Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Lukas 9:45 - Firman Allah Yang Hidup

45 Tetapi mereka tidak mengerti apa yang dimaksudkan-Nya, karena pikiran mereka tertutup dan mereka tidak berani bertanya.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

45 Mereka tidak mengerti perkataan itu, sebab artinya tersembunyi bagi mereka, sehingga mereka tidak dapat memahaminya. Namun, mereka segan menanyakan arti perkataan itu kepada-Nya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

45 Tetapi pengikut-pengikut Yesus itu tidak mengerti perkataan-Nya itu. Hal itu dirahasiakan kepada mereka supaya mereka tidak mengerti. Tetapi mereka takut menanyakan hal itu kepada-Nya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

45 Mereka tidak mengerti perkataan itu, sebab artinya tersembunyi bagi mereka, sehingga mereka tidak dapat memahaminya. Dan mereka tidak berani menanyakan arti perkataan itu kepada-Nya.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

45 Tetapi murid-murid-Nya tidak mengerti maksud perkataan itu. Memang Allah merahasiakannya dari mereka sehingga mereka tidak dapat mengerti. Tetapi mereka juga takut menanyakan kepada Yesus apa arti perkataan-Nya itu.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

45 Tetapi mereka tidak mengerti apa yang dimaksudkan-Nya. Arti perkataan itu disembunyikan dari mereka sehingga mereka tidak dapat mengerti. Namun, mereka takut menanyakan Yesus apa artinya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

45 Tetapi ketika itu murid-murid-Nya tidak memahami perkataan-Nya dan mereka terlalu takut untuk bertanya kepada-Nya apa arti perkataan-Nya itu.

Lihat babnya Menyalin




Lukas 9:45
15 Referensi Silang  

Tetapi Petrus menarik Dia ke samping dan menegur-Nya, katanya, “Kiranya Allah akan mencegah hal yang demikian itu menimpa Guru!”


Pada suatu hari, ketika mereka sedang berada di Galilea, Yesus berkata kepada mereka, “Aku, Anak Manusia, akan dikhianati dan diserahkan ke dalam tangan orang-orang yang akan membunuh Aku, tetapi tiga hari kemudian Aku akan dihidupkan kembali.” Hati para murid dipenuhi dengan rasa sedih.


Itulah sebabnya peristiwa itu mereka rahasiakan, tetapi mereka sering mempercakapkannya dan bertanya-tanya apa yang dimaksudkan Yesus dengan “bangkit dari antara orang mati”.


Mereka tidak mengerti apa yang dimaksudkan-Nya, tetapi mereka tidak berani bertanya.


Tetapi murid-murid-Nya sama sekali tidak mengerti apa yang dikatakan-Nya, dan perkataan-Nya itu tersembunyi bagi mereka.


Tetapi mereka tidak mengerti maksud kata-kata-Nya.


Lalu timbullah perselisihan di antara mereka mengenai siapa yang terbesar di dalam Kerajaan yang akan datang.


(Pada waktu itu murid-murid-Nya tidak menyadari bahwa ini adalah penggenapan nubuat; tetapi setelah Yesus kembali kepada kemuliaan-Nya di surga, barulah mereka menyadari betapa banyak nubuat Kitab Suci yang telah digenapi di depan mata mereka.)


“Mati?” tanya orang banyak itu. “Bukankah Mesias akan hidup untuk selama-lamanya dan tidak akan mati? Apa sebabnya Engkau mengatakan bahwa Ia akan mati? Mesias mana yang sedang Kaubicarakan?”


“Tidak, kami tidak tahu,” kata Tomas. “Kami tidak tahu ke mana Guru akan pergi, bagaimana kami tahu jalannya?”


“Siapakah yang membawakan Dia makanan?” murid-murid itu saling bertanya.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan