Markus 2:2 - Firman Allah Yang Hidup2 Rumah tempat Ia menginap penuh sesak dengan para pengunjung, bahkan di luar pintu pun orang berjejal-jejal. Ia mengkhotbahkan firman Allah kepada mereka. Lihat babnyaLebih banyak versiPerjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 22 Lalu datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi tempat, bahkan di depan pintu pun tidak. Sementara Ia memberitakan firman kepada mereka, Lihat babnyaAlkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini2 Lalu banyak orang datang. Mereka berkerumun di sana sampai tidak ada lagi tempat. Di pintu pun penuh sesak dengan orang. Lalu Yesus menyampaikan berita dari Allah kepada mereka. Lihat babnyaAlkitab Terjemahan Baru2 Maka datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi tempat, bahkan di muka pintu pun tidak. Sementara Ia memberitakan firman kepada mereka, Lihat babnyaTerjemahan Sederhana Indonesia2 Maka segera saja banyak orang datang berkumpul untuk mendengarkan Dia mengajar tentang Firman TUHAN. Rumah itu menjadi penuh karena banyaknya orang, bahkan di depan pintu pun tidak ada lagi tempat untuk berdiri. Lihat babnyaPerjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca2 Banyak orang berkumpul di sana untuk mendengar-Nya. Rumah itu menjadi penuh dan tidak ada tempat lagi, meskipun di depan pintu. Ketika Yesus sedang mengajar, Lihat babnyaAlkitab Gratis untuk Semua2 Begitu banyak orang datang dan berkumpul di dalam rumah untuk mendengar Yesus mengajar tentang Kabar Baik, sehingga penuh sesak, bahkan di depan pintu juga tidak ada tempat untuk berdiri. Lihat babnya |
Tetapi sambil berjalan ia berseru-seru memberitakan kesembuhannya. Akibatnya, orang selalu mengerumuni Yesus, sehingga Ia tidak lagi dapat memasuki kota mana pun dengan terang-terangan, melainkan harus tinggal di daerah tandus yang tidak berpenduduk. Dan dari mana-mana orang datang menemui Dia di sana.
Sementara itu orang makin banyak saja, sehingga mereka berdesak-desakan dalam jumlah ribuan. Yesus berpaling kepada murid-murid-Nya dan memperingatkan mereka, “Berhati-hatilah terhadap ragi orang Farisi. Maksud-Ku kemunafikan mereka! Ini menyebar seperti ragi dan akhirnya semua adonan sudah mengembang.