Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




1 Korintus 9:19 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

19 Aku bebas dan bukan milik siapa-siapa, tetapi aku membuat diriku hamba bagi semua orang. Tujuanku agar aku bisa membantu menyelamatkan sebanyak orang sebisa aku.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

19 Jadi saya bebas dan tidak tergantung pada siapa pun. Tetapi untuk membimbing sebanyak mungkin orang kepada Kristus, saya telah menjadikan diri saya pelayan semua orang.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

19 Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

19 Saya ini bukan hamba siapa pun; saya bebas. Meskipun begitu, saya sudah menjadikan diri saya ini hamba kepada semua orang. Saya lakukan itu supaya saya bisa memenangkan sebanyak mungkin orang untuk Kristus.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

19 Sungguhpun aku bebas terhadap semua orang, aku menjadikan diriku hamba dari semua orang, supaya aku boleh memenangkan sebanyak mungkin orang.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

19 Dengan begitu, pelayanan saya bebas dari pikiran tentang upah jasmani dan tidak membebani siapa pun. Itulah sebabnya saya rela menjadikan diri sebagai budak yang melayani semua orang, supaya saya bisa memenangkan sebanyak mungkin orang bagi Kristus.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

19 Sekalipun saya adalah orang bebas dan saya tidak menjadi pelayan satu orangpun, saya menjadikan diri saya sendiri sebagai pelayan bagi setiap orang agar saya bisa memenangkan lebih banyak lagi orang bagi Kristus.

Lihat babnya Menyalin




1 Korintus 9:19
21 Referensi Silang  

“Jika saudara seimanmu berbuat dosa kepadamu, pergilah dan tunjukkanlah kesalahannya secara berduaan. Jika ia mau mendengar, maka kamu telah menolong mereka menjadi saudara-saudarimu yang benar.


Aku harus melayani semua orang, apakah mereka itu orang beradab atau tidak beradab, orang berpendidikan atau bodoh.


Dengan begitu aku berharap aku dapat membuat bangsaku sendiri cemburu. Dengan begitu, aku dapat menolong sebagian dari mereka untuk diselamatkan.


sebaliknya melakukan apa yang menyenangkan mereka dan untuk kebaikan mereka. Marilah kita berusaha untuk menguatkan iman mereka.


Aku bukan membicarakan tentang pemahamanmu, tetapi aku khawatir tentang bagaimana orang lain mengerti tentang perbuatanmu. Jadi, itulah satu-satunya alasan untuk tidak dimakan. Mengapa kebebasanku harus ditentukan oleh pemahaman seseorang?


Aku juga melakukan hal yang sama. Aku berusaha untuk menyenangkan hati semua orang dalam segala hal. Aku tidak melakukan apa yang baik bagi diriku, tetapi apa yang baik bagi orang banyak supaya mereka dapat diselamatkan.


Hai istri, mungkin kamu akan menyelamatkan suamimu; dan hai suami, mungkin kamu akan menyelamatkan istrimu. Kamu tidak tahu sekarang ini apa yang akan terjadi nanti.


Aku adalah seorang bebas. Aku adalah seorang rasul. Aku sudah melihat Yesus, Tuhan kita. Kamu bisa melihat apa yang telah aku lakukan bagi Tuhan pada dirimu sendiri.


Sekarang, aku siap untuk mengunjungi kamu untuk ketiga kalinya, dan aku tidak mau menjadi beban bagimu. Aku tidak menginginkan apa pun yang kamu punya. Aku hanya menginginkan kamu. Anak-anak tidak seharusnya menabung untuk orang tuanya. Orang tua yang harusnya menabung untuk anak-anaknya.


Semua ini adalah untuk kepentingan kamu. Jadi, semakin banyak orang akan mendapat anugerah Allah. Dan ini akan semakin membawa banyak syukur dan hormat bagi Allah.


Kami tidak memberitakan diri sendiri. Akan tetapi kami memberitakan bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan kami hanyalah pelayanmu bagi Yesus.


Kristus membebaskan kita agar kita bisa merasakan kebebasan itu. Jadi, berdirilah teguh dan jangan biarkan orang memaksa kamu ke dalam perhambaan lagi.


Saudara-saudariku, Allah telah memanggilmu untuk menjadi orang bebas. Tetapi jangan gunakan kebebasanmu untuk memuaskan hawa nafsumu. Sebaliknya, layanilah satu sama lain dalam kasih.


Berhati-hatilah dalam kehidupanmu dan dalam pengajaranmu. Maka kamu akan menyelamatkan dirimu dan mereka yang mendengarkan ajaranmu.


Karena itu, aku menerima penderitaan ini dengan tabah. Aku melakukan ini untuk menolong orang-orang pilihan Allah. Aku ingin mereka bisa mendapat keselamatan dan kemuliaan kekal yang ada sebagai milik Yesus Kristus.


Begitu juga kamu, istri-istri harus bersedia melayani suamimu. Maka, jika ada suami yang tidak mau menerima ajaran Allah, mereka akan dipengaruhi untuk percaya karena melihat cara hidupmu. Kamu tidak perlu mengatakan apa pun.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan