Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Lukas 9:41 - Firman Allah Yang Hidup

41 “Hai kalian, orang-orang yang tidak beriman dan keras kepala,” kata Yesus kepada murid-murid-Nya, “Berapa lama lagi Aku harus bersama kalian dan bersabar terhadap kalian? Bawalah anak itu kemari!”

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

41 Lalu kata Yesus, "Hai kamu orang-orang yang tidak percaya dan yang sesat, sampai kapan Aku harus tinggal di antara kamu dan sabar terhadap kamu? Bawa anakmu itu kemari!"

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

41 Yesus menjawab, “Bukan main kalian ini! Kalian sungguh orang-orang yang menyeleweng dan tidak percaya! Sampai kapan Aku harus tinggal bersama kalian dan bersabar terhadap kalian? Bawa anakmu itu ke mari!”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

41 Maka kata Yesus: ”Hai kamu angkatan yang tidak percaya dan yang sesat, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu dan sabar terhadap kamu? Bawa anakmu itu kemari!”

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

41 Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Bukan main! Kalian ini sesat dan tidak percaya kepada Allah! Sampai kapan Aku harus bersabar terhadap kalian! Bukankah sudah cukup lama Aku tinggal bersama kalian! Bawalah anakmu kemari.”

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

41 Yesus menjawab, “Kalian orang masa kini sungguh tidak beriman. Hidupmu semuanya tidak benar. Berapa lama lagi Aku harus tinggal bersama kalian dan bersabar dengan kalian?” Lalu Yesus bilang kepada orang itu, “Bawalah anakmu ke mari!”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

41 “Sungguh kalian orang yang tidak punya rasa percaya dan jahat! Berapa lama lagi Aku harus bersama dengan kalian, dan bersabar dengan kalian?!” kata Yesus. “Bawa anakmu ke sini.”

Lihat babnya Menyalin




Lukas 9:41
31 Referensi Silang  

Datanglah kepada-Ku, hai sekalian yang lelah dan berbeban berat, maka Aku akan memberi kalian kelepasan.


Tetapi Yesus menjawab, “Kalian bangsa yang jahat dan tidak beriman! Kalian meminta bukti lebih banyak, tetapi kalian tidak akan diberi bukti lain, kecuali mukjizat yang telah terjadi kepada Nabi Yunus! Karena seperti Yunus berada di dalam ikan besar selama tiga hari tiga malam, demikian juga Aku, Anak Manusia, akan berada di dalam tanah selama tiga hari tiga malam.


Bangsa yang jahat dan tidak percaya ini meminta bukti lebih banyak, tetapi tidak akan diberi bukti lain, kecuali mukjizat yang telah terjadi kepada Nabi Yunus.” Kemudian Yesus pergi meninggalkan mereka.


Yesus menjawab, “Hai kalian, orang-orang yang tidak beriman dan keras kepala! Berapa lama lagi Aku harus bersabar terhadap kalian? Bawalah anak itu kemari!”


Sesungguhnyalah, segala hukuman yang sudah terkumpul selama berabad-abad itu akan ditanggungkan ke atas angkatan ini.


Namun, ketika melihat banyak orang Farisi dan Saduki datang untuk dibaptiskan, Yohanes menegur mereka secara terus terang. “Hai kalian keturunan ular!” katanya. “Siapa yang mengatakan bahwa kalian dapat terlepas dari murka Allah yang akan datang?


Tetapi, ketika Yesus melihat apa yang terjadi, Ia merasa tidak senang terhadap sikap murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka, “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku. Jangan melarang mereka! Karena orang-orang yang sama seperti merekalah yang memiliki Kerajaan Allah.


Ketika Yesus mendengar teriakan orang buta itu, Ia berhenti lalu berkata, “Suruhlah dia kemari.” Mereka memanggil orang itu. “Mujur benar engkau ini,” kata mereka, “ayo, Ia memanggil engkau!”


Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, “Ah, kalian orang-orang yang tidak beriman! Berapa lama lagi Aku harus bersabar terhadap kalian? Berapa lama lagi Aku harus bersabar terhadap kalian? Bawalah anak itu kemari!”


Kemudian Ia bertanya kepada mereka, “Di manakah iman kalian?” Mereka dipenuhi rasa gentar serta takut akan Dia dan bertanya-tanya satu sama lain, “Siapakah sebenarnya Orang ini, sehingga angin dan gelombang pun taat kepada-Nya?”


Saya mohon kepada murid-murid-Mu agar mengusir setan itu, tetapi mereka tidak sanggup.”


Pada waktu anak itu menghampiri Dia, setan menghempaskannya ke tanah dan membuat dia kejang. Tetapi Yesus memerintahkan setan itu agar keluar. Ia menyembuhkan anak itu, lalu menyerahkan dia kepada ayahnya.


Yesus menjawab, “Filipus, belum tahu jugakah engkau siapa Aku ini, walaupun sudah sekian lamanya Aku bersama-sama dengan engkau? Seseorang yang telah melihat Aku, telah melihat Bapa! Sebab itu, mengapa engkau minta melihat Dia?


Kemudian Ia berkata kepada Tomas, “Tusukkan jarimu ke dalam tangan-Ku! Masukkan tanganmu ke dalam lubang, pada lambung-Ku! Janganlah engkau tidak percaya lagi. Percayalah!”


Ia memelihara mereka pada waktu mereka mengembara di padang gurun empat puluh tahun lamanya.


Kemudian dengan panjang lebar Petrus menyampaikan khotbah mengenai Yesus dan mendorong semua yang mendengarkannya supaya melepaskan diri dari kejahatan bangsa mereka.


Apakah Saudara tidak menyadari kesabaran-Nya terhadap Saudara? Atau tidakkah Saudara peduli? Tidakkah Saudara menyadari bahwa selama ini Ia menangguhkan hukuman-Nya, supaya Saudara dapat berpaling dari dosa? Maksud kebaikan-Nya ialah untuk membawa Saudara kepada pertobatan.


Mengapa mereka tidak dapat masuk? Sebab mereka tidak beriman kepada-Nya.


Marilah kita sungguh-sungguh berusaha memasuki tempat perhentian itu, dan berhati-hati jangan sampai kita melawan Allah seperti yang dilakukan bangsa Israel, sehingga mereka tidak dapat masuk.


Karena berita yang baik ini—bahwa Allah telah menyiapkan tempat perhentian ini—telah disampaikan kepada kita sama seperti kepada orang-orang yang hidup pada zaman Musa. Tetapi berita itu tidak ada faedahnya bagi mereka, sebab mereka tidak percaya. Mereka tidak menerima berita itu dengan iman.


Ia dapat menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang datang kepada Allah melalui Dia. Karena Ia hidup untuk selama-lamanya, Ia senantiasa hadir di sana untuk mengingatkan Allah bahwa Ia telah menghapuskan dosa mereka dengan darah-Nya.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan