Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Matius 9:23 - Firman Allah Yang Hidup

23 Ketika Yesus tiba di rumah pejabat itu, dan melihat orang banyak yang sedang ribut dan mendengar tabuh-tabuhan orang berkabung,

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

23 Ketika Yesus tiba di rumah kepala rumah ibadat itu dan melihat peniup-peniup seruling dan orang banyak ribut,

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

23 Kemudian Yesus sampai di rumah pemimpin rumah ibadat itu. Ketika Ia melihat pemain-pemain musik perkabungan dan banyak orang yang ribut-ribut,

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

23 Ketika Yesus tiba di rumah kepala rumah ibadat itu dan melihat peniup-peniup seruling dan orang banyak ribut,

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

23 Waktu Yesus tiba di rumah pemimpin orang Yahudi itu, Dia melihat para peniup seruling sudah mulai memainkan musik perkabungan dan orang banyak ribut karena menangisi anak itu.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

23 Yesus melanjutkan perjalanan ke tempat pemimpin rumah ibadah itu. Sesampainya di sana, Yesus melihat orang-orang bermain musik untuk penguburan dan banyak suara orang sedang menangis.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

23 Lalu tibalah Yesus di rumah pemimpin itu. Yesus melihat para pemain suling dan orang-orang banyak yang menangis dengan suara keras.

Lihat babnya Menyalin




Matius 9:23
12 Referensi Silang  

“ ‘Kami bermain pengantin-pengantinan, tetapi kalian tidak bergembira, jadi kami bermain seolah-olah sedang mengadakan upacara penguburan, tetapi kalian tidak bersedih.’


“Mereka seperti sekelompok anak-anak yang duduk di pasar dan mengeluh kepada kawan-kawannya, “ ‘Kalian tidak senang kami bermain pengantin-pengantinan, tetapi juga tidak berduka apabila kami bermain seolah-olah sedang mengadakan upacara penguburan.’


Paulus pergi ke bawah dan memeluk pemuda itu. “Jangan khawatir,” katanya, “ia tidak apa-apa.” Sesungguhnyalah pemuda itu tidak apa-apa! Dan orang banyak pun diliputi oleh sukacita yang khidmat. Mereka kembali ke ruang atas dan makan Perjamuan Tuhan bersama-sama. Kemudian Paulus berkhotbah lagi panjang lebar, sehingga ketika fajar menyingsing barulah ia meninggalkan mereka.


Petrus pun ikutlah dengan kedua orang itu dan sesampainya di sana, ia dibawa ke ruang atas tempat Tabitha terbaring. Ruangan itu penuh dengan janda-janda yang sedang menangis sambil saling memperlihatkan mantel dan pakaian lain yang dibuat Tabitha untuk mereka.


Suara musik tidak akan terdengar lagi di situ— tidak akan ada lagi bunyi kecapi, seruling, dan trompet. Tidak ada lagi industri apa pun di situ; penggilingan gandum pun tidak ada.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan