Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Matius 21:41 - Firman Allah Yang Hidup

41 Para pemimpin Yahudi menjawab, “Orang-orang jahat itu akan dibunuhnya tanpa ampun dan kemudian ia akan menyewakan kebun anggurnya kepada orang lain yang bersedia membayar pada waktunya.”

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

41 Kata mereka kepada-Nya, "Ia akan membinasakan orang-orang jahat itu dan kebun anggurnya akan disewakannya kepada penggarap-penggarap lain, yang akan menyerahkan hasilnya kepadanya pada waktunya."

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

41 Mereka menjawab, “Pasti ia akan membunuh orang-orang jahat itu, lalu menyewakan kebun anggur itu kepada orang lain yang mau memberi bagian hasil tanah itu kepadanya pada waktunya.”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

41 Kata mereka kepada-Nya: ”Ia akan membinasakan orang-orang jahat itu dan kebun anggurnya akan disewakannya kepada penggarap-penggarap lain, yang akan menyerahkan hasilnya kepadanya pada waktunya.”

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

41 Para pendengar menjawab, “Dia pasti akan menyiksa dan membinasakan para petani itu. Lalu dia akan menyewakan kebunnya kepada petani-petani lain yang akan setia memberikan hasil yang menjadi bagiannya pada tiap musim panen.”

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

41 Para imam dan pemimpin Yahudi berkata, “Ia pasti akan membunuh para petani yang jahat itu. Kemudian ia akan menyewakan kebun anggurnya kepada petani-petani lainnya, yang mau membayar sewanya apabila musim panen tiba.”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

41 “Pastilah dia akan membunuh para orang jahat itu,” jawab mereka, “dan menyewakan kebun itu kepada para penyewa lainnya, yang akan memberikan bagian dari hasil panennya di waktu yang seharusnya.”

Lihat babnya Menyalin




Matius 21:41
38 Referensi Silang  

“Pada masa panen anggur ia mengutus beberapa pembantunya pergi kepada para penggarap untuk meminta bagiannya.


“Menurut pendapat kalian, tindakan apa yang akan diambil oleh pemilik kebun terhadap para penggarap itu pada waktu ia kembali?”


“Yang Aku maksudkan ialah Kerajaan Allah akan diambil dari kalian dan akan diberikan kepada bangsa yang bersedia memberikan kepada Allah apa yang menjadi bagian-Nya dari hasil panen.


Ia akan memisahkan sekam dari gandum. Sekam akan dibakar dengan api yang tidak terpadamkan dan gandum akan disimpan dalam lumbung.”


Inilah yang akan dilakukannya: ia akan datang dan membunuh orang-orang itu dan menyewakan kebun anggurnya kepada orang lain.” Orang-orang yang mendengarkan Dia berkata, “Masa mereka akan berbuat seperti itu!”


Pada rapat itu, setelah pembicaraan yang panjang lebar, Petrus berdiri dan berbicara sebagai berikut: “Saudara sekalian, Saudara semua tahu bahwa dahulu Allah telah memilih saya dari antara Saudara-saudara untuk mengabarkan Berita Kesukaan kepada orang-orang bukan Yahudi supaya mereka juga boleh percaya.


Tetapi, ketika mereka menentang dia dan menghujat Yesus, maka Paulus mengebaskan debu dari jubahnya dan berkata, “Biarlah darahmu tertanggung atas kepalamu sendiri! Itu bukan salahku! Mulai saat ini aku akan mengajarkan firman Allah kepada bangsa-bangsa lain.”


“Sebab itu, saya ingin agar Saudara mengetahui bahwa keselamatan dari Allah ini juga disediakan bagi bangsa-bangsa lain dan mereka akan memperolehnya.”


Ketika itu ayah Publius kebetulan sedang menderita demam dan disentri. Paulus masuk ke kamarnya, lalu berdoa dan menyembuhkan dia dengan menumpangkan tangan ke atasnya!


dengan berusaha mencegah kami mengabarkan Berita Kesukaan kepada orang-orang bukan Yahudi, karena takut orang-orang itu akan diselamatkan. Dengan demikian, mereka akhirnya memenuhi ukuran dosa mereka. Sekarang, murka Allah akan menimpa mereka.


Jadi, usahakanlah untuk tidak menolak Dia yang berbicara kepada Saudara. Sebab, jika bangsa Israel tidak luput dari hukuman, pada waktu mereka tidak taat kepada Musa, yang hanya sekadar utusan Allah di bumi; bayangkanlah betapa besar bahaya yang kita hadapi, bila kita tidak mau mendengarkan Allah yang berbicara kepada kita dari surga!


maka bagaimana kita dapat luput dari hukuman, jika kita bersikap acuh tak acuh terhadap keselamatan semulia itu, yang sudah diberitakan oleh Tuhan Yesus sendiri, dan diteruskan kepada kita oleh orang-orang yang telah mendengar pemberitaan-Nya?


Ikuti kami:

Iklan


Iklan