Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Kolose 3:3 - Firman Allah Yang Hidup

3 Keinginan Saudara akan hal-hal dunia seharusnya sudah padam seperti halnya orang yang sudah mati. Hidup Saudara yang sebenarnya ialah di surga bersama-sama dengan Kristus dan Allah.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

3 Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

3 Sebab kalian sudah mati, dan hidupmu tersembunyi bersama Kristus di dalam Allah.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

3 Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

3 Karena di dunia ini hidup kita tidak lagi sama seperti sebelum mengenal Yesus. Kita sudah mati terhadap cara hidup yang seperti itu. Dan walaupun kita tidak melihat-Nya, sumber hidup kita yang sejati berada di surga, sebab Yesus sebagai kepala kita berada di sana dan hidup bersatu dengan Allah.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

3 Hidupmu yang lama sudah mati, dan hidupmu yang baru bersama Kristus disimpan dengan aman untukmu oleh Allah.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

3 Kalian sudah mati, dan hidup kalian sudah aman bersama Kristus yang sudah bersatu dengan Allah.

Lihat babnya Menyalin




Kolose 3:3
32 Referensi Silang  

Dan Yesus memanjatkan doa sebagai berikut: “Ya Bapa, Tuhan langit dan bumi, terima kasih karena Engkau menyembunyikan kebenaran dari mereka yang bijak dan berpendidikan, dan menyatakannya kepada orang-orang yang percaya seperti anak-anak kecil.


Sebentar lagi Aku akan pergi meninggalkan dunia, tetapi Aku tetap beserta dengan kalian. Karena Aku akan hidup kembali, begitu juga kalian.


Karena Allah sangat mengasihi isi dunia ini, sehingga diberikan-Nya Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya, tidak akan binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.


“Tetapi air yang Kuberikan kepada mereka,” kata-Nya, “menjadi mata air yang terus-menerus memancar di dalam mereka dan mengairi mereka dengan hidup kekal untuk selama-lamanya.”


Bahkan Ia akan membangkitkan dari antara orang mati siapa saja yang dikehendaki-Nya, seperti yang dilakukan oleh Bapa.


“Dengan tegas Kukatakan, bahwa barang siapa mendengar berita-Ku dan percaya kepada Allah yang mengutus Aku, ia memperoleh hidup kekal dan tidak akan dihukum karena dosa-dosanya. Ia telah pindah dari maut kepada hidup.


Walaupun demikian, kalian tidak mau datang kepada-Ku supaya Aku dapat memberikan hidup kekal itu.


Selagi kita masih menjadi musuh-musuh-Nya, kita dikembalikan kepada Allah oleh kematian Anak-Nya. Betapa besar berkat-berkat yang disediakan-Nya bagi kita sekarang sesudah kita menjadi sahabat-Nya, dan Ia hidup di dalam kita!


Sebelumnya, dosa menguasai semua orang dan membawa mereka kepada kematian, tetapi sekarang kebaikan Allah menguasai kita dan membenarkan kita di hadapan-Nya, sehingga kita memperoleh hidup kekal melalui Yesus Kristus, Tuhan kita.


Jadi, anggaplah tabiat Saudara yang lama itu sudah mati dan tidak lagi berada di bawah pengaruh dosa. Hiduplah bagi Allah dengan perantaraan Yesus Kristus, Tuhan kita.


Tentu saja tidak! Kita mati bagi dosa, bagaimana kita bisa terus-menerus hidup dengan berbuat dosa? Sebab kuasa dosa atas kita dipatahkan pada waktu kita menjadi orang Kristen dan dibaptiskan untuk menjadi bagian dari Yesus Kristus. Kematian-Nya telah menghancurleburkan kuasa dosa dalam diri Saudara.


Roh yang memberi hidup itu, yang menjadi milik saya oleh karena Yesus Kristus, telah membebaskan saya dari hukum dosa dan maut yang sangat mengerikan.


Dalam Kitab Suci tertulis, “Manusia pertama—yaitu Adam—menjadi makhluk yang hidup,” tetapi Adam yang terakhir—yaitu, Kristus—adalah Roh yang menghidupkan.


Tetapi orang yang bukan Kristen tidak dapat memahami dan menerima pikiran Allah, yang diajarkan oleh Roh Kudus kepada kita. Baginya pikiran itu kedengaran bodoh, sebab hanya orang yang memiliki Roh Kudus dapat memahami apa yang dimaksudkan oleh Roh Kudus. Orang lain tidak dapat memahaminya.


Kami tahu bahwa hal-hal ini benar, bukan karena melihat, melainkan karena percaya.


Yang hidup bukan lagi saya, melainkan Kristus yang hidup di dalam saya. Sedangkan hidup yang sekarang saya miliki dalam tubuh saya ini adalah hasil iman saya kepada Anak Allah, yang mengasihi saya dan memberikan diri-Nya sendiri bagi saya.


Saya juga dipilih untuk menerangkan kepada setiap orang bahwa Allah adalah juga Juru Selamat orang bukan Yahudi, seperti yang dari dahulu sudah direncanakan secara rahasia oleh Dia yang menciptakan segala sesuatu.


Bila Saudara melakukan hal-hal ini, Saudara akan mengalami damai Allah yang jauh melebihi pengertian akal manusia. Damai-Nya akan menjadikan pikiran dan hati Saudara tenang dan tenteram, sementara Saudara memercayakan diri kepada Kristus Yesus.


Saudara berharap akan kebahagiaan surgawi sejak Injil pertama kali diberitakan kepada Saudara.


Saudara sudah mati bersama Kristus dan telah dibebaskan dari penguasa rohani dunia ini. Jadi, mengapa Saudara terus mengikuti peraturan dunia, seperti


Di dalam Dia tersimpan segala kebijaksanaan dan pengetahuan yang belum tergali.


Dan bilamana Kristus, yaitu hidup kita yang sesungguhnya, datang lagi, maka Saudara akan bersinar bersama dengan Dia serta mengambil bagian dalam segala kemuliaan-Nya.


Ia dapat menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang datang kepada Allah melalui Dia. Karena Ia hidup untuk selama-lamanya, Ia senantiasa hadir di sana untuk mengingatkan Allah bahwa Ia telah menghapuskan dosa mereka dengan darah-Nya.


Utamakanlah kecantikan batin, yang mencerminkan kelembutan dan ketenangan jiwa yang sangat berharga bagi Allah.


Jadi, sisa hidup Saudara tidak akan Saudara pakai untuk mengejar keinginan-keinginan yang jahat, melainkan Saudara akan berhasrat melakukan kehendak Allah.


Sahabat-sahabat yang saya kasihi, sekarang ini kita sudah menjadi anak-anak Allah. Kita tidak dapat membayangkan bagaimana keadaan kita kelak. Tetapi kita tahu bahwa apabila Ia datang, kita akan menjadi seperti Dia, karena kita telah melihat Dia dalam keadaan yang sebenarnya.


“Siapa bertelinga hendaknya mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Siapa yang menang akan makan manna yang tersembunyi, yaitu makanan dari surga; dan kepada masing-masing akan Kuberikan sebuah batu putih, dan pada batu itu akan terukir nama baru yang tidak diketahui seorang pun kecuali orang yang menerimanya.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan