Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Lukas 6:44 - Firman Allah Yang Hidup

44 Pohon dikenal dari buah yang dihasilkannya. Buah ara tidak akan tumbuh pada pokok duri, atau buah anggur pada semak duri.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

44 Sebab setiap pohon dikenal dari buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

44 Setiap pohon dikenal dari buahnya. Belukar berduri tidak menghasilkan buah ara, dan semak berduri tidak menghasilkan buah anggur.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

44 Sebab setiap pohon dikenal pada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

44 Karena setiap pohon dikenal dari buahnya. Semak berduri tidak mungkin menghasilkan buah ara, dan tumbuhan berduri lainnya tidak mungkin menghasilkan buah anggur.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

44 Setiap pohon dikenal dari buah yang dihasilkan. Kamu tidak akan menemukan buah ara dari semak berduri. Dan dari semak berduri kamu tidak dapat memetik buah anggur!

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

44 Kalian akan mengenali sebuah pohon dari buah yang dihasilkannya. Kalian tidak bisa memetik buah ara dari semak berduri, ataupun buah anggur dari semak belukar.

Lihat babnya Menyalin




Lukas 6:44
7 Referensi Silang  

“Pohon dapat dikenal dari buahnya. Pohon yang berasal dari jenis yang terpilih akan menghasilkan buah yang baik.


Mereka dapat dikenali dari kelakuan mereka, sama seperti sebatang pohon dapat dikenali dari buah yang dihasilkannya. Kalian tidak akan keliru membedakan pohon anggur atau pohon ara dari semak duri.


Memang cara mengenali pohon atau orang ialah dari buah yang dihasilkannya.


Dapatkah Saudara memetik buah zaitun dari pohon ara, atau buah ara dari pohon anggur? Demikian juga Saudara tidak dapat mengambil air tawar dari kolam yang berair asin.


Apabila orang-orang ini turut serta dengan Saudara pada perjamuan kasih di gereja, maka mereka merupakan noda di antara Saudara sekalian, karena mereka bersenang-senang dan bertingkah laku tidak senonoh, mengenyangkan perut sendiri tanpa mengingat orang lain. Mereka bagaikan awan yang berarak di atas tanah kering tanpa mendatangkan hujan, memberi banyak harapan, tetapi tidak menghasilkan apa-apa. Mereka seperti pohon buah yang pada musimnya tidak berbuah. Mereka sama sekali mati, karena sudah tercabut sampai ke akar-akarnya dan siap untuk dibakar.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan