Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Lukas 14:13 - Firman Allah Yang Hidup

13 Tetapi, undanglah orang-orang yang miskin, yang timpang, yang lumpuh, dan yang buta.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

13 Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

13 Jadi, apabila engkau mengadakan pesta, undanglah orang miskin, orang cacat, orang lumpuh, dan orang buta.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

13 Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

13 Tetapi ketika kamu mengadakan pesta, undanglah juga orang-orang yang miskin, cacat, lumpuh, dan buta.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

13 Sebaliknya, jika kamu mengadakan pesta, undanglah orang miskin, orang cacat dan orang buta.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

13 Sebaliknya, jika kamu mengadakan suatu jamuan makan, undanglah mereka yang miskin, yang cacat, yang lumpuh, yang buta,

Lihat babnya Menyalin




Lukas 14:13
34 Referensi Silang  

Banyak orang datang kepada-Nya membawa yang lumpuh, yang buta, yang cacat, yang bisu, dan banyak yang lain, lalu menempatkan mereka di hadapan Yesus. Ia pun menyembuhkan mereka semua.


“Maka para pelayan itu pun pergilah dan membawa masuk semua orang yang mereka jumpai, yang baik maupun yang jahat, sehingga ruang perjamuan penuh dengan tamu.


Kebersihan hati dinyatakan oleh kemurahan hati.


Kemudian Yesus berpaling kepada tuan rumah serta berkata, “Apabila engkau mengadakan perjamuan, janganlah mengundang sahabat-sahabatmu, saudara-saudaramu, kaum kerabatmu serta tetangga-tetanggamu yang kaya! Karena mereka akan membalas undanganmu.


Maka pada hari kebangkitan orang-orang saleh, Allah akan memberi pahala, karena engkau telah mengundang orang yang tidak dapat membalas undanganmu.”


“Hamba itu kembali lalu melaporkan kepada tuannya apa yang mereka katakan. Tuannya marah dan menyuruh dia agar segera pergi ke jalan-jalan dan lorong-lorong kota untuk mengundang pengemis-pengemis, orang-orang yang timpang, yang lumpuh, dan yang buta.


Petrus pun ikutlah dengan kedua orang itu dan sesampainya di sana, ia dibawa ke ruang atas tempat Tabitha terbaring. Ruangan itu penuh dengan janda-janda yang sedang menangis sambil saling memperlihatkan mantel dan pakaian lain yang dibuat Tabitha untuk mereka.


Seorang pemimpin jemaat haruslah orang yang hidupnya tidak bercela. Ia harus setia kepada istrinya, harus mampu menguasai dirinya dan bijaksana, dihormati oleh orang lain. Ia harus senang menerima tamu di rumahnya, dan ia haruslah seorang guru yang cakap.


Selain itu, dia harus mempunyai nama baik karena perbuatan-perbuatan baik yang telah dilakukannya. Misalnya: apakah ia telah membesarkan anak-anaknya dengan baik? Apakah dia telah membantu mereka yang dalam kesulitan? Singkatnya, apakah ia sudah melakukan segala macam perbuatan yang baik?


Ia harus senang menerima tamu dan menyukai segala yang baik, harus bijaksana, adil, berhati bersih, serta dapat menguasai diri.


Aku sendiri sudah memperoleh banyak sukacita dan penghiburan dari kasihmu, Saudaraku, karena kebaikanmu telah sering menyegarkan hati umat Allah.


Jangan lupa bersikap ramah terhadap orang yang tidak dikenal, sebab dengan berbuat demikian ada beberapa orang yang telah menjamu malaikat di luar pengetahuan mereka.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan