Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Yohanes 18:12 - Firman Allah Yang Hidup

12 Lalu polisi Yahudi bersama dengan para prajurit dan komandan mereka menangkap Yesus serta mengikat-Nya.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

12 Lalu pasukan prajurit serta perwiranya dan penjaga-penjaga yang disuruh orang Yahudi itu menangkap Yesus dan membelenggu Dia.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

12 Lalu prajurit-prajurit Romawi dengan komandannya dan pengawal-pengawal Yahudi menangkap dan mengikat Yesus.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

12 Maka pasukan prajurit serta perwiranya dan penjaga-penjaga yang disuruh orang Yahudi itu menangkap Yesus dan membelenggu Dia.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

12 Kemudian komandan batalion Romawi bersama semua rombongan itu menangkap dan mengikat Yesus.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

12 Lalu para prajurit bersama komandan mereka serta para penjaga Yahudi itu menangkap Yesus dan mengikat-Nya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

12 Kemudian kepala pasukan, anggota pasukannya dan penjaga-penjaga menangkap dan mengikat Yesus.

Lihat babnya Menyalin




Yohanes 18:12
17 Referensi Silang  

Kemudian orang banyak itu membawa Dia ke rumah imam besar Kayafas, dan di tempat itulah guru-guru agama dan pemimpin-pemimpin Yahudi berkumpul.


Mereka membelenggu Yesus dan membawa-Nya ke hadapan Gubernur Pilatus.


Mula-mula para prajurit membawa Dia ke dalam istana dan memanggil segenap pasukan.


Yesus digiring ke rumah imam besar. Semua imam kepala dan pemimpin Yahudi yang lain segera berkumpul di situ.


Pagi-pagi benar segenap anggota Mahkamah Agama, yaitu para imam kepala, tua-tua, dan guru agama berkumpul untuk merundingkan tindakan selanjutnya. Mereka memutuskan untuk membelenggu Yesus dan membawa-Nya serta menyerahkan kepada Gubernur Pilatus.


Mereka pun menangkap Dia dan menggiring-Nya ke rumah imam besar. Petrus mengikuti dari jauh.


Imam-imam kepala dan orang-orang Farisi telah mengirimkan sepasukan serdadu dan polisi untuk menyertai Yudas. Dengan obor yang bernyala-nyala, lentera, dan senjata, mereka tiba di kebun zaitun itu.


Di Kaisarea tinggallah seorang perwira Romawi, kapten resimen Italia, bernama Kornelius.


Sedang mereka berusaha membunuh dia, sampailah kabar kepada kepala pasukan Romawi bahwa Yerusalem dalam keadaan rusuh.


Ketika Paulus hendak dibawa masuk ke markas, ia berkata kepada kepala pasukan, “Bolehkah saya berbicara dengan Bapak?” “Engkau pandai berbahasa Yunani?” kepala pasukan itu bertanya dengan keheran-heranan. “Bukankah engkau ini orang Mesir yang memimpin pemberontakan beberapa tahun yang lalu dan membawa 4.000 anggota komplotan pembunuh ke padang gurun?”


Teriakan orang semakin keras saja dan mereka menarik-narik Paulus dari kedua sisi. Akhirnya, karena takut Paulus akan dikoyak-koyak, maka kepala pasukan memberi perintah kepada prajurit-prajuritnya untuk menyelamatkan Paulus dari tengah-tengah orang banyak serta membawanya kembali ke markas.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan