Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Yohanes 14:6 - Firman Allah Yang Hidup

6 Yesus berkata kepadanya, “Akulah Jalan, dan Kebenaran, dan Hidup. Tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa, kecuali melalui Aku.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

6 Kata Yesus kepadanya, "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

6 Yesus menjawab, “Akulah jalan untuk mengenal Allah dan mendapat hidup. Tidak seorang pun dapat datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

6 Kata Yesus kepadanya: ”Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

6 Yesus menjawab, “Akulah jalan menuju kepada Bapa. Akulah sumber dari semua ajaran yang benar. Dan Aku juga yang memberikan hidup kekal. Siapa pun tidak bisa datang kepada Bapa kecuali melalui Aku.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

6 Jawab Yesus, “Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun bisa sampai kepada Bapa tanpa melalui Aku.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

6 Yesus menjawab, “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun datang kepada Bapa kecuali melalui Aku.

Lihat babnya Menyalin




Yohanes 14:6
57 Referensi Silang  

“Segala sesuatu sudah dipercayakan kepada-Ku oleh Bapa-Ku. Tidak seorang mengenal Anak kecuali Bapa, dan tidak ada yang mengenal Bapa kecuali Anak dan orang-orang kepada siapa Anak itu menyatakan Dia.


Yang adalah Firman telah menjadi manusia dan hidup di dunia ini di antara kita. Ia penuh dengan kasih karunia dan kebenaran. Beberapa di antara kita telah melihat kemuliaan-Nya—kemuliaan Anak tunggal dari Bapa surgawi.


Karena Musa hanya memberikan Taurat disertai tuntutannya, tetapi kasih karunia dan kebenaran Allah datang kepada kita melalui Yesus, yang adalah Mesias.


Di dalam Dia ada hidup kekal, dan hidup inilah yang memberi terang kepada segenap umat manusia.


Kepada mereka Aku memberikan hidup kekal, dan mereka tidak akan binasa. Seorang pun tidak akan dapat merenggut mereka dari Aku,


Sebab itu, Ia menjelaskannya kepada mereka. “Aku ini Pintu bagi domba-domba itu,” kata-Nya.


Ya, Akulah Pintu. Mereka yang masuk ke dalam melalui Pintu akan selamat, dan akan keluar masuk serta menemukan padang rumput yang hijau.


Sebentar lagi Aku akan pergi meninggalkan dunia, tetapi Aku tetap beserta dengan kalian. Karena Aku akan hidup kembali, begitu juga kalian.


“Aku ini Pohon Anggur yang benar dan Bapa-Ku Pemeliharanya.


Pilatus menjawab, “Jadi, Engkau seorang raja?” “Ya,” kata Yesus. “Aku dilahirkan untuk maksud itu. Aku datang untuk membawa kebenaran kepada dunia. Semua orang yang mencintai kebenaran adalah pengikut-pengikut-Ku.”


Bahkan Ia akan membangkitkan dari antara orang mati siapa saja yang dikehendaki-Nya, seperti yang dilakukan oleh Bapa.


Roti sejati itu ialah Dia, yang diutus Allah dari surga dan Ia memberi hidup kepada dunia.”


Aku hidup dari kuasa Bapa yang hidup, yang mengutus Aku, dan demikian juga mereka yang memakan Aku akan hidup oleh sebab Aku.


Simon Petrus menjawab, “Guru, kepada siapakah kami akan pergi? Guru sajalah yang memiliki perkataan-perkataan yang memberi hidup kekal.


dan kalian akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan membebaskan kalian.”


Dengan sungguh-sungguh Aku beritahukan hal ini kepada kalian—tidak ada seorang pun yang taat kepada-Ku akan mati!”


Saudara membunuh Pemberi Hidup itu, tetapi Allah telah menghidupkan Dia kembali. Yohanes dan saya adalah saksi-saksi dalam hal ini, sebab setelah Saudara membunuh-Nya, kami melihat Dia hidup!


Keselamatan tidak terdapat di dalam seorang pun, kecuali di dalam Dia! Di kolong langit ini tidak ada nama lain yang dapat disebut oleh manusia untuk memperoleh keselamatan.”


dan meminta surat yang dialamatkan kepada para pemimpin rumah ibadat orang Yahudi di Damsyik, agar mereka membantu menangkap orang-orang Kristen yang didapatinya di sana, baik pria maupun wanita, sehingga ia dapat membelenggu dan membawa mereka ke Yerusalem.


Karena iman kita, Ia telah memberi kita kedudukan yang terhormat seperti sekarang ini dan dengan penuh kepercayaan serta sukacita kita berharap akan berbagi kemuliaan Allah.


Sebelumnya, dosa menguasai semua orang dan membawa mereka kepada kematian, tetapi sekarang kebaikan Allah menguasai kita dan membenarkan kita di hadapan-Nya, sehingga kita memperoleh hidup kekal melalui Yesus Kristus, Tuhan kita.


Dalam Kitab Suci tertulis, “Manusia pertama—yaitu Adam—menjadi makhluk yang hidup,” tetapi Adam yang terakhir—yaitu, Kristus—adalah Roh yang menghidupkan.


Sekarang kita sekalian, orang Yahudi atau bukan, boleh datang kepada Allah Bapa dengan pertolongan Roh Kudus karena apa yang telah dilakukan oleh Kristus bagi kita.


Semua itu bersifat sementara serta akan dihapus pada waktu Kristus datang, dan hanyalah merupakan bayangan dari yang sesungguhnya, yaitu Kristus sendiri.


Karena di dalam Kristus Allah hidup dalam segala kepenuhan-Nya di dalam tubuh manusia.


Dan bilamana Kristus, yaitu hidup kita yang sesungguhnya, datang lagi, maka Saudara akan bersinar bersama dengan Dia serta mengambil bagian dalam segala kemuliaan-Nya.


Ia dapat menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang datang kepada Allah melalui Dia. Karena Ia hidup untuk selama-lamanya, Ia senantiasa hadir di sana untuk mengingatkan Allah bahwa Ia telah menghapuskan dosa mereka dengan darah-Nya.


Roh Kudus memakai semua ini untuk menunjukkan kepada kita, bahwa selama ruangan yang pertama masih ada dan sistem yang lama masih berlaku, orang biasa tidak dapat masuk ke dalam Tempat Mahakudus.


Karena itulah Saudara dapat percaya kepada Allah, yang membangkitkan Kristus dari antara orang mati dan memberikan kemuliaan besar kepada-Nya. Sekarang hanya kepada Dia, Saudara dapat beriman dan berpengharapan.


Datanglah kepada Kristus—Batu yang hidup itu. Di atas-Nyalah Allah membangun. Walaupun ditolak oleh manusia, Batu itu sangat berharga bagi Allah, yang telah memilih-Nya di atas segala yang lain.


Kristus juga menderita. Ia mati satu kali untuk kita, orang-orang berdosa, meskipun Ia sendiri tidak pernah bersalah, supaya Ia dapat membawa kita dengan selamat ke rumah Allah. Tubuh-Nya mati, tetapi Roh Allah membangkitkan-Nya ke kehidupan baru.


Jikalau, kita berkata bahwa kita tidak berdosa, kita hanya menipu diri sendiri dan tidak mau menerima kebenaran.


Karena orang yang tidak percaya kepada Kristus, Anak Allah, tidak mungkin memiliki Allah Bapa. Tetapi orang yang memiliki Kristus, Anak Allah, juga memiliki Allah Bapa.


Dan kita tahu bahwa Kristus, Anak Allah, telah datang untuk menolong kita menemukan dan memahami Allah yang benar. Sekarang kita ada di dalam Allah, sebab kita ada di dalam Yesus Kristus, Anak-Nya. Ia adalah satu-satunya Allah yang benar; dan Dialah Hidup Kekal.


Yesus Kristus disaksikan dalam dua cara sebagai Anak Allah: pada saat pembaptisan dan pada saat kematian-Nya ketika Ia menumpahkan darah-Nya di kayu salib—dengan kata lain, melalui air dan melalui darah. Perhatikanlah: tidak hanya melalui air, tetapi melalui air dan melalui darah. Itu juga disaksikan oleh Roh Allah, dan Roh Allah adalah kebenaran.


Sebab, jikalau kalian menyimpang dari ajaran Kristus, kalian meninggalkan Allah; sedang apabila kalian setia kepada ajaran Kristus, kalian juga akan memiliki Allah. Maka kalian memiliki keduanya, Bapa dan Anak.


dan dari Yesus Kristus yang dengan setia menyatakan semua kebenaran kepada kita. Dialah yang mula-mula sekali bangkit dari antara orang mati dan yang tidak akan mati lagi. Dialah yang jauh lebih besar daripada raja mana pun di seluruh permukaan bumi. Segala puji bagi Dia, yang selalu mengasihi kita dan yang melepaskan kita dari dosa kita dengan mencurahkan darah-Nya bagi kita.


Kemudian saya melihat surga terbuka dan seekor kuda putih berdiri di situ, dan penunggang kuda itu disebut “Setia dan Benar”, yaitu Dia yang menghukum dan berperang dengan adil.


Setiap orang yang namanya tidak tercatat dalam Kitab Kehidupan dilemparkan ke dalam Lautan Api.


Kemudian ia menunjukkan kepada saya sebuah sungai Air Kehidupan, yang jernih seperti kristal, mengalir dari takhta Allah serta Anak Domba,


Roh dan pengantin perempuan berkata, ‘Marilah!’ Hendaknya semua orang yang mendengar mereka, juga mengatakan, ‘Marilah!’ Yang haus hendaknya datang; setiap orang yang mau, biarlah ia datang dan minum Air Kehidupan dengan cuma-cuma.


“Tuliskanlah surat ini kepada pemimpin jemaat di Laodikia: “Pesan ini dari Dia yang teguh, Saksi yang setia dan benar (dari semua perkara yang ada sekarang, dahulu, dan yang akan datang), sumber dari semua yang diciptakan Allah:


“Tuliskanlah surat ini kepada pemimpin jemaat di Filadelfia: “Pesan ini dari Dia Yang Suci dan Yang Benar, yang memiliki kunci Daud. Jikalau Ia membuka, tidak seorang pun dapat menutup. Jikalau Ia menutup, tidak seorang pun dapat membuka.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan