Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Matius 5:46 - Firman Allah Yang Hidup

46 Apabila kalian hanya mengasihi orang yang mengasihi kalian, apa kelebihannya? Penjahat pun berbuat demikian.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

46 Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

46 Sebab kalau kalian mengasihi hanya orang yang mengasihi kalian saja, untuk apa Allah harus membalas perbuatanmu itu? Bukankah para penagih pajak pun berbuat begitu?

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

46 Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

46 Kalau kamu hanya mengasihi teman yang mengasihimu, jangan harap Allah akan memberi upah kepadamu atas kasihmu itu, karena para penagih pajak dan orang-orang berdosa yang lain pun mengasihi orang yang mengasihi mereka.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

46 Jika kamu hanya mengasihi orang yang mengasihimu, mengapa kamu harus mendapatkan upah karena hal itu? Bahkan pemungut pajak pun juga melakukan hal itu.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

46 Sebab jika kalian hanya mengasihi orang yang mengasihi kamu, imbalan apa yang akan kamu dapat dari Allah? Sebab penagih pajak pun bisa melakukan hal itu.

Lihat babnya Menyalin




Matius 5:46
19 Referensi Silang  

Sedangkan Aku, Anak Manusia, makan dan minum, dan kalian berkata, ‘Alangkah rakusnya Dia! Lagipula Ia peminum! Ia berkawan dengan pemungut cukai dan orang-orang bereputasi buruk lainnya!’ Meskipun begitu, kebijaksanaan Allah terbukti benar melalui hasil-hasilnya.”


Jika orang itu masih juga tidak mau mendengar, maka ajukanlah perkara itu kepada jemaat. Jika keputusan jemaat membenarkan kalian, tetapi orang itu tidak menerima keputusan itu, maka jemaat harus mengucilkan dia.


Apabila kalian bersikap ramah hanya kepada teman-teman, apa bedanya dengan orang lain? Orang kafir pun berbuat demikian.


“Ingat! Jangan berbuat baik di hadapan umum supaya dikagumi orang, karena dengan demikian kalian akan kehilangan pahala dari Bapa yang di surga.


Kemudian, Lewi mengundang Yesus dan murid-muridnya ke rumahnya bersama dengan banyak teman-temannya sesama pemungut pajak dan orang-orang bereputasi buruk lainnya untuk makan bersamanya. Banyak dari mereka telah mengikuti Yesus.


Tetapi, ketika beberapa pemimpin agama Yahudi melihat Yesus makan bersama-sama dengan orang-orang yang cemar namanya, mereka berkata kepada murid-murid-Nya, “Bagaimana mungkin Ia dapat makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang-orang berdosa?”


Penagih-penagih pajak yang curang dan orang-orang berdosa yang lain sering datang mendengarkan khotbah Yesus.


“Tetapi pemungut cukai yang jahat itu berdiri jauh-jauh dan tidak berani menengadah ke langit waktu ia berdoa. Ia hanya memukul-mukul dadanya dengan sedih sambil berkata, ‘Tuhan, kasihanilah hamba, orang yang berdosa ini.’


seorang Yahudi bernama Zakheus, yaitu kepala pemungut cukai yang kaya raya,


Tetapi orang banyak merasa tidak senang. “Ia bertamu di rumah orang yang berdosa,” gerutu mereka.


Juga para pemungut cukai, yaitu yang terkenal suka korupsi, datang ingin dibaptiskan dan bertanya, “Bagaimana kami dapat membuktikan bahwa kami sudah meninggalkan segala dosa kami?”


Tidak lama kemudian Lewi mengadakan suatu perjamuan di rumahnya dan Yesus diundang sebagai tamu kehormatan. Banyak kawan Lewi, sesama pemungut cukai, hadir di situ, demikian pula tamu-tamu lain.


Tetapi orang-orang Farisi dan guru-guru agama menggerutu kepada murid-murid Yesus, karena Ia makan dan minum bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang-orang berdosa.


Dan semua yang mendengar khotbah Yohanes, bahkan yang paling jahat sekalipun, mengakui bahwa Allah benar, dan mereka dibaptiskan oleh Yohanes.


Sedangkan Aku makan dan minum seperti orang lain, dan kalian berkata, ‘Alangkah rakusnya Dia! Lagipula Ia peminum! Ia berkawan dengan pemungut cukai dan orang berdosa!’


Ikuti kami:

Iklan


Iklan