Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Lukas 16:25 - Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

25 Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang di sini ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

25 “Tetapi Abraham berkata kepadanya, ‘Nak, ingatlah, selama hidupmu engkau mendapat apa yang kauinginkan, sedangkan Lazarus hanya mendapat penderitaan saja. Sekarang ia terhibur dan kamu tersiksa.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

25 Tetapi Abraham menjawab, ‘Ingatlah anakku: seumur hidupmu engkau sudah mendapat semua yang baik-baik, sedangkan Lazarus mendapat yang jelek-jelek. Sekarang ia senang di sini, dan engkau sengsara.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

25 Tetapi Abraham berkata: Anak, ingatlah, bahwa engkau telah menerima segala yang baik sewaktu hidupmu, sedangkan Lazarus segala yang buruk. Sekarang ia mendapat hiburan dan engkau sangat menderita.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

25 “Tetapi jawab Abraham, ‘Nak, ingatlah! Kamu sudah puas menerima hal-hal yang baik selama hidup di dunia. Sedangkan Lazarus hanya menerima hal-hal yang buruk. Sungguh adil kalau sekarang dia terhibur di sini sedangkan kamu tersiksa di sana.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

25 Tetapi Abraham berkata, ‘Anakku, ingatkah ketika kamu masih hidup? Kamu sudah menerima hal-hal yang baik. Tetapi Lazarus tidak menerima apa pun selain kesusahan. Sekarang ia dihibur di sini dan kamu menderita.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

25 Tetapi Abaraham menjawab, ‘Anakku, ingatlah bahwa kamu sudah menikmati kehidupan yang baik, sementara Lazarus mengalami hidup yang sangat buruk. Sekarang Lazarus sudah hidup damai, sementara kamu menderita siksaan.

Lihat babnya Menyalin




Lukas 16:25
25 Referensi Silang  

dan mereka berkata, "Tuan, kami ingat bahwa si penyesat itu sewaktu hidup-Nya berkata: Sesudah tiga hari Aku akan bangkit.


Jika kakimu menyebabkan engkau berbuat dosa, penggallah, karena lebih baik engkau masuk ke dalam hidup dengan timpang, daripada dengan utuh kedua kakimu dicampakkan ke dalam neraka; [


Ada pula seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu,


Sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.


Selain itu, di antara kami dan engkau terbentang jurang yang tak terseberangi, supaya mereka yang mau pergi dari sini kepadamu ataupun mereka yang mau datang dari situ kepada kami tidak dapat menyeberang.


Tetapi celakalah kamu, hai kamu yang kaya, karena dalam kekayaanmu kamu telah memperoleh penghiburanmu.


Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia."


Di tempat itu mereka menguatkan hati murid-murid itu dan menasihati mereka supaya bertekun di dalam iman, dan mengatakan bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami banyak sengsara.


Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena keinginan itu tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.


Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi.


supaya jangan ada orang yang goyah imannya karena kesusahan-kesusahan ini. Kamu sendiri tahu bahwa kita ditentukan untuk itu.


karena ia lebih suka menderita sengsara dengan umat Allah daripada untuk sementara menikmati kesenangan dari dosa.


Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya. Jikalau orang mengasihi dunia, maka kasih kepada Bapa tidak ada di dalam orang itu.


Aku berkata kepadanya, "Tuanku, Tuan mengetahuinya." Lalu ia berkata kepadaku, "Mereka ini orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar; dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan