Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Matius 26:45 - Firman Allah Yang Hidup

45 Setelah itu Ia menghampiri para murid dan berkata, “Belum cukup jugakah kalian tidur? Saatnya sudah tiba! Aku akan dikhianati dan diserahkan ke dalam tangan orang-orang jahat!

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

45 Sesudah itu Ia datang kepada murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka, "Masihkah kamu tidur dan beristirahat? Lihat, saatnya sudah tiba bahwa Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

45 Sesudah itu Ia kembali lagi kepada pengikut-pengikut-Nya dan berkata, “Masihkah kalian tidur dan istirahat? Lihat, sudah sampai waktunya Anak Manusia diserahkan kepada kuasa orang-orang berdosa.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

45 Sesudah itu Ia datang kepada murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: ”Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Lihat, saatnya sudah tiba, bahwa Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

45 Sesudah itu Dia kembali kepada murid-murid-Nya dan berkata, “Sudah cukup kalian tidur dan istirahat! Lihat, tiba waktunya Aku, Sang Anak Adam, diserahkan ke tangan orang-orang berdosa.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

45 Kemudian Yesus kembali kepada pengikut dan berkata, “Apakah kamu masih tidur dan beristirahat? Lihatlah! Waktunya sudah tiba bagi Anak Manusia untuk diserahkan ke dalam tangan orang-orang berdosa.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

45 Lalu kembalilah Yesus kepada para murid-Nya, dan berkata kepada mereka, “Bagaimana bisa kalian masih tidur dan beristirahat? Dengar, waktunya sudah tiba. Anak Manusia akan dikhianati kepada orang-orang yang berdosa!

Lihat babnya Menyalin




Matius 26:45
14 Referensi Silang  

Yesus menjawab, “Pergilah ke dalam kota kepada Tuan Anu dan katakan kepadanya, ‘Guru kami berkata: waktu-Ku sudah sampai dan Aku akan mengadakan perjamuan Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku di rumahmu.’ ”


“Seperti kalian ketahui, dua hari lagi perayaan Paskah akan dimulai dan Aku akan dikhianati dan disalibkan.”


Kemudian untuk ketiga kalinya Ia berdoa, mengulangi permohonan-Nya.


Bangunlah! Mari kita pergi! Lihat! Orang yang mengkhianati Aku sudah datang!”


Ia pergi lebih jauh sedikit, berlutut di tanah dan berdoa agar jika mungkin, saat-saat mengerikan yang menantikan Dia dapat dihindarkan.


Apa sebabnya kalian tidak menangkap Aku di Bait Allah? Setiap hari Aku ada di situ. Tetapi memang inilah saat kalian, saat Iblis berkuasa sepenuhnya.”


Yesus menjawab bahwa waktu-Nya untuk kembali kepada kemuliaan-Nya di surga telah tiba. Ia berkata, “Aku harus jatuh dan mati seperti sebutir biji gandum yang jatuh di tanah. Kalau Aku tidak mati, Aku hanya seorang diri, hanya sebutir biji saja. Tetapi kematian-Ku akan menghasilkan banyak biji gandum yang baru—satu panen hidup baru yang banyak sekali.


Sekarang jiwa-Ku sangat gelisah. Haruskah Aku berdoa, ‘Bapa, luputkanlah Aku dari apa yang akan datang’? Tetapi justru untuk itulah Aku datang!


Yesus tahu bahwa malam sebelum hari raya Paskah itu adalah malam yang terakhir bagi-Nya di dunia ini, sebelum Ia kembali kepada Bapa-Nya. Selama makan malam, Iblis telah membisikkan ke dalam hati Yudas Iskariot, anak Simon, bahwa malam itulah saat untuk menjalankan rencana pengkhianatan terhadap Yesus. Yesus tahu bahwa Bapa telah memberikan kepada-Nya segala sesuatu dan bahwa Ia telah datang dari Allah dan akan kembali kepada-Nya. Dan betapa Ia mengasihi murid-murid-Nya!


Ketika Yesus selesai mengatakan semua ini, Ia menengadah ke langit, lalu berkata, “Bapa, waktunya telah tiba. Nyatakanlah kemuliaan Anak-Mu, agar Ia dapat mengembalikan kemuliaan itu kepada-Mu.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan