Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Matius 13:38 - Firman Allah Yang Hidup

38 Ladang ialah dunia ini, dan benih pilihan melambangkan warga Kerajaan Surga, sedangkan semak duri melambangkan orang-orang yang menjadi milik Iblis.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

38 ladang ialah dunia. Benih yang baik itu anak-anak Kerajaan sedangkan lalang anak-anak si jahat.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

38 Ladang itu ialah dunia ini. Benih yang baik itu adalah orang-orang yang sudah menjadi umat Allah. Alang-alang itu ialah orang-orang yang berpihak kepada Iblis.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

38 ladang ialah dunia. Benih yang baik itu anak-anak Kerajaan dan lalang anak-anak si jahat.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

38 sedangkan ladang itu adalah dunia ini. Bibit yang baik menggambarkan orang yang menjadi warga kerajaan Allah, dan lalang-lalang itu adalah pengikut iblis.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

38 Yang dimaksud dengan ladang adalah dunia ini. Benih yang baik adalah orang yang masuk ke dalam Kerajaan Allah. Yang dimaksud dengan lalang adalah orang-orang yang dikuasai oleh iblis.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

38 “Sementara ladang adalah orang-orang di dunia ini. Benih-benih yang baik adalah anak-anak Kerajaan Surga. Benih rumput liar adalah anak-anak kejahatan.

Lihat babnya Menyalin




Matius 13:38
27 Referensi Silang  

Jalan yang bertanah keras di mana beberapa benih jatuh, melambangkan hati orang yang mendengar Berita Kesukaan tentang Kerajaan Surga, tetapi tidak mengerti. Lalu Iblis pun datang dan merenggut benih-benih itu dari dalam hatinya.


“Dan Berita Kesukaan mengenai Kerajaan Allah akan disiarkan ke seluruh dunia, sehingga segala bangsa akan mendengarnya. Barulah zaman akan berakhir.


Katakan saja ‘Ya’ atau ‘Tidak’. Itu sudah cukup. Perkataan apa pun selain dari itu, berasal dari si Jahat.


Sedangkan banyak sekali orang Israel akan dilemparkan ke dalam kegelapan, di sana akan terdengar tangisan dan kertakan gigi, padahal Kerajaan Surga sebenarnya disediakan bagi mereka.”


dan berita keselamatan, yaitu bahwa ada keampunan dosa bagi semua orang yang berpaling kepada-Ku, harus disiarkan dari Yerusalem kepada segala bangsa.


sebab kalian adalah anak-anak si Iblis dan kalian gemar melakukan perbuatan jahat yang dilakukan oleh Iblis. Dari mulanya ia pembunuh dan pembenci kebenaran. Tidak satu titik kebenaran pun terdapat padanya. Jika ia berdusta, hal itu wajar baginya; karena ia adalah bapa para pendusta.


“Hai engkau anak Iblis, yang penuh dengan segala macam tipu muslihat dan kejahatan, musuh segala yang benar, kapankah engkau akan menghentikan perlawananmu terhadap Tuhan?


Tetapi bagaimana dengan orang-orang Yahudi? Apakah mereka telah mendengar firman Allah? Ya, mereka telah mendengarnya, sebab Firman itu sampai kepada mereka di mana pun mereka berada. Berita Kesukaan itu dikabarkan ke segala penjuru dunia.


Dan karena kita anak-Nya, maka kita akan ikut memiliki harta kekayaan-Nya, sebab segala yang diberikan Allah kepada Yesus Kristus, Anak-Nya, sekarang menjadi milik kita juga. Tetapi, jikalau kita ingin mendapat bagian dalam kemuliaan-Nya, maka kita harus juga mengambil bagian dalam penderitaan-Nya.


Berita Kesukaan yang telah Saudara dengar itu sedang menyebar ke seluruh dunia. Di mana-mana berita itu mengubah kehidupan orang, seperti yang terjadi pada Saudara ketika Saudara mendengar berita itu untuk pertama kali serta benar-benar mendapat pengertian betapa besar kebaikan Allah kepada orang-orang berdosa.


Atas kehendak-Nya sendiri Ia memberi kita kehidupan baru melalui Firman Kebenaran, Kabar Kesukaan. Jadi kita telah menjadi awal dari ciptaan baru-Nya.


Dengarkanlah, Saudara sekalian yang saya kasihi: Allah telah memilih orang-orang miskin untuk menjadi kaya di dalam iman. Mereka memiliki Kerajaan Surga sebagai pemberian yang telah dijanjikan Allah kepada orang-orang yang mengasihi Dia.


Saudara telah dilahirkan kembali sebagai orang baru, kali ini tidak diperanakkan oleh benih manusia fana, tetapi oleh firman Allah yang hidup dan tinggal selamanya.


Sahabat-sahabat yang saya kasihi, sekarang ini kita sudah menjadi anak-anak Allah. Kita tidak dapat membayangkan bagaimana keadaan kita kelak. Tetapi kita tahu bahwa apabila Ia datang, kita akan menjadi seperti Dia, karena kita telah melihat Dia dalam keadaan yang sebenarnya.


Lalu saya melihat seorang malaikat lain terbang melintasi langit, sambil membawa Berita Kesukaan yang kekal untuk disampaikan kepada orang-orang di bumi, kepada semua negara, suku, bahasa, dan bangsa.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan