Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Lukas 7:16 - Firman Allah Yang Hidup

16 Orang banyak diliputi ketakutan. Mereka memuji Allah sambil berkata, “Seorang nabi yang besar telah muncul di antara kita,” dan “Allah telah melawat umat-Nya.”

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

16 Semua orang itu ketakutan dan mereka memuliakan Allah, sambil berkata, "Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita," dan "Allah telah datang untuk menyelamatkan umat-Nya."

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

16 Semua orang takut dan mulai memuji Allah. Mereka berkata, “Seorang nabi yang besar sudah muncul di tengah-tengah kita! Allah sudah datang untuk menyelamatkan umat-Nya!”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

16 Semua orang itu ketakutan dan mereka memuliakan Allah, sambil berkata: ”Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita,” dan ”Allah telah melawat umat-Nya.”

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

16 Semua orang yang ada di situ ketakutan serta memuji-muji Allah. Ada yang berkata, “Ternyata Yesus ini adalah nabi agung yang sudah diutus Allah ke tengah-tengah kita!” Dan yang lain berkata, “Allah sudah mulai menolong kita umat-Nya, seperti pada zaman dulu!”

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

16 Semua orang diliputi ketakutan. Mereka mulai memuji Allah dan berkata, “Seorang Nabi besar ada di sini dengan kita!” dan “Allah sudah datang menolong umat-Nya.”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

16 Semua orang merasa kagum melihat kejadian itu dan memuji Allah serta berkata, “Seorang nabi besar sudah diutus ke tengah-tengah kita!” dan “Allah sudah datang di antara kita.”

Lihat babnya Menyalin




Lukas 7:16
31 Referensi Silang  

Sungguh suatu pemandangan yang menakjubkan! Orang yang belum pernah mengucapkan satu kata pun sekarang dapat berbicara dengan penuh semangat; yang tidak berlengan atau tidak berkaki mendapat lengan dan kaki yang baru; yang timpang dapat berjalan dan melompat-lompat kian kemari; dan yang tadinya buta dapat memandang keadaan sekelilingnya! Orang banyak menjadi heran dan memuji Allah orang Israel.


Dan orang banyak itu menjawab, “Itulah Yesus, Nabi dari Nazaret di Galilea.”


Wanita-wanita itu lari meninggalkan kubur dengan sangat ketakutan, tetapi juga dengan sukacita. Mereka bergegas mencari para murid untuk menyampaikan pesan malaikat itu.


Ketika menyaksikan hal itu, orang banyak diliputi rasa takut dan gentar. Betapa mereka memuji-muji Allah yang telah memberikan kuasa seperti itu kepada manusia!


Para tetangga terheran-heran dan berita tentang kejadian itu tersiar ke seluruh Pegunungan Yudea.


“Terpujilah Tuhan, Allah Israel, karena Ia telah melawat umat-Nya dan telah menebus mereka.


lalu menghancurkan engkau bersama dengan pendudukmu. Musuhmu tidak akan meninggalkan satu batu pun tersusun di atas yang lain, sebab engkau telah menolak kesempatan yang diberikan Allah kepadamu.”


Kemudian gembala-gembala itu kembali kepada domba-domba mereka di padang. Mereka memuji-muji Allah, karena telah mendapat kunjungan para malaikat dan telah melihat Anak itu, seperti yang telah diberitahukan malaikat kepada mereka.


“Peristiwa apa?” tanya Yesus. “Peristiwa yang telah terjadi atas Yesus, Orang Nazaret,” kata mereka, “Ia seorang Nabi yang telah melakukan mukjizat-mukjizat luar biasa dan seorang Guru yang besar, yang sangat dihargai oleh Allah dan manusia.


Semua orang merasa gentar dan takut. Mereka memuji-muji Allah dan berkali-kali mengatakan, “Kami telah melihat hal-hal yang ajaib hari ini.”


Ketika Simon menyadari apa yang telah terjadi, ia berlutut di hadapan Yesus dan berkata, “Ya, Tuhan, tinggalkanlah kami. Saya orang yang penuh dosa dan tidak layak Tuhan dekati.”


Anak itu bangun, lalu duduk dan mulai berbicara kepada orang-orang di sekelilingnya! Yesus menyerahkan anak itu kepada ibunya.


Ketika orang Farisi yang mengundang Yesus melihat peristiwa itu serta mengenali wanita itu, ia berkata dalam hatinya, “Ini membuktikan bahwa Yesus bukan nabi, sebab kalau Ia benar-benar utusan Allah, tentu Ia tahu wanita macam apa orang ini!”


Dan semua orang memohon kepada Yesus agar Ia pergi meninggalkan mereka (karena mereka diliputi rasa takut). Yesus naik ke dalam perahu, lalu kembali ke seberang danau.


“Yohanes Pembaptis,” kata mereka, “atau mungkin Elia atau salah seorang nabi zaman dahulu yang telah hidup lagi.”


“Kalau begitu, siapakah engkau?” tanya mereka. “Apakah engkau Elia?” “Bukan,” jawabnya. “Apakah engkau Nabi itu?” “Bukan.”


Wanita itu berkata, “Pasti Tuan seorang nabi.


Ketika orang-orang menyadari betapa besarnya mukjizat yang telah terjadi, mereka berkata, “Pasti Dialah Nabi yang kita nanti-nantikan!”


Kemudian orang-orang Farisi berpaling kepada orang yang tadinya buta itu dan bertanya, “Menurut pendapatmu siapakah orang yang telah membuat matamu dapat melihat lagi?” “Saya kira, Ia pasti seorang nabi yang diutus oleh Allah,” jawab orang itu.


Segera setelah Ananias mendengar kata-kata itu, ia jatuh ke lantai dan mati. Semua orang sangat ketakutan.


“Musa sendiri berkata kepada bangsa Israel, ‘Dari antara saudara-saudaramu Allah akan membangkitkan seorang Nabi seperti aku.’


Dan mereka memuliakan Allah karena saya.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan