Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




1 Yohanes 3:10 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

10 Jadi, kita bisa melihat siapa itu anak-anak Allah dan siapa itu anak-anak Iblis. Inilah mereka yang bukan anak-anak Allah: mereka yang tidak melakukan apa yang benar dan mereka yang tidak mengasihi saudara-saudarinya dalam keluarga Allah.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

10 Jadi, sekarang kita dapat membedakan siapa anak Allah dan siapa milik Iblis. Barang siapa hidup dalam dosa dan tidak mengasihi saudaranya, nyatalah bahwa ia tidak termasuk keluarga Allah;

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

10 Inilah tandanya anak-anak Allah dan anak-anak Iblis: Setiap orang yang tidak melakukan kebenaran, tidak berasal dari Allah, demikian juga siapa saja yang tidak mengasihi saudara seimannya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

10 Inilah bedanya antara anak-anak Allah dengan anak-anak Iblis: barangsiapa tidak melakukan kehendak Allah, atau tidak mengasihi saudaranya, ia bukan anak Allah.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

10 Inilah tandanya anak-anak Allah dan anak-anak Iblis: setiap orang yang tidak berbuat kebenaran, tidak berasal dari Allah, demikian juga barangsiapa yang tidak mengasihi saudaranya.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

10 Dengan begitu nyatalah perbedaan antara kita sebagai anak-anak Allah dengan anak-anak iblis: Mereka tidak melakukan yang benar dan tidak mungkin mengasihi kita yang sudah menjadi anak-anak Allah.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

10 Beginilah anak-anak Allah dan anak-anak iblis dapat dibedakan: semua orang yang tidak melakukan apa yang benar bukan milik Allah, juga bukan mereka yang tidak mencintai sesama orang percaya.

Lihat babnya Menyalin




1 Yohanes 3:10
26 Referensi Silang  

Yang dimaksud dengan ladang adalah dunia ini. Benih yang baik adalah orang yang masuk ke dalam Kerajaan Allah. Yang dimaksud dengan lalang adalah orang-orang yang dikuasai oleh iblis.


“Aku berkata kepadamu, kasihilah musuhmu dan berbuat baiklah kepada mereka. Berikanlah pinjaman tanpa mengharapkan balasan apa pun. Jika kamu melakukan ini, kamu akan mendapat pahala besar. Kamu akan menjadi anak-anak Allah yang Mahatinggi. Ya, karena Allah sungguh baik bahkan kepada orang yang penuh dengan dosa dan yang tidak tahu berterima kasih.


Tetapi banyak orang menerima-Nya dan percaya kepada-Nya dan Ia memberi mereka hak menjadi anak-anak Allah.


Dan bukan hanya untuk bangsa Yahudi saja, melainkan juga untuk anak-anak Allah yang tersebar di seluruh dunia. Yesus mati untuk mengumpulkan dan menyatukan mereka semua sebagai satu umat.


Bapamu adalah iblis, dan kalian adalah miliknya. Kalian mau melakukan keinginannya. Ia adalah pembunuh sejak semula. Ia selalu menentang kebenaran, dan tidak ada kebenaran di dalamnya. Ia seperti tipuan yang ia katakan. Benar, ia adalah penipu dan bapa dari segala penipu.


Siapa pun yang adalah milik Allah menerima apa yang Ia katakan. Tetapi kamu tidak menerima apa yang Allah katakan, sebab kamu bukanlah milik Allah.”


Kata Paulus kepadanya, “Hai, kamu anak Iblis, penuh dengan kebohongan dan berbagai tipu muslihat. Kamu adalah musuh dari segala kebenaran. Apakah kamu tidak akan pernah berhenti mencoba mengubah kebenaran Tuhan menjadi kebohongan?


Janganlah berutang apa pun kepada siapa pun, kecuali kamu selalu berutang kasih kepada sesamamu. Orang yang mengasihi sesamamu telah memenuhi perintah hukum Taurat.


Kamu adalah anak-anak Allah yang dikasihi, jadi cobalah menjadi seperti Dia.


Dan yang terpenting dari semuanya ini adalah kasih. Kasihlah yang menyatukan semuanya dalam kesatuan yang sempurna.


Tujuan nasihatku ini adalah untuk memperkenalkan kasih. Kasih yang keluar dari hati yang tulus, nurani yang bersih dan keyakinan yang sungguh-sungguh kepada Allah.


Kamu tahu bahwa Kristus selalu melakukan apa yang benar. Maka kamu juga tahu bahwa semua orang yang melakukan apa yang benar adalah anak-anak Allah.


Bapa sangat mengasihi kita sehingga kita disebut anak-anak Allah. Dan sebenarnya kita adalah anak-anak Allah. Tetapi orang di dunia tidak mengerti kita karena mereka tidak mengenal Dia.


Saudara-saudariku yang terkasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah. Kita belum ditunjukkan bagaimana keadaan kita nantinya. Tetapi kita tahu bahwa ketika Kristus datang kembali, kita akan menjadi seperti Dia. Kita akan melihat Kristus dalam wujud-Nya yang sesungguhnya.


Allah memberikan perintah ini kepada kita: jika kita mengasihi Allah, maka kita juga harus mengasihi mereka sebagai saudara dan saudari seiman.


Tetapi kita ini dari Allah. Maka orang yang mengenal Allah akan mendengarkan kita. Tetapi orang yang tidak mengenal Allah tidak akan mendengarkan kita. Begitulah cara kita membedakan Roh yang benar dan roh yang salah.


Orang yang tidak mengasihi, tidak mengenal Allah karena Allah adalah kasih.


Kita tahu bahwa kita adalah milik Allah, tetapi seluruh dunia dikuasai oleh si Jahat.


Bagaimana kita tahu bahwa kita mengasihi anak-anak Allah? Kita tahu karena kita mengasihi Allah dan mematuhi perintah-Nya.


Saudaraku yang terkasih, jangan mengikuti apa yang jahat, tetapi ikutilah apa yang baik. Orang yang berbuat baik adalah milik Allah, sebaliknya orang yang berbuat jahat tidak pernah mengenal Allah.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan