Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Matius 16:8 - Firman Allah Yang Hidup

8 Yesus mengetahui apa yang sedang mereka pikirkan dan berkata, “Hai orang yang kurang beriman! Mengapa kalian begitu khawatir tentang tidak adanya makanan?

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

8 Ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata, "Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Hai orang-orang yang kurang percaya!

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

8 Yesus tahu apa yang mereka bicarakan. Jadi Ia berkata, “Mengapa kalian persoalkan tentang tidak punya roti? Kalian kurang percaya!

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

8 Dan ketika Yesus mengetahui apa yang mereka perbincangkan, Ia berkata: ”Mengapa kamu memperbincangkan soal tidak ada roti? Hai orang-orang yang kurang percaya!

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

8 Tetapi Yesus mengetahui apa yang sedang kami bicarakan dan berkata, “Kenapa kalian sampai bicara tentang kekurangan roti?! Kalian kurang yakin kepada-Ku!

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

8 Yesus tahu apa yang sedang dipikirkan pengikut-Nya. Lalu Ia bertanya kepada mereka, “Mengapa kamu bicarakan tentang tidak ada roti? Mengapa imanmu begitu kecil?

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

8 Yesus tahu apa yang menjadi perdebatan mereka dan berkata, “Sungguh sedikit sekali rasa percaya kalian kepada-Ku! Mengapa kalian saling berdebat tentang ketiadaan roti?

Lihat babnya Menyalin




Matius 16:8
9 Referensi Silang  

Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya dan menyelamatkan dia. “Hai orang yang kurang beriman,” kata Yesus, “mengapa engkau bimbang?”


Mereka menyangka, bahwa Ia berkata demikian sebab mereka lupa membawa roti.


Jika Allah sedemikian memedulikan bunga-bunga yang hari ini mekar dan besok layu, bukankah pasti Ia akan memedulikan kalian, hai orang yang kurang percaya?


Yesus menjawab, “Hai kalian yang kurang beriman! Mengapa kalian begitu takut?” Lalu Ia berdiri dan menghardik angin dan ombak itu. Badai pun reda dan keadaan menjadi tenang.


Kemudian Ia menampakkan diri kepada kesebelas murid-Nya ketika mereka sedang makan bersama. Ia menegur mereka, karena mereka keras hati dan tidak mau percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya dari antara orang mati.


“Sekarang kami mengerti, bahwa Guru mengetahui segala sesuatu dan tidak seorang pun perlu memberitahukan apa-apa kepada Guru. Karena itu, kami percaya bahwa Guru datang dari Allah.”


Ia mengetahui seluk-beluk setiap orang di mana pun juga. Segala sesuatu mengenai kita terbuka dan nyata di hadapan Allah yang hidup, yang dapat melihat segala sesuatu. Tidak ada sesuatu pun tersembunyi bagi Dia dan kepada-Nya kita harus mempertanggungjawabkan segala perbuatan kita.


dan Aku akan memukul mati anak-anaknya. Maka semua jemaat akan mengetahui bahwa Akulah yang menyelidik jauh ke dalam lubuk hati dan pikiran manusia. Aku akan memberi kalian masing-masing apa yang patut kalian terima.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan