Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




1 Petrus 2:22 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

22 “Ia tidak pernah berbuat dosa, dan Ia tidak pernah mengatakan kebohongan.”

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

22 Ia tidak pernah berdosa, tidak pernah berdusta,

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

22 Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

22 Ia tidak pernah berbuat dosa, dan tidak pernah seorang pun mendengar Ia berdusta.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

22 Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

22 “Dia tidak pernah berbuat dosa dan tidak pernah mengucapkan dusta.”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

22 Dia tidak pernah berbuat dosa, dia tidak pernah berdusta;

Lihat babnya Menyalin




1 Petrus 2:22
16 Referensi Silang  

Ketika Pilatus sedang duduk di kursi pengadilan, istrinya mengirim pesan kepadanya, “Jangan perbuat apa pun terhadap Orang benar itu, sebab dalam mimpiku tadi malam, aku sangat menderita karena Dia.”


Yudas berkata kepada mereka, “Aku telah berdosa karena menyerahkan darah orang yang tidak bersalah untuk dibunuh.” Tetapi mereka menjawab, “Apa urusannya dengan kami? Itu urusanmu!”


Kamu dan aku memang bersalah. Kita pantas mati karena kesalahan kita. Tetapi Orang ini tidak melakukan sesuatu yang salah.”


Ketika kepala pasukan di situ melihat apa yang terjadi, ia memuji Allah dan berkata, “Aku tahu Orang ini adalah orang benar!”


Ketika Yesus lihat Natanael datang ke arah-Nya, Ia berkata, “Orang yang sedang menuju ke sini adalah orang Israel sejati. Ia adalah orang yang dapat kamu percaya.”


Dapatkah seorang dari antara kamu membuktikan bahwa Aku berdosa? Jika Aku mengatakan kebenaran, mengapa kamu tidak percaya kepada-Ku?


Kristus tidak mempunyai dosa, tapi Allah membuat Dia menjadi dosa bagi kita, supaya melalui Kristus kita bisa menjadi contoh tentang kesetiaan Allah untuk memenuhi janji-Nya.


Yesus, Imam Besar kita, dapat mengerti semua kelemahan kita. Karena ketika Yesus hidup di dunia, Ia dicobai dalam segala cara. Ia dicobai sebagaimana kita dicobai, tetapi Ia tidak pernah berdosa.


Jadi, Kristus dipersembahkan sebagai korban sekali untuk membuat dosa banyak orang diampuni. Dan Ia akan datang untuk kedua kalinya, bukan untuk mempersembahkan dirinya bagi dosa, tetapi untuk membawa keselamatan bagi mereka yang menantikan Dia.


Anak-anakku, aku menulis surat ini untukmu supaya kamu tidak berbuat dosa. Tetapi jika ada yang berbuat dosa, kita mempunyai seorang Pembela di hadapan Allah Bapa, yaitu Yesus Kristus, satu-satunya yang benar.


Kamu semua tahu bahwa Kristus datang untuk membebaskan manusia dari dosa-dosanya. Kristus sendiri tidak mempunyai dosa.


Mereka tidak pernah berdusta dan tanpa kesalahan.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan