Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Yohanes 11:1 - Firman Allah Yang Hidup

1 Seorang yang bernama Lazarus jatuh sakit. Ia tinggal di Betania bersama dengan dua saudarinya, Maria dan Marta.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

1 Ada seorang yang sedang sakit, namanya Lazarus, dari Betania, desa Maria dan saudaranya, Marta.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

1 Seorang yang bernama Lazarus tinggal di Betania bersama-sama dengan saudaranya Maria dan Marta.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

1 Ada seorang yang sedang sakit, namanya Lazarus. Ia tinggal di Betania, kampung Maria dan adiknya Marta.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

1-3 Pada waktu itu, teman Yesus yang bernama Lazarus sedang sakit. Dia tinggal bersama dua saudarinya, yaitu Maria dan Marta, di kampung Betania dekat Yerusalem. (Maria ini yang akan meminyaki kaki Yesus dengan minyak harum dan mengusapnya dengan rambutnya.) Jadi kedua saudari Lazarus menyuruh orang pergi menemui Yesus untuk memberi kabar, “Tuhan, sahabat-Mu yang Engkau kasihi sedang sakit.”

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

1 Ada seorang bernama Lazarus yang sedang sakit. Ia tinggal di kota Betania bersama dengan saudarinya, yaitu Maria dan Marta.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

1 Ada seorang yang bernama Lazarus yang jatuh sakit. Dia tinggal di Betania bersama kedua saudara perempuannya bernama Maria dan Marta.

Lihat babnya Menyalin




Yohanes 11:1
15 Referensi Silang  

Kemudian Ia kembali ke Betania dan bermalam di tempat itu.


Ketika mereka mendekati Betfage dan Betania di pinggir Kota Yerusalem, dan tiba di Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang murid-Nya berjalan lebih dahulu.


Kemudian Ia berkata, “Lazarus, sahabat kita, sedang tidur. Sekarang Aku akan pergi membangunkan dia!”


Letak Betania, kira-kira hanya tiga kilometer dari Kota Yerusalem


dan banyak di antara pemimpin bangsa Yahudi datang untuk menyatakan belasungkawa serta menghibur Marta dan Maria berhubung dengan kematian saudara mereka itu.


Kedua saudarinya mengirim kabar kepada Yesus: “Guru, sahabat Guru sakit keras.”


Beberapa dari orang banyak itu yang telah melihat Yesus menghidupkan Lazarus kembali sedang menceritakan hal ihwal peristiwa itu.


Ketika rakyat Yerusalem mendengar tentang kedatangan-Nya, mereka datang berbondong-bondong untuk melihat Dia dan juga Lazarus—orang yang telah hidup kembali.


Pada waktu itu ia jatuh sakit, lalu meninggal. Teman-temannya mengurus mayatnya untuk dikuburkan dan meletakkannya di ruang atas.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan