Yohanes 10:1 - Firman Allah Yang Hidup1 “Barang Siapa tidak mau memasuki kandang domba melalui pintu, tetapi dengan sembunyi-sembunyi melompati pagar, pastilah dia itu pencuri! Lihat babnyaLebih banyak versiPerjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 21 "Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Siapa yang masuk ke dalam kandang domba tanpa melalui pintu, tetapi dengan memanjat dari tempat lain, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok; Lihat babnyaAlkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini1 “Sungguh benar kata-Ku ini: Orang yang masuk ke dalam kandang domba lewat pagar, dan tidak melalui pintu, tetapi memanjat lewat jalan lain, orang itu pencuri dan perampok. Lihat babnyaAlkitab Terjemahan Baru1 ”Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok; Lihat babnyaTerjemahan Sederhana Indonesia1 Lalu Yesus berkata kepada mereka semua yang ada di situ, “Aku menegaskan kepadamu bahwa perkataan-Ku ini benar: Setiap orang yang mau masuk ke dalam kandang domba harus melewati pintu. Kalau dia masuk dengan memanjat pagar malam hari, tentulah dia seorang perampok atau pencuri domba. Lihat babnyaPerjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca1 Yesus berkata, “Sesungguhnya, jika seorang masuk ke dalam kandang domba, ia harus melalui pintu. Jika ia memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri. Ia mencoba untuk mencuri domba itu. Lihat babnyaAlkitab Gratis untuk Semua1 “Apa yang Aku katakan adalah benar: siapa pun yang tidak masuk melalui gerbang kandang domba tetapi memanjat dengan cara lain adalah pencuri dan perampok. Lihat babnya |
Dan bagaimana seseorang akan memberi tahu mereka, jika tidak ada yang mengutusnya? Inilah yang dimaksudkan dengan apa yang dikatakan dalam Kitab Suci, “Betapa indahnya bunyi langkah kaki orang-orang yang mengkhotbahkan Injil perdamaian Allah, dan membawa berita gembira tentang hal-hal yang baik.” Dengan kata lain, orang-orang yang mengkhotbahkan Berita Kesukaan dari Allah seharusnya disambut dengan baik.
Tetapi pada masa itu pun terdapat nabi-nabi palsu, sama seperti kelak akan muncul pengajar-pengajar palsu di lingkungan Saudara. Dengan cerdik mereka akan mengatakan hal-hal yang tidak benar tentang Allah, bahkan melawan Tuhan yang telah menebus mereka; tetapi kebinasaan mereka akan segera datang dengan mengerikan.