Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




2 Korintus 11:3 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

3 Tetapi aku takut kalau pikiranmu akan disesatkan dari ketulusan dan kemurnian untuk mengikuti Kristus. Ini bisa terjadi seperti Hawa yang ditipu oleh si ular dengan kelicikannya.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

3 Tetapi saya takut kalau-kalau dengan cara apa pun juga Saudara akan disesatkan dari pengabdian Saudara yang murni dan tulus kepada Kristus, seperti halnya Hawa ditipu oleh Iblis di Taman Eden.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

3 Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

3 Tetapi saya khawatir pikiranmu akan tergoda untuk tidak setia lagi kepada Kristus, sama seperti Hawa dahulu juga tergoda oleh kelicikan si ular.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

3 Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

3 Tetapi saya takut jangan-jangan kalian tertipu dan pikiran kalian disesatkan sehingga dengan sengaja bertindak tidak setia lagi terhadap Kristus, seperti Hawa tertipu oleh kelicikan iblis di Taman Eden.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

3 Saya khawatir bahwa dalam beberapa hal, sama seperti ular menipu Hawa dengan kelicikannya yang licik, bahwa kalian mungkin tersesat dalam pemikiran kalian dari komitmen tulus dan murni kalian kepada Kristus.

Lihat babnya Menyalin




2 Korintus 11:3
47 Referensi Silang  

Kristus-kristus palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul untuk melakukan berbagai keajaiban dan mujizat. Mereka berusaha menyesatkan umat pilihan Allah, jika memungkinkan.


Bapamu adalah iblis, dan kalian adalah miliknya. Kalian mau melakukan keinginannya. Ia adalah pembunuh sejak semula. Ia selalu menentang kebenaran, dan tidak ada kebenaran di dalamnya. Ia seperti tipuan yang ia katakan. Benar, ia adalah penipu dan bapa dari segala penipu.


Kalau ia mempunyai karunia untuk menghibur, ia harus menghibur orang lain yang membutuhkannya. Kalau ia mempunyai karunia untuk memberi, ia harus memberi dengan murah hati. Kalau ia mempunyai karunia untuk memimpin, ia harus memimpin dengan rajin. Kalau ia mempunyai karunia untuk menunjukkan belas kasihan, ia harus melakukannya dengan gembira.


Inilah yang kami banggakan, dan aku dapat mengatakan dengan segenap hatiku bahwa ini benar: dalam segala hal yang kami lakukan di dunia ini, Allah telah membantu kami melakukannya dengan penuh kejujuran. Dan ini sungguh benar terutama dalam hubungannya dengan kalian. Kami melakukan ini bukan dengan hikmat manusia, melainkan dengan anugerah Allah.


Aku bilang begini karena kamu bahkan bersabar dengan orang yang memaksamu untuk melakukan sesuatu dan memanfaatkan kamu. Kamu bersabar dengan mereka yang menipumu, atau menganggap bahwa mereka lebih baik daripada kamu, atau menampar wajahmu!


Aku merasa lemah setiap kali melihat ada yang lemah. Aku merasa kecewa setiap kali seseorang terjatuh ke dalam dosa.


Tentu saja bukanlah mereka yang berkeliling menjual firman Allah untuk mendapat keuntungan! Tetapi kami bukan begitu. Dengan pertolongan Kristus kami memberitakan kebenaran Allah secara jujur di hadapan-Nya.


Tetapi kami menolak mengikuti cara-cara memalukan dan dirahasiakan. Kami tidak mencoba untuk menipu atau memutar-balikkan firman Allah. Tetapi kami menyampaikan kebenaran secara terbuka. Dengan demikian orang dapat mengetahui dalam hati nuraninya siapakah kami sebenarnya di hadapan Allah.


Beberapa waktu yang lalu Allah memilih kamu untuk mengikuti-Nya. Ia memilihmu melalui kasih karunia Kristus. Tetapi sekarang aku heran karena kamu telah berpaling dari Allah dan percaya kepada sesuatu yang lain dari Kabar Baik yang kita sampaikan kepadamu.


Waktu itu, kami membicarakan hal ini karena ada desakan dari beberapa orang. Mereka adalah orang-orang yang menyamar sebagai saudara seiman dan menyusup ke tengah-tengah kami. Mereka berusaha merampok kebebasan yang kami terima dalam Yesus Kristus dan membuat kami kembali menjadi hamba.


Hai, orang-orang Galatia! Mengapa kamu begitu bodoh? Siapakah yang telah mengacaukan pikiranmu sehingga kamu lupa akan gambaran yang sudah aku berikan dengan jelas sekali tentang Yesus Kristus yang disalibkan itu?


Maka kita tidak lagi menjadi seperti bayi-bayi. Kita tidak lagi seperti orang-orang yang gampang diombang-ambingkan ke sana kemari seperti kapal. Kita tidak mudah terpengaruh oleh ajaran baru yang kita dengar dari orang yang mencoba membohongi kita. Mereka membuat rencana-rencana cerdik dan mencoba dengan berbagai tipuan untuk menipu orang lain agar mengikuti jalan yang salah. Tetapi kita tidak akan mendengar mereka.


Karena itu, sehubungan dengan cara hidupmu yang lama, berhentilah hidup dalam kejahatan seperti yang kamu jalani sebelumnya. Cara hidup lama itu akan semakin buruk, karena manusia dibohongi oleh kejahatan yang ingin mereka lakukan.


Aku berdoa agar anugerah Allah menyertai kalian semua yang mengasihi Tuhan Yesus Kristus, dengan kasih yang tidak pernah ada habisnya.


Banyak orang yang senang berpura-pura merendahkan hati dan menyembah para malaikat. Mereka membicarakan tentang hal-hal ini dalam penglihatan mereka. Jangan dengarkan mereka kalau mereka menyalahkan kamu karena kamu tidak melakukan hal-hal tersebut. Hal itu sungguh bodoh bagi mereka untuk menyombongkan diri, karena semuanya bergantung pada pengalaman mereka saja.


Aku katakan ini supaya tiada seorang pun yang bisa menipumu dengan gagasan atau pikiran yang kedengarannya baik, padahal salah.


Berhati-hatilah supaya kamu tidak terpengaruh oleh ajaran orang-orang yang isinya kosong dan tujuannya hanya untuk menyesatkan. Ajaran itu hanyalah tradisi manusia dan berasal dari kuasa-kuasa roh jahat yang menguasai hidup orang. Itu bukan dari Kristus.


Itu sebabnya, aku mengutus Timotius karena aku sudah tidak tahan lagi. Aku ingin tahu bahwa kamu masih tetap setia. Aku takut, kalau-kalau Setan telah berhasil menggodamu sehingga pekerjaan berat kami menjadi sia-sia.


Ketika aku pergi ke Makedonia, aku meminta kepadamu untuk tinggal di Efesus. Beberapa orang tertentu di sana mengajarkan ajaran-ajaran palsu, dan aku ingin kamu memperingatkan mereka untuk berhenti.


Lagi pula, bukan Adam yang ditipu, melainkan perempuan yang ditipu dan menjadi orang yang berdosa.


Orang-orang jahat dan penipu tidak akan menjadi lebih baik, tetapi mereka akan menjadi semakin jahat. Mereka akan menyesatkan orang lain dan mereka sendiri juga akan disesatkan.


Pengajaran yang demikian adalah penting karena ada banyak orang yang menolak mendengarkan ajaran yang benar. Mereka membicarakan hal-hal yang tidak berguna dan menyesatkan orang dari kebenaran, khususnya orang-orang Yahudi yang percaya.


Janganlah terseret oleh ajaran-ajaran asing yang menuntun kamu ke jalan yang sesat. Bergantunglah hanya pada anugerah Allah untuk kekuatan rohani, bukan oleh peraturan tentang makanan yang tidak berguna bagi siapa saja.


Saudara-saudari yang terkasih, kamu sudah tahu tentang hal ini, karena itu berhati-hatilah. Jangan biarkan orang-orang jahat itu menyeretmu ke dalam kesalahan yang mereka lakukan. Berhati-hatilah agar kamu tidak kehilangan imanmu yang kuat.


Penting sekali bagimu untuk mengerti apa yang akan terjadi pada jaman akhir. Orang-orang akan mengejekmu karena apa yang telah diajarkan kepadamu. Hidup mereka akan dikuasai oleh keinginan jahat yang ingin mereka lakukan.


Anak-anakku, jaman akhir sudah dekat! Kamu sudah mendengar bahwa banyak musuh Kristus sedang datang. Dan sekarang banyak musuh Kristus sudah ada di sini. Karena itu, kita tahu bahwa jaman akhir sudah dekat.


Saudara-saudariku yang terkasih, sekarang banyak orang di dunia ini yang mengaku berbicara bagi Allah. Janganlah percaya kepada orang yang mengatakan bahwa mereka mempunyai Roh Allah. Kamu harus menguji mereka untuk mengetahui apakah roh itu berasal dari Allah.


Karena beberapa orang tertentu telah menyusup ke dalam kelompokmu. Mereka sudah ditetapkan untuk dihukum karena apa yang mereka lakukan. Para nabi sudah menulis tentang mereka sejak dulu. Mereka melawan Allah dan menyalah-gunakan anugerah dari Allah kita untuk memuaskan nafsu mereka saja. Mereka juga menolak Yesus Kristus, satu-satunya Tuan dan Tuhan kita.


Kemudian naga itu menyemburkan air seperti sungai dari mulutnya ke arah perempuan itu untuk menghanyutkannya.


Naga itu dibuang ke bumi bersama dengan para malaikatnya. Naga besar itu adalah si ular tua yang disebut Iblis atau Setan, yang menyesatkan seluruh dunia.


Malaikat itu menangkap naga, si Ular Tua yang juga dikenal sebagai Iblis atau Setan. Malaikat itu mengikat naga itu dengan rantai selama 1.000 tahun.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan