2 Korintus 11:3 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca3 Tetapi aku takut kalau pikiranmu akan disesatkan dari ketulusan dan kemurnian untuk mengikuti Kristus. Ini bisa terjadi seperti Hawa yang ditipu oleh si ular dengan kelicikannya. Lihat babnyaLebih banyak versiFirman Allah Yang Hidup3 Tetapi saya takut kalau-kalau dengan cara apa pun juga Saudara akan disesatkan dari pengabdian Saudara yang murni dan tulus kepada Kristus, seperti halnya Hawa ditipu oleh Iblis di Taman Eden. Lihat babnyaPerjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 23 Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya. Lihat babnyaAlkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini3 Tetapi saya khawatir pikiranmu akan tergoda untuk tidak setia lagi kepada Kristus, sama seperti Hawa dahulu juga tergoda oleh kelicikan si ular. Lihat babnyaAlkitab Terjemahan Baru3 Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya. Lihat babnyaTerjemahan Sederhana Indonesia3 Tetapi saya takut jangan-jangan kalian tertipu dan pikiran kalian disesatkan sehingga dengan sengaja bertindak tidak setia lagi terhadap Kristus, seperti Hawa tertipu oleh kelicikan iblis di Taman Eden. Lihat babnyaAlkitab Gratis untuk Semua3 Saya khawatir bahwa dalam beberapa hal, sama seperti ular menipu Hawa dengan kelicikannya yang licik, bahwa kalian mungkin tersesat dalam pemikiran kalian dari komitmen tulus dan murni kalian kepada Kristus. Lihat babnya |
Kalau ia mempunyai karunia untuk menghibur, ia harus menghibur orang lain yang membutuhkannya. Kalau ia mempunyai karunia untuk memberi, ia harus memberi dengan murah hati. Kalau ia mempunyai karunia untuk memimpin, ia harus memimpin dengan rajin. Kalau ia mempunyai karunia untuk menunjukkan belas kasihan, ia harus melakukannya dengan gembira.
Inilah yang kami banggakan, dan aku dapat mengatakan dengan segenap hatiku bahwa ini benar: dalam segala hal yang kami lakukan di dunia ini, Allah telah membantu kami melakukannya dengan penuh kejujuran. Dan ini sungguh benar terutama dalam hubungannya dengan kalian. Kami melakukan ini bukan dengan hikmat manusia, melainkan dengan anugerah Allah.
Maka kita tidak lagi menjadi seperti bayi-bayi. Kita tidak lagi seperti orang-orang yang gampang diombang-ambingkan ke sana kemari seperti kapal. Kita tidak mudah terpengaruh oleh ajaran baru yang kita dengar dari orang yang mencoba membohongi kita. Mereka membuat rencana-rencana cerdik dan mencoba dengan berbagai tipuan untuk menipu orang lain agar mengikuti jalan yang salah. Tetapi kita tidak akan mendengar mereka.
Banyak orang yang senang berpura-pura merendahkan hati dan menyembah para malaikat. Mereka membicarakan tentang hal-hal ini dalam penglihatan mereka. Jangan dengarkan mereka kalau mereka menyalahkan kamu karena kamu tidak melakukan hal-hal tersebut. Hal itu sungguh bodoh bagi mereka untuk menyombongkan diri, karena semuanya bergantung pada pengalaman mereka saja.
Karena beberapa orang tertentu telah menyusup ke dalam kelompokmu. Mereka sudah ditetapkan untuk dihukum karena apa yang mereka lakukan. Para nabi sudah menulis tentang mereka sejak dulu. Mereka melawan Allah dan menyalah-gunakan anugerah dari Allah kita untuk memuaskan nafsu mereka saja. Mereka juga menolak Yesus Kristus, satu-satunya Tuan dan Tuhan kita.