Matius 7:15 - Firman Allah Yang Hidup15 “Berhati-hatilah terhadap guru-guru palsu yang menyamar sebagai domba, padahal sebenarnya mereka serigala yang akan merobek-robek kalian. Lihat babnyaLebih banyak versiPerjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 215 "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Lihat babnyaAlkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini15 “Hati-hatilah terhadap nabi-nabi palsu. Mereka datang kepada kalian berkedok domba, tetapi mereka sebenarnya seperti serigala yang buas. Lihat babnyaAlkitab Terjemahan Baru15 ”Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Lihat babnyaTerjemahan Sederhana Indonesia15 “Berhati-hatilah terhadap nabi palsu. Mereka seperti serigala berbulu domba. Mereka datang ke persekutuan kalian dan seolah-olah menyampaikan ajaran yang baik, tetapi sebenarnya sangat berbahaya. Lihat babnyaPerjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca15 “Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu. Mereka mendatangimu seperti domba yang lemah lembut, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang sangat berbahaya. Lihat babnyaAlkitab Gratis untuk Semua15 Hati-hati dengan nabi palsu yang datang dengan memakai pakaian domba, tetetapi didalamnya adalah serigala ganas. Lihat babnya |
Setelah itu mereka memberitakan firman Allah dari kota ke kota di seluruh pulau itu sampai akhirnya mereka tiba di Pafos, di mana mereka bertemu dengan Baryesus, seorang tukang sihir dan nabi palsu berkebangsaan Yahudi. Ia akrab dengan gubernur pulau itu, Sergius Paulus, orang yang sangat cerdas. Gubernur itu mengundang Barnabas dan Saulus ke rumahnya, karena ia ingin mendengar firman Allah.
Persoalan itu tidak akan timbul, seandainya di sana tidak ada beberapa orang yang menamakan diri orang Kristen—sebenarnya mereka itu orang Kristen palsu—yang datang untuk memata-matai kami, untuk mengetahui kebebasan apa yang kami miliki dalam Kristus Yesus, dan untuk melihat apakah kami menaati hukum-hukum Yahudi atau tidak. Mereka berusaha mengikat kami dengan peraturan mereka, seperti budak-budak yang dirantai.
Ini saya katakan, karena ada beberapa guru yang tidak mengenal Allah menyelinap di antara Saudara sekalian, dan mengatakan bahwa sesudah kita menjadi orang Kristen, kita dapat berbuat semau kita tanpa takut akan hukuman Allah. Nasib orang semacam itu telah ditentukan sejak dahulu, karena mereka telah melawan satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, yaitu Yesus Kristus.
Lalu binatang itu ditawan bersama-sama dengan Nabi Palsu, yang dapat membuat mukjizat-mukjizat yang luar biasa apabila binatang itu menyertainya. Mukjizat-mukjizat itu menyesatkan semua orang yang telah menerima tanda binatang dan yang menyembah patungnya. Keduanya, yaitu binatang dan Nabi Palsunya, dilemparkan hidup-hidup ke dalam Lautan Api yang menyala-nyala dengan belerang.