Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Lukas 16:24 - Firman Allah Yang Hidup

24 “ ‘Bapa Abraham,’ serunya, ‘kasihanilah saya! Suruhlah Lazarus mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidah saya, karena saya sangat menderita dalam nyala api ini!’

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

24 Lalu ia berseru, Bapak Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

24 ‘Bapak Abraham!’ seru orang kaya itu. ‘Kasihanilah saya. Suruhlah Lazarus mencelupkan jarinya ke dalam air lalu datang membasahi lidah saya. Saya sengsara sekali di dalam api ini!’

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

24 Lalu ia berseru, katanya: Bapa Abraham, kasihanilah aku. Suruhlah Lazarus, supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyejukkan lidahku, sebab aku sangat kesakitan dalam nyala api ini.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

24 Kemudian orang kaya itu berteriak, katanya, ‘Bapak Abraham, kasihanilah saya! Saya sangat tersiksa di dalam api ini! Tolong suruhlah Lazarus memberikan air untuk menyegarkan lidah saya, walau hanya setetes saja.’

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

24 Ia berseru, ‘Bapa Abraham, kasihanilah aku! Kirimlah Lazarus supaya ia mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan menyegarkan lidahku. Aku sangat menderita dalam api ini!’

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

24 ‘Bapa Abaraham,’ serunya, ‘Berbelas kasihanlah kepadaku dan kirimkanlah Lazarus untuk mencelupkan ujung jarinya ke dalam air dan memberiku minum untuk mendinginkan lidahku, sebab aku terbakar kesakitan.’

Lihat babnya Menyalin




Lukas 16:24
29 Referensi Silang  

Kemudian Aku akan berpaling kepada mereka yang di sebelah kiri-Ku serta berkata, ‘Enyahlah kalian, hai orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang sudah disediakan untuk setan dan roh-roh jahat.


Jangan kira kalian dapat berkata, ‘Kami selamat, sebab kami orang Yahudi keturunan Abraham.’ Hal itu tidak ada artinya, karena Allah dapat menjadikan anak-anak Abraham dari batu-batu gurun ini!


Namun, Aku berkata bahwa setiap orang yang marah kepada orang lain pantas dihukum. Setiap orang yang menyebut orang lain ‘tolol’, pantas diseret ke pengadilan. Setiap orang yang berkata kepada orang lain ‘Dasar bodoh!’, pantas dilemparkan ke dalam api neraka.


“Orang kaya itu menyahut, ‘Tidak, Bapa Abraham, mereka tidak akan mau membacanya. Tetapi, kalau ada orang dari alam maut disuruh pergi kepada mereka, tentu mereka akan bertobat.’


Yesus berkata kepadanya, “Pada hari ini keselamatan telah datang ke dalam rumah ini. Orang ini telah membuktikan bahwa dia pun keturunan Abraham yang sejati.


Pergilah dan buktikan dahulu dengan cara hidup kalian bahwa kalian benar-benar sudah bertobat. Dan jangan kalian mulai berkata, ‘Kami selamat, sebab kami orang Yahudi keturunan Abraham.’ Hal itu sama sekali tidak berarti apa-apa. Allah dapat menjadikan anak-anak Abraham dari batu-batu gurun ini!


Yesus menjawab, “Kalau engkau tahu betapa indahnya anugerah Allah bagimu dan siapa Aku, pasti engkau akan meminta air hidup kepada-Ku.”


“Tetapi air yang Kuberikan kepada mereka,” kata-Nya, “menjadi mata air yang terus-menerus memancar di dalam mereka dan mengairi mereka dengan hidup kekal untuk selama-lamanya.”


Pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berseru kepada orang banyak, “Jika ada yang haus, datanglah kepada-Ku dan minum.


Abraham juga adalah bapa rohani orang Yahudi yang telah dikhitan. Dengan mengambil Abraham sebagai teladan, mereka mengerti bahwa bukan upacara itu yang menyelamatkan mereka, sebab Abraham menyukakan hati Allah semata-mata karena iman, sebelum ia dikhitan.


Allah akan menghakimi orang-orang yang tidak mau mengenal Dia, dan yang tidak mau menerima rencana-Nya untuk menyelamatkan mereka melalui Tuhan kita Yesus Kristus.


karena tidak akan ada belas kasihan bagi mereka yang tidak menaruh belas kasihan. Tetapi, jika Saudara berbelas kasihan, maka belas kasihan Allah terhadap Saudara akan meniadakan hukuman-Nya terhadap diri Saudara.


Dan lidah itu adalah nyala api, penuh dengan kejahatan dan meracuni seluruh tubuh. Lidah itu dinyalakan oleh api neraka, dan dapat mengubah seluruh hidup kita menjadi api yang berkobar-kobar, yang mengakibatkan bencana dan malapetaka.


Lalu binatang itu ditawan bersama-sama dengan Nabi Palsu, yang dapat membuat mukjizat-mukjizat yang luar biasa apabila binatang itu menyertainya. Mukjizat-mukjizat itu menyesatkan semua orang yang telah menerima tanda binatang dan yang menyembah patungnya. Keduanya, yaitu binatang dan Nabi Palsunya, dilemparkan hidup-hidup ke dalam Lautan Api yang menyala-nyala dengan belerang.


Setiap orang yang namanya tidak tercatat dalam Kitab Kehidupan dilemparkan ke dalam Lautan Api.


Kemudian ia menunjukkan kepada saya sebuah sungai Air Kehidupan, yang jernih seperti kristal, mengalir dari takhta Allah serta Anak Domba,


Ikuti kami:

Iklan


Iklan