Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Lukas 6:6 - Firman Allah Yang Hidup

6 Pada hari Sabat yang lain Yesus sedang mengajar di rumah ibadat. Di situ ada seorang laki-laki yang cacat tangan kanannya.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

6 Pada suatu hari Sabat lain, Yesus masuk ke rumah ibadat, lalu mengajar. Di situ ada seorang yang mati tangan kanannya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

6 Pada suatu hari Sabat yang lain, Yesus pergi mengajar di rumah ibadat. Di situ ada orang yang tangannya lumpuh sebelah.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

6 Pada suatu hari Sabat lain, Yesus masuk ke rumah ibadat, lalu mengajar. Di situ ada seorang yang mati tangan kanannya.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

6 Pada hari Sabat lain, Yesus pergi mengajar di rumah pertemuan orang Yahudi. Di situ ada seorang laki-laki yang tangan kanannya lumpuh,

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

6 Pada hari Sabat lainnya, Yesus pergi ke rumah ibadah dan mengajar. Di sana, ada seorang yang tangan kanannya lumpuh.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

6 Pada hari sabat yang lain, Yesus masuk ke sebuah rumah ibadah untuk mengajar. Di sana hadir seorang laki-laki yang lumpuh tangan tangannya.

Lihat babnya Menyalin




Lukas 6:6
14 Referensi Silang  

Yesus pergi ke seluruh Galilea mengajar di rumah-rumah ibadat orang Yahudi dan mengabarkan Berita Kesukaan mengenai Kerajaan Surga. Ia menyembuhkan segala macam penyakit.


Pada suatu hari Sabat, ketika Yesus sedang mengajar di rumah ibadat,


Yesus berkata kepada orang-orang Farisi dan para guru agama yang ada di situ, “Menurut Hukum, apakah kita boleh menyembuhkan orang pada hari Sabat atau tidak?”


Ketika Ia datang ke Nazaret, tempat Ia dibesarkan, Ia pergi ke rumah ibadat pada hari Sabat sebagaimana biasa. Ia berdiri membacakan Kitab Suci.


Kemudian Ia pergi ke Kapernaum, sebuah kota di Galilea. Di situ setiap hari Sabat Ia berkhotbah di rumah ibadat.


Pada suatu hari Sabat, ketika Yesus sedang berjalan melintasi ladang dengan murid-murid-Nya, mereka memetik bulir-bulir gandum, menggisarnya dengan tangan, lalu memakannya.


Lalu Yesus menambahkan, “Sedangkan Aku, Anak Manusia, adalah Tuhan, bahkan atas hari Sabat.”


Banyak orang sakit—yang buta, yang timpang, dan yang lumpuh—berbaring di serambi-serambi itu menantikan air kolam bergoncang,


Beberapa dari mereka berkata, “Kalau begitu, orang yang bernama Yesus itu bukan dari Allah, sebab Ia bekerja pada hari Sabat.” Yang lain berkata, “Tetapi bagaimana orang berdosa dapat membuat mukjizat semacam itu?” Maka timbullah perbedaan pendapat di antara mereka.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan