Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Matius 17:9 - Firman Allah Yang Hidup

9 Ketika mereka sedang turun dari gunung, Yesus melarang mereka memberitahukan kepada siapa pun apa yang baru saja mereka lihat sampai sesudah Ia bangkit dari antara orang mati.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

9 Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka, "Jangan kamu ceritakan penglihatan itu kepada siapa pun sebelum Anak Manusia dibangkitkan dari antara orang mati."

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

9 Waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus memperingatkan mereka, “Jangan memberitahukan kepada siapa pun apa yang kalian lihat tadi, sebelum Anak Manusia dibangkitkan dari kematian.”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

9 Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka: ”Jangan kamu ceriterakan penglihatan itu kepada seorang pun sebelum Anak Manusia dibangkitkan dari antara orang mati.”

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

9 Dalam perjalanan turun dari gunung, Yesus melarang mereka, “Jangan ceritakan kepada siapa pun apa yang sudah kalian lihat di atas gunung ini, sebelum Aku, Sang Anak Adam, hidup kembali dari kematian.”

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

9 Ketika Yesus dan pengikut-Nya turun dari gunung, Ia berpesan kepada mereka, “Jangan ceritakan kepada siapa pun tentang apa yang kamu lihat di atas gunung tadi. Tunggulah hingga Anak Manusia sudah dibangkitkan dari kematian. Sesudah itu, barulah kamu boleh menceritakan kepada orang lain apa yang kamu lihat.”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

9 Ketika mereka turun dari gunung itu, Yesus memberi mereka peringatan keras. “Jangan beritahukan kepada siapapun apa yang kalian lihat sampai Anak Manusia sudah bangkit dari kematian,” kata-Nya.

Lihat babnya Menyalin




Matius 17:9
16 Referensi Silang  

tetapi Ia melarang mereka mengatakan siapa Dia.


Bahkan sebenarnya ia sudah datang, tetapi orang tidak mengakuinya, malah banyak yang memperlakukan dia dengan semena-mena. Dan Aku, Anak Manusia, juga akan menderita dalam tangan mereka.”


“Sebab kalian kurang beriman,” kata Yesus kepada mereka. “Karena jika kalian mempunyai iman yang sebesar biji sesawi sekalipun, kalian akan dapat berkata kepada gunung ini, ‘Pindahlah!’ maka gunung ini pun akan pindah. Tidak akan ada yang mustahil bagi kalian.


Pada suatu hari, ketika mereka sedang berada di Galilea, Yesus berkata kepada mereka, “Aku, Anak Manusia, akan dikhianati dan diserahkan ke dalam tangan orang-orang yang akan membunuh Aku, tetapi tiga hari kemudian Aku akan dihidupkan kembali.” Hati para murid dipenuhi dengan rasa sedih.


Dan ketika mereka menengadah, hanya Yesuslah yang ada bersama dengan mereka.


Yesus berkata kepadanya, “Serigala mempunyai lubang dan burung mempunyai sarang, tetapi Aku, Anak Manusia, tidak mempunyai tempat tinggal bahkan untuk meletakkan kepala.”


Lalu Yesus berkata kepadanya, “Jangan kauceritakan hal ini kepada siapa pun juga, melainkan langsung pergi periksakan dirimu kepada imam. Bawalah persembahan yang diwajibkan oleh Hukum Musa bagi penderita kusta yang telah sembuh, untuk membuktikan kepada semua orang bahwa engkau telah sembuh.”


Tetapi Yesus memperingatkan agar mereka tidak mengatakan hal ini kepada siapa pun.


Orang tua anak itu sangat heran, tetapi Yesus berpesan agar kejadian itu tidak diceritakan kepada siapa pun.


Ketika suara itu menghilang, hanya Yesus serta murid-murid-Nya saja yang ada di situ. Mereka merahasiakan apa yang telah mereka lihat. Lama sesudahnya barulah mereka menceritakannya.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan