Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Matius 26:14 - Firman Allah Yang Hidup

14 Kemudian Yudas Iskariot; seorang dari kedua belas rasul, pergi kepada imam-imam kepala,

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

14 Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

14 Lalu seorang dari kedua belas pengikut Yesus, yang bernama Yudas Iskariot, pergi kepada imam-imam kepala.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

14 Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

14 Lalu Yudas yang berasal dari desa Kariot, salah satu dari kami kedua belas murid-Nya, pergi menemui imam-imam kepala

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

14 Kemudian salah seorang dari kedua belas pengikut Yesus pergi menemui imam-imam kepala. Dialah yang bernama Yudas Iskariot.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

14 Lalu Yudas Iskariot, salah seorang dari kedua belas murid, pergi menemui para imam kepala

Lihat babnya Menyalin




Matius 26:14
14 Referensi Silang  

Yudas juga bertanya kepada-Nya, “Guru, sayakah orangnya?” Yesus menyahut, “Ya.”


Pada saat itu juga, ketika Yesus masih berkata-kata, Yudas, seorang dari kedua belas murid-Nya, datang dengan serombongan orang yang bersenjata pedang dan pentung. Mereka disuruh oleh para pemimpin Yahudi.


Ketika Yudas, yang telah mengkhianati Yesus, tahu bahwa Yesus dijatuhi hukuman mati, ia sangat menyesal atas apa yang telah dilakukannya. Uang yang telah diterimanya sebagai upah pengkhianatan dikembalikannya kepada para imam kepala dan pemimpin Yahudi yang lain.


Tetapi Yudas Iskariot, salah seorang murid Yesus—yang akan mengkhianati Dia—berkata,


Yesus berkata, “Orangnya ialah dia yang Kuberi roti yang telah dicelupkan ke dalam kuah.” Setelah Yesus mencelupkan roti, Ia memberikannya kepada Yudas, anak Simon Iskariot.


Yudas segera pergi dalam kegelapan malam.


Yudas, si pengkhianat, mengetahui tempat itu, karena Yesus sudah berkali-kali pergi ke sana dengan murid-murid-Nya.


“Saudara-saudara, haruslah digenapi ayat Kitab Suci tentang Yudas, yang mengkhianati Yesus dengan menunjukkan tempat Ia berada kepada rombongan orang yang hendak menangkap-Nya. Sebab apa yang dilakukan oleh Yudas sudah dinubuatkan dahulu kala oleh Roh Kudus yang berbicara dengan perantaraan Raja Daud.


Ia membeli sebidang tanah dengan uang upah pengkhianatannya. Di situ ia jatuh tertelungkup dan perutnya pecah, sehingga terburai isinya.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan