Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Yohanes 11:16 - Firman Allah Yang Hidup

16 Tomas, yang dijuluki “Si Kembar”, berkata kepada murid-murid yang lain, “Mari kita juga pergi—dan mati bersama-sama dengan Dia.”

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

16 Lalu Tomas, yang disebut Didimus, berkata kepada teman-temannya, yaitu murid-murid yang lain, "Marilah kita pergi juga untuk mati bersama-sama dengan Dia."

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

16 Tomas yang disebut “Si Kembar” berkata kepada teman-temannya pengikut-pengikut Yesus, “Mari kita ikut, biar kita mati bersama Dia!”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

16 Lalu Tomas, yang disebut Didimus, berkata kepada teman-temannya, yaitu murid-murid yang lain: ”Marilah kita pergi juga untuk mati bersama-sama dengan Dia.”

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

16 Salah satu dari kami, yaitu Tomas (yang biasa dipanggil si Anak Kembar), berkata kepada kami, “Ayo kita ikut Dia, supaya kita juga dibunuh bersama-Nya.”

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

16 Kemudian Tomas, yang juga disebut Didimus, berkata kepada para pengikut lainnya, “Marilah kita juga pergi supaya kita dapat mati bersama Yesus.”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

16 Lalu Tomas, yang juga disebut Si Kembar, berkata kepada murid-murid yang lain “Ayo, kita juga ikut, biarlah kita mati bersama-sama dengan Yesus.”

Lihat babnya Menyalin




Yohanes 11:16
12 Referensi Silang  

“Sekalipun saya harus mati bersama-sama dengan Guru, saya tidak akan menyangkal Guru,” kata Petrus. Dan semua murid yang lain juga berkata demikian.


Simon berkata, “Tuhan, saya bersedia masuk penjara bersama-sama dengan Tuhan, bahkan mati sekalipun.”


Dan demi kalian, Aku senang bahwa Aku tidak ada di sana, karena hal ini akan memberi kalian kesempatan lain untuk percaya kepada-Ku. Marilah kita pergi kepadanya.”


Tetapi murid-murid-Nya berkeberatan. “Guru,” kata mereka, “baru beberapa hari yang lalu para pemimpin bangsa Yahudi di Yudea mencoba membunuh Guru. Apakah Guru akan pergi ke sana lagi?”


“Tetapi mengapa saya tidak dapat ikut sekarang?” tanya Petrus, “padahal saya siap untuk mati bagi Guru.”


“Tidak, kami tidak tahu,” kata Tomas. “Kami tidak tahu ke mana Guru akan pergi, bagaimana kami tahu jalannya?”


Beberapa orang di antara kami ada di sana—Simon Petrus, Tomas, “Si Kembar”, Natanael dari Kana di Galilea, Yakobus, dan saya, serta dua murid yang lain.


Setibanya di kota, mereka mengadakan persekutuan doa di ruang atas di rumah tempat mereka menumpang. Inilah nama-nama yang hadir pada persekutuan doa itu: Petrus, Yohanes, Yakobus, Andreas, Filipus, Tomas, Bartolomeus, Matius, Yakobus (anak Alfeus), Simon (orang Zelot), Yudas (anak Yakobus), dan saudara-saudara Yesus. Beberapa orang wanita, termasuk ibu Yesus, juga hadir.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan