Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Lukas 24:26 - Firman Allah Yang Hidup

26 Bukankah oleh para nabi sudah dinubuatkan dengan jelas, bahwa Mesias akan mengalami segala penderitaan itu sebelum memasuki kemuliaan-Nya?”

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

26 Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?"

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

26 Bukankah Raja Penyelamat harus mengalami dahulu penderitaan itu, baru mencapai kemuliaan-Nya?”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

26 Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?”

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

26 Seharusnya kamu tahu bahwa sebelum Kristus masuk ke dalam kemuliaan-Nya, Dia sudah ditetapkan untuk menderita lebih dulu.”

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

26 Mereka menyatakan bahwa Mesias harus mengalami semua penderitaan sebelum masa kemuliaan-Nya.”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

26 Bukankah Mesias harus menderita sebelum Dia bisa masuk ke dalam kemuliaan-Nya?”

Lihat babnya Menyalin




Lukas 24:26
18 Referensi Silang  

Kemudian Ia berkata, “Ingatkah kalian akan apa yang Kukatakan ketika Aku masih bersama-sama dengan kalian? Segala tulisan mengenai Aku yang tercantum dalam Kitab Musa dan kitab para nabi dan dalam Kitab Mazmur harus digenapi.”


Setelah itu Ia berkata lagi, “Ada tertulis bahwa Mesias harus menderita dan mati, lalu bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga;


Setelah Ia bangkit dari antara orang mati, barulah murid-murid-Nya teringat akan kata-kata ini dan mereka sadar, bahwa apa yang telah dikutip-Nya dari Kitab Suci, benar-benar mengenai diri-Nya dan telah digenapi.


karena sampai saat itu kami tidak sadar bahwa Alkitab mengatakan Ia akan hidup kembali.


Ia menerangkan nubuat-nubuat tentang penderitaan Mesias, dan tentang kebangkitan-Nya yang membuktikan bahwa Yesus adalah Mesias.


Arahkanlah pandangan Saudara kepada Yesus, cikal bakal iman yang mendahului kita ke tujuan. Ia telah rela mengalami kematian yang hina di kayu salib, karena Ia tahu bahwa kelak akan ada sukacita bagi-Nya; dan sekarang Ia duduk di tempat kemuliaan di sebelah kanan takhta Allah.


Ketika Roh Kristus di dalam mereka menyuruh mereka menulis tentang peristiwa-peristiwa yang akan terjadi atas Kristus, yaitu penderitaan-Nya yang kemudian disusul oleh kemuliaan-Nya, mereka tidak mengerti dan bertanya-tanya dalam hati kapan dan atas siapa gerangan semua itu akan terjadi.


Segala kemuliaan bagi Allah—Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus—karena kemurahan-Nya yang tidak terbatas telah memberi kita kesempatan untuk dilahirkan kembali, sehingga sekarang kita menjadi anggota keluarga Allah. Sekarang kita hidup dalam pengharapan akan hidup kekal, karena Kristus telah bangkit dari antara orang mati.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan