Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Lukas 4:39 - Firman Allah Yang Hidup

39 Yesus berdiri di sisi pembaringan dan membentak demam itu. Seketika itu juga suhu tubuh wanita itu kembali normal, lalu ia bangkit dan menyiapkan makanan untuk mereka.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

39 Lalu Ia berdiri di sisi perempuan itu dan mengusir demam itu, maka penyakit itu pun meninggalkan dia. Perempuan itu segera bangun dan melayani mereka.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

39 Yesus pergi ke tempat tidur ibu itu, lalu mengusir demam itu. Demam itu hilang, dan ibu mertua Simon langsung bangun dan melayani mereka.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

39 Maka Ia berdiri di sisi perempuan itu, lalu menghardik demam itu, dan penyakit itu pun meninggalkan dia. Perempuan itu segera bangun dan melayani mereka.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

39 Lalu Yesus berdiri di samping ibu itu dan berkata dengan tegas, “Sembuhlah!” Saat itu juga demamnya langsung hilang, kemudian dia bangun dan melayani mereka.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

39 Yesus berdiri dekat ibu mertua Simon dan mengusir demam keluar darinya. Demam itu pun hilang, dan ibu itu bangun dan mulai melayani mereka.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

39 Yesus datang dan berdiri di atasnya, memerintahkan agar sakit itu meninggalkan perempuan itu — dan sakit itu pergi. Dengan segera perempuan itu bangun dan menyiapkan makanan untuk mereka.

Lihat babnya Menyalin




Lukas 4:39
7 Referensi Silang  

Setelah meninggalkan rumah ibadat, Ia pergi dengan murid-murid-Nya ke rumah Simon dan Andreas. Ibu mertua Simon sedang terbaring karena demam. Dengan segera Yesus diberi tahu tentang keadaannya.


Yesus membentak dia. “Diam!” kata-Nya. “Keluarlah engkau dari orang itu!” Dengan disaksikan oleh orang banyak, setan itu membanting orang itu ke lantai, lalu pergi tanpa menyakiti dia.


Ada beberapa orang yang dirasuk setan, tetapi atas perintah-Nya setan-setan itu pun keluar. Mereka berseru, “Engkau Anak Allah!” Tetapi Yesus melarang setan-setan itu berkata-kata, karena mereka mengetahui bahwa Ia adalah Kristus.


Murid-murid datang kepada Yesus dan membangunkan Dia. “Guru, Guru, kita hampir tenggelam!” seru mereka. Yesus bangun, lalu berkata kepada badai itu, “Teduhlah!” Angin dan gelombang pun reda dan keadaan menjadi tenang kembali.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan