjadi seperti bayi-bayi. Kita tidak lagi seperti orang-orang yang gampang diombang-ambingkan ke sana kemari seperti kapal. Kita tidak mudah terpengaruh oleh ajaran baru yang kita dengar dari orang yang mencoba membohongi kita. Mereka membuat rencana-rencana cerdik dan mencoba dengan berbagai tipuan untuk menipu orang lain agar mengikuti jalan yang salah. Tetapi kita tidak akan mendengar mereka.


Kamu adalah umat Allah, seperti orang Yahudi ketika mereka pergi ke gunung Sinai. Tetapi kamu tidak pergi ke gunung sebenarnya yang bisa kamu sentuh. Itu bukan seperti yang mereka lihat, yang terbakar dengan api, tertutup dengan kegelapan, suram dan penuh dengan badai.


Ketika malaikat berdosa, Allah tidak membiarkan mereka bebas tanpa hukuman. Ia mengirim mereka ke neraka. Ia menempatkan mereka di tempat yang gelap, di mana mereka akan dikurung hingga waktunya tiba bagi Allah untuk menghukum mereka.


Dan ingatlah juga malaikat-malaikat yang kehilangan wewenang untuk memimpin sehingga diusir dari tempat tinggal mereka. Lalu Tuhan menahan malaikat-malaikat itu di dalam kegelapan dan mengikat mereka dengan rantai kekal untuk dihukum pada hari penghakiman yang besar nanti.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan