Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Yohanes 15:1 - Firman Allah Yang Hidup

1 “Aku ini Pohon Anggur yang benar dan Bapa-Ku Pemeliharanya.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

1 "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

1 Kata Yesus lagi, “Aku pohon anggur yang sejati, dan Bapa-Ku adalah tukang kebunnya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

1 ”Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

1 Yesus berkata lagi kepada kami murid-murid-Nya, “Aku ibarat pohon anggur yang benar-benar menghasilkan buah sesuai kehendak Allah, dan Bapa-Ku ibarat petani yang merawat pohon anggur itu.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

1 Yesus berkata, “Akulah pokok anggur yang benar, dan Bapa-Ku adalah penggarap kebunnya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

1 Yesus berkata kepada murid-muridnya, “Aku adalah pohon anggur yang sesungguhnya. Bapa-Ku adalah petani yang merawatnya.

Lihat babnya Menyalin




Yohanes 15:1
28 Referensi Silang  

Yesus menjawab, “Setiap tanaman yang tidak ditanam oleh Bapa-Ku akan dicabut, jadi jangan hiraukan mereka. Mereka adalah orang buta yang memimpin orang buta, dan kedua-duanya akan terjerumus ke dalam parit.”


Ini sebuah perumpamaan lain mengenai Kerajaan Surga. “Pada suatu pagi seorang tuan tanah keluar mencari penuai untuk dipekerjakan di kebunnya.


“Coba dengarkan perumpamaan ini: Seorang pemilik tanah menanami tanahnya dengan pohon anggur dan menanam pagar di sekelilingnya. Ia menggali lubang untuk memeras anggur dan mendirikan menara jaga. Lalu ia menyewakan kebun itu kepada para penggarap atas dasar ‘bagi hasil’. Kemudian pemilik kebun itu pergi dan tinggal di negeri lain.


Kemudian Yesus menceritakan beberapa perumpamaan kepada mereka: “Ada seseorang yang membuka kebun anggur. Di sekeliling kebun itu didirikannya tembok dan digalinya lubang untuk memeras anggur dan juga didirikannya sebuah menara jaga. Lalu ia menyewakan kebun itu kepada para penggarap dan ia pindah ke negeri lain.


Kemudian Ia menceritakan perumpamaan ini: “Ada orang yang menanam pohon ara di kebunnya. Ia sering datang melihat apakah pohon itu sudah berbuah, tetapi ia selalu kecewa.


Karena Musa hanya memberikan Taurat disertai tuntutannya, tetapi kasih karunia dan kebenaran Allah datang kepada kita melalui Yesus, yang adalah Mesias.


Terang sejati itu datang ke dunia untuk menerangi setiap orang.


Ia mengerat tiap-tiap carang yang tidak berbuah. Dan carang-carang yang berbuah dibersihkan-Nya agar berbuah lebih lebat.


Yesus berkata, “Bukan Musa, melainkan Bapa-Ku, yang memberikan roti itu kepada mereka. Dan sekarang Ia menawarkan kepada kalian Roti yang sejati dari surga.


Karena daging-Ku adalah makanan yang sebenarnya, dan darah-Ku adalah minuman yang sebenarnya.


Tetapi beberapa dari cabang-cabang pohon Abraham itu, beberapa dari orang Yahudi, telah dipatahkan. Dan Saudara-saudara yang bukan orang Yahudi, katakanlah cabang-cabang dari pohon zaitun yang liar, dicangkokkan kepada pohon itu. Jadi, sekarang Saudara juga menerima berkat yang dijanjikan Allah kepada Abraham dan keturunannya, serta mendapat bagian makanan yang dengan berkelimpahan diberikan Allah kepada pohon zaitun-Nya yang istimewa itu.


Kami adalah teman sekerja Allah. Saudara sekalian adalah kebun Allah, bukan kebun kami; Saudara adalah rumah Allah, bukan rumah kami.


Namun hukum itu selalu baru, serta berlaku bagi Saudara sama seperti bagi Kristus; dan sementara kita menaati hukum ini, yaitu saling mengasihi, kegelapan dalam hidup kita akan lenyap, dan bersinarlah terang Kristus di dalamnya.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan