Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Lukas 3:11 - Firman Allah Yang Hidup

11 “Bila kalian mempunyai dua helai baju, berikan sehelai kepada orang yang miskin,” jawabnya. “Bila kalian mempunyai makanan lebih, berikan kepada orang yang lapar.”

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

11 Jawabnya kepada mereka, "Siapa saja yang mempunyai dua helai baju, hendaklah ia membaginya dengan yang tidak punya, dan siapa saja yang mempunyai makanan, hendaklah ia berbuat juga demikian."

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

11 Yohanes menjawab, “Orang yang mempunyai dua helai baju, harus memberikan sehelai kepada yang tidak punya; dan orang yang mempunyai makanan, harus membagikannya.”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

11 Jawabnya: ”Barangsiapa mempunyai dua helai baju, hendaklah ia membaginya dengan yang tidak punya, dan barangsiapa mempunyai makanan, hendaklah ia berbuat juga demikian.”

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

11 Jawab Yohanes, “Kalau kamu mempunyai dua baju, berikanlah satu kepada orang yang tidak punya. Kalau kamu mempunyai makanan, bagikanlah kepada orang yang lapar.”

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

11 Jawabnya kepada mereka, “Jika kamu punya dua baju, bagilah dengan orang yang tidak punya. Kalau kamu punya makanan, bagilah itu juga.”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

11 “Jika kalian punya dua jubah, maka bagilah dengan mereka yang tidak punya. Jika kalian punya makanan, maka berbagilah kepada mereka yang tidak punya,” katanya kepada mereka.

Lihat babnya Menyalin




Lukas 3:11
22 Referensi Silang  

“Maka Aku, Raja itu, akan berkata kepada mereka, ‘Ketika kalian melakukan hal itu kepada salah seorang saudara-Ku yang paling hina ini, maka sebenarnya kalian melakukannya kepada-Ku.’


Kebersihan hati dinyatakan oleh kemurahan hati.


“Masih ada satu hal yang kurang,” kata Yesus. “Juallah semua yang kaumiliki dan sedekahkan uangnya kepada orang miskin. Maka engkau akan mendapat harta di surga. Lalu ikutlah Aku.”


Sementara itu Zakheus berdiri di hadapan Yesus dan berkata, “Tuhan, mulai sekarang saya akan memberikan setengah dari kekayaan saya kepada fakir miskin, dan kalau ternyata saya telah memungut cukai lebih daripada semestinya, saya akan mengembalikannya empat kali lipat.”


Ada yang mengira bahwa Yesus menyuruh Yudas membayar makanan atau memberikan uang kepada orang miskin, karena Yudas adalah bendahara mereka.


Ia saleh serta takut akan Allah, demikian juga seluruh isi rumahnya. Ia seorang dermawan dan sangat tekun berdoa.


Ia berkata kepada saya, ‘Kornelius, Allah memperhatikan segala doa serta sedekahmu.


Kornelius memandang kepadanya dengan ketakutan. “Apakah yang Tuan kehendaki?” katanya kepada malaikat itu. Malaikat itu menjawab, “Allah memperhatikan segala doa serta sedekahmu.


Jikalau seseorang suka mencuri, ia harus menghentikan perbuatannya itu dan mulai menggunakan tangannya untuk melakukan pekerjaan yang halal, sehingga ia dapat memberi kepada orang yang berkekurangan.


Katakanlah kepada yang kaya supaya mereka jangan sombong dan jangan menggantungkan diri kepada uang yang akan segera lenyap, melainkan kebanggaan dan kepercayaan mereka hendaknya di dalam Allah yang hidup, yang dengan limpahnya selalu memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati.


Beritahukan supaya mereka mempergunakan uang mereka demi tujuan baik. Mereka wajib menjadi kaya dalam perbuatan-perbuatan baik dan dengan senang hati memberi kepada orang yang berkekurangan, selalu bersedia membagikan kepada orang lain apa yang diberikan Allah kepada mereka.


Sebab Allah bukan tidak adil. Tidak mungkin Ia melupakan kerja keras yang telah Saudara lakukan bagi-Nya, atau kasih Saudara kepada-Nya, baik dahulu maupun sekarang, yang Saudara nyatakan dengan memberikan pertolongan kepada anak-anak-Nya.


Orang Kristen yang dalam pandangan Allah Bapa suci dan tidak bersalah ialah orang yang memedulikan yatim piatu dan para janda dan yang jiwanya tetap setia kepada Allah—tidak dicemarkan atau dikotorkan karena hubungannya dengan dunia ini.


Saudara sekalian yang saya kasihi, apa gunanya mengatakan bahwa Saudara beriman dan bahwa Saudara orang Kristen, kalau Saudara tidak membuktikannya dengan tindakan Saudara? Apakah iman serupa itu akan menyelamatkan Saudara?


Jikalau seseorang menyebut dirinya Kristen dan serba cukup hidupnya, melihat sesamanya dalam kekurangan, tetapi ia tidak mau membantunya—bagaimana mungkin kasih Allah ada di dalam dia?


Jikalau seseorang berkata, “Saya mengasihi Allah,” tetapi ia tetap membenci saudaranya, ia pendusta; sebab, jikalau ia tidak mengasihi saudaranya yang ada di hadapannya, bagaimana ia dapat mengasihi Allah yang belum pernah dilihatnya?


Ikuti kami:

Iklan


Iklan