Wahyu 20:10 - Firman Allah Yang Hidup10 Kemudian Iblis yang telah mengkhianati mereka akan dilemparkan ke dalam Lautan Api yang menyala-nyala dengan belerang, tempat binatang serta Nabi Palsu itu berada, dan mereka akan disiksa siang malam untuk selama-lamanya. Lihat babnyaLebih banyak versiPerjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 210 dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya. Lihat babnyaAlkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini10 Kemudian Iblis yang menipu mereka itu, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang. Di situlah tempatnya binatang dan nabi palsu itu dibuang terlebih dahulu. Mereka akan disiksa siang malam untuk selama-lamanya. Lihat babnyaAlkitab Terjemahan Baru10 dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya. Lihat babnyaTerjemahan Sederhana Indonesia10 Lalu iblis, si penipu ulung, akan dilemparkan juga ke dalam lautan api bercampur belerang, tempat binatang pertama dan kedua tadi sudah dilemparkan. Di sana mereka akan disiksa siang dan malam sampai selama-lamanya. Lihat babnyaPerjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca10 Lalu Iblis, yang telah menyesatkan orang-orang, dilemparkan ke dalam lautan api belerang bersama binatang buas dan nabi palsu. Di tempat itu mereka akan menderita kesakitan siang dan malam sampai selama-lamanya. Lihat babnyaAlkitab Gratis untuk Semua10 Si Iblis, yang sudah menipu mereka, dilemparkan ke dalam danau api dan belerang, tempat binatang dan penyampai pesan palsu itu juga dilemparkan, dan mereka akan menderita sengsara sepanjang waktu untuk selama-lamanya. Lihat babnya |
Lalu binatang itu ditawan bersama-sama dengan Nabi Palsu, yang dapat membuat mukjizat-mukjizat yang luar biasa apabila binatang itu menyertainya. Mukjizat-mukjizat itu menyesatkan semua orang yang telah menerima tanda binatang dan yang menyembah patungnya. Keduanya, yaitu binatang dan Nabi Palsunya, dilemparkan hidup-hidup ke dalam Lautan Api yang menyala-nyala dengan belerang.
Dalam penglihatan itu saya melihat kuda mereka menyebar di hadapan saya; penunggang-penunggangnya memakai perisai dada berwarna merah api, biru langit, dan kuning belerang. Kepala kuda-kuda itu seperti kepala singa. Dari mulutnya terpancar asap dan api dan belerang menyala, yang membunuh sepertiga dari umat manusia.