Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Yohanes 10:17 - Firman Allah Yang Hidup

17 “Bapa mengasihi Aku, sebab Aku menyerahkan nyawa-Ku agar Aku dapat memperolehnya kembali.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

17 Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku agar Aku menerimanya kembali.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

17 Bapa mengasihi Aku sebab Aku menyerahkan nyawa-Ku, untuk menerimanya kembali.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

17 Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

17 Itulah sebabnya Bapa mengasihi Aku: Karena Aku sudah bersedia menyerahkan nyawa-Ku untuk menyelamatkan mereka. Tetapi setelah mati, Aku akan hidup lagi.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

17 Bapa mengasihi Aku karena Aku menyerahkan hidup-Ku. Dan Aku menyerahkan hidup-Ku sehingga Aku dapat memperolehnya kembali.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

17 Oleh karena itu, Bapa-Ku sangat mengasihi Aku, karena Aku rela mati supaya Aku bisa hidup kembali.

Lihat babnya Menyalin




Yohanes 10:17
12 Referensi Silang  

“Aku ini Gembala yang baik. Gembala yang baik menyerahkan nyawanya bagi domba-dombanya.


sama seperti Bapa-Ku mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa; dan Aku menyerahkan nyawa-Ku untuk domba-domba itu.


Tidak ada seorang pun dapat membunuh Aku tanpa seizin-Ku—Aku menyerahkan nyawa-Ku dengan sukarela. Sebab Aku berhak dan berkuasa menyerahkan dan mengambilnya kembali sekehendak hati-Ku. Sebab hak ini telah diberikan oleh Bapa kepada-Ku.”


Pada suatu hari ada seseorang yang mulai berdebat dengan murid-murid Yohanes. Mereka mengatakan bahwa baptisan Yesuslah yang terbaik.


Engkau mengasihi yang benar dan membenci yang salah; sebab itu Allah, yaitu Allah-Mu, telah memilih-Mu dan mencurahkan kegembiraan kepada-Mu lebih daripada siapa pun juga.”


tetapi kita sungguh-sungguh dapat melihat Yesus—yang untuk seketika lamanya dijadikan sedikit lebih rendah daripada malaikat—sekarang dimahkotai oleh Allah dengan kemuliaan serta kehormatan, sebab Ia telah menderita kematian untuk kita. Ya, karena besarnya kebaikan Allah, Yesus mati untuk segenap umat manusia.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan