Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Matius 4:23 - Firman Allah Yang Hidup

23 Yesus pergi ke seluruh Galilea mengajar di rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan mengabarkan Berita Kesukaan mengenai Kerajaan Surga. Ia menyembuhkan segala macam penyakit.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

23 Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Surga serta menyembuhkan orang-orang di antara bangsa itu dari segala penyakit dan kelemahan mereka.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

23 Di Galilea, Yesus berkeliling di seluruh negeri dan mengajar di rumah-rumah ibadat. Ia memberitakan Kabar Baik bahwa Allah akan memerintah. Dan Ia juga menyembuhkan orang-orang yang sakit dan cacat.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

23 Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

23 Kemudian Yesus mengunjungi seluruh provinsi Galilea. Di setiap kota atau kampung, Dia mengajar di rumah pertemuan orang Yahudi, memberitakan Kabar Baik tentang kerajaan Allah, dan menyembuhkan banyak orang dari segala jenis penyakit.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

23 Yesus pergi ke seluruh daerah di Galilea dan mengajar di rumah-rumah ibadah serta memberitakan Kabar Baik tentang Kerajaan Allah. Ia juga menyembuhkan orang-orang dari segala macam penyakit yang mereka derita.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

23 Yesus berjalan mengelilingi seluruh Galilea, mengajar di sinagoge-sinagoge, memberitakan kabar baik tentang Kerajaan Surga, dan menyembuhkan banyak orang dari segala jenis penyakit mereka.

Lihat babnya Menyalin




Matius 4:23
46 Referensi Silang  

yang buta dapat melihat, yang lumpuh dapat berjalan, yang berpenyakit kusta disembuhkan, yang tuli dapat mendengar, dan yang mati dihidupkan kembali. Katakan kepadanya bahwa Berita Kesukaan dikabarkan kepada orang-orang miskin.


Kemudian Ia pergi ke rumah ibadat orang Yahudi.


Jalan yang bertanah keras di mana beberapa benih jatuh, melambangkan hati orang yang mendengar Berita Kesukaan tentang Kerajaan Surga, tetapi tidak mengerti. Lalu Iblis pun datang dan merenggut benih-benih itu dari dalam hatinya.


Jadi, ketika Yesus keluar dari padang gurun, sekumpulan orang banyak sudah menunggu-Nya. Yesus merasa kasihan kepada mereka dan yang sakit disembuhkan-Nya.


“Dan Berita Kesukaan mengenai Kerajaan Allah akan disiarkan ke seluruh dunia, sehingga segala bangsa akan mendengarnya. Barulah zaman akan berakhir.


Inti khotbah-khotbahnya ialah, “Tinggalkan dosa-dosamu. Berbaliklah kepada Allah, karena Kerajaan Surga sudah dekat.”


Yesus pergi ke kota-kota dan kampung-kampung di daerah itu. Ia mengajar di rumah-rumah ibadat orang Yahudi serta mengabarkan Berita Kesukaan mengenai Kerajaan Allah. Ke mana pun Ia pergi, Ia menyembuhkan orang dari segala macam penyakit.


Kemudian, setelah Yohanes ditangkap oleh Raja Herodes, Yesus pergi ke Galilea mengabarkan Berita Kesukaan dari Allah.


Yesus dengan orang-orang yang telah diajak-Nya tiba di Kota Kapernaum. Pada hari Sabat pagi mereka masuk ke dalam rumah ibadat orang Yahudi dan Yesus berkhotbah di situ.


Maka pergilah Ia ke seluruh Galilea dan berkhotbah di rumah-rumah ibadat serta melepaskan banyak orang dari kungkungan setan.


Karena pada hari itu banyak orang telah disembuhkan, maka banyak sekali orang sakit mengerumuni Yesus dan berusaha menjamah Dia.


Pada hari Sabat Ia pergi ke rumah ibadat untuk mengajar. Orang heran akan hikmat-Nya dan mukjizat-mukjizat yang dilakukan-Nya, karena Ia berasal dari kota itu, sama seperti mereka. “Apa lebihnya Dia daripada kita?” kata mereka. “Bukankah Ia hanya sekadar tukang kayu, anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas, dan Simon? Dan saudara-saudara-Nya yang perempuan tinggal di sini di tengah-tengah kita.” Mereka sangat tersinggung.


Ia heran mengapa mereka tidak mau percaya kepada-Nya. Kemudian Ia pergi mengajar ke desa-desa.


Pada suatu hari Sabat, ketika Yesus sedang mengajar di rumah ibadat,


Hukum Musa dan tulisan para nabi merupakan pedoman kalian sampai Yohanes Pembaptis datang. Sejak saat itu Kerajaan Allah diberitakan dan sekarang orang berjejal-jejal ingin masuk.


Pada suatu hari Ia berada di dalam Bait Allah sedang mengajar dan berkhotbah tentang Berita Kesukaan. Para imam kepala dan guru agama serta para tua-tua datang kepada-Nya


Kemudian Yesus kembali ke Galilea, penuh dengan kuasa Roh Kudus. Dengan cepat sekali Ia menjadi terkenal di seluruh daerah itu karena khotbah-khotbah-Nya di rumah-rumah ibadat. Semua orang memuji Dia.


Pada suatu hari ketika Ia sedang mengajar, ada beberapa orang Farisi dan guru-guru agama duduk di dekat-Nya. (Rupanya mereka muncul dari setiap desa di seluruh Galilea dan Yudea, bukan hanya dari Yerusalem saja.) Pada-Nya ada kuasa untuk menyembuhkan yang sakit.


Ketika sampai di kaki bukit, Yesus dan para pengikut-Nya berdiri di suatu tempat yang luas dan datar. Mereka dikelilingi oleh pengikut-pengikut yang lain dan oleh orang banyak yang datang dari seluruh Yudea dan Yerusalem dan dari daerah pantai utara Tirus dan Sidon. Mereka ingin mendengarkan Yesus atau ingin disembuhkan. Yesus mengusir setan dari orang-orang yang kerasukan.


Pada hari Sabat yang lain Yesus sedang mengajar di rumah ibadat. Di situ ada seorang laki-laki yang cacat tangan kanannya.


Tidak lama setelah itu Yesus membawa para murid-Nya mengadakan perjalanan ke kota-kota dan desa-desa di Galilea untuk memberitakan kedatangan Kerajaan Allah.


Tetapi orang banyak mengetahui ke mana Ia pergi, lalu mengikuti. Ia menyambut mereka, lalu mengajar mereka tentang Kerajaan Allah dan menyembuhkan orang yang sakit.


Yesus berkata, “Biarlah mereka yang mati (secara rohani) mengurus orang-orang mereka yang mati. Kewajibanmu ialah ikut dan memberitakan kedatangan Kerajaan Allah kepada seluruh dunia.”


Yesus menjawab, “Apa yang Aku ajarkan diketahui di mana-mana, sebab Aku selalu berkhotbah di rumah ibadat dan di Bait Allah. Khotbah-Ku didengar oleh semua pemimpin orang Yahudi dan tidak ada sesuatu pun yang Aku rahasiakan.


(Khotbah ini disampaikan oleh Yesus di rumah sembahyang di Kapernaum.)


Sesudah itu, Yesus pergi ke Galilea, masuk kampung keluar kampung, karena Ia ingin menjauhkan diri dari Yudea di mana pemimpin-pemimpin orang Yahudi sedang merencanakan akan membunuh Dia.


Tentu Saudara juga maklum, bahwa Yesus dari Nazaret diurapi oleh Allah dengan Roh Kudus dan kuasa. Ia pergi ke mana-mana berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang berada di bawah kekuasaan Iblis, sebab Allah menyertai Dia.


Setiap hari Sabat Paulus berada di rumah ibadat berusaha meyakinkan orang Yahudi maupun Yunani.


“Sekarang saya tahu bahwa Saudara sekalian yang telah mendengar berita tentang Kerajaan Allah dengan perantaraan saya tidak akan melihat saya lagi.


Dengan berani ia memberitakan Kerajaan Allah dan mengajar tentang Tuhan Yesus Kristus, tanpa mendapat rintangan dari siapa pun.


Dan bagaimana seseorang akan memberi tahu mereka, jika tidak ada yang mengutusnya? Inilah yang dimaksudkan dengan apa yang dikatakan dalam Kitab Suci, “Betapa indahnya bunyi langkah kaki orang-orang yang mengkhotbahkan Injil perdamaian Allah, dan membawa berita gembira tentang hal-hal yang baik.” Dengan kata lain, orang-orang yang mengkhotbahkan Berita Kesukaan dari Allah seharusnya disambut dengan baik.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan