Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Kisah Para Rasul 2:10 - Firman Allah Yang Hidup

10 Frigia, Pamfilia, Mesir, daerah-daerah Libia yang berbahasa Kireni, pengunjung-pengunjung dari Roma, baik orang-orang Yahudi maupun orang-orang lain yang masuk agama Yahudi,

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

10 Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma,

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

10 dari Frigia dan Pamfilia, dari Mesir dan daerah-daerah Libia dekat Kirene; ada dari kita yang datang dari Roma,

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

10 Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma,

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

10 juga daerah Frigia, Pamfilia, Mesir, bagian-bagian Libia yang dekat kota Kirene, dan dari ibukota Roma. Kita yang berkumpul adalah orang Yahudi dan orang dari bangsa-bangsa lain yang sudah menjadi pengikut agama Yahudi,

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

10 Frigia, Pamfilia, Mesir, daerah-daerah Libia dekat kota Kirene, kota Roma,

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

10 Frigia, Pamfilia, Mesir, daerah-daerah di wilayah Libia dekat Kirene, pendatang dari Roma, baik mereka penganut agama Yahudi maupun yang baru ikut,

Lihat babnya Menyalin




Kisah Para Rasul 2:10
34 Referensi Silang  

dan tinggal di sana sampai Raja Herodes mati. Dengan demikian, terjadilah apa yang dikatakan Allah melalui nabi, “Dari Mesir Kupanggil Anak-Ku.”


Celakalah kalian, hai para guru agama dan orang-orang Farisi! Kalian munafik! Karena kalian bersusah payah menobatkan satu orang, tetapi kemudian kalian menjadikan dia anak neraka yang dua kali lebih jahat daripada kalian sendiri.


Ketika sedang menuju ke tempat penyaliban, mereka bertemu dengan orang Kirene bernama Simon. Mereka memaksa dia untuk memikul salib Yesus.


Simon dari Kirene, yang baru saja datang dari luar kota, dipaksa memikul salib Yesus. (Simon adalah ayah Aleksander dan Rufus.)


Namun, beberapa dari mereka yang pergi ke Antiokhia dari Siprus dan Kirene, menyampaikan berita tentang Tuhan Yesus kepada orang-orang Yunani juga.


Di Antara para nabi dan pengajar dalam jemaat di Antiokhia terdapat Barnabas dan Simeon (juga disebut “Si Kulit Hitam”), Lukius (dari Kirene), Menahem (yang sepengasuhan dengan Herodes), dan Saulus.


Maka Paulus serta orang-orang yang menyertainya pergi meninggalkan Pafos dan berlayar ke Perga di Pamfilia (Turki). Mereka mendarat di Kota Pelabuhan Perga. Di sana Yohanes meninggalkan mereka dan kembali ke Yerusalem.


Sekeluarnya dari rumah ibadat banyak orang Yahudi dan orang bukan Yahudi yang saleh mengikuti Paulus dan Barnabas sepanjang jalan, sementara keduanya menganjurkan supaya mereka terus mengandalkan rahmat Allah kepada mereka.


Kemudian mereka mengadakan perjalanan pulang melalui Pisidia ke Pamfilia,


Tetapi Paulus sama sekali tidak setuju, karena dahulu Yohanes Markus meninggalkan mereka di Pamfilia.


Kemudian mereka melintasi Frigia dan Galatia, sebab pada waktu itu Roh Kudus melarang mereka memasuki provinsi Asia (Turki).


(Perlu saya jelaskan bahwa orang-orang Atena dan orang-orang asing di situ rupanya menghabiskan waktu mereka hanya untuk memperbincangkan gagasan-gagasan baru!)


Di situ ia berkenalan dengan seorang orang Yahudi kelahiran Pontus, bernama Akwila, yang baru tiba dari Italia bersama dengan istrinya, Priskila. Mereka harus meninggalkan Italia karena perintah Kaisar Klaudius, yang melarang orang Yahudi berada di Roma. Paulus tinggal dan bekerja bersama-sama dengan mereka, karena seperti Paulus, mereka juga tukang kemah.


Setelah beberapa lama di sana, berangkatlah ia ke Turki melalui Galatia dan Frigia. Ia mengunjungi semua orang Kristen untuk mendorong serta menolong mereka tumbuh di dalam Tuhan.


orang-orang Kreta, dan orang-orang Arab. Dan kita sekalian mendengar orang-orang ini berbicara dalam bahasa kita tentang mukjizat-mukjizat besar yang dilakukan oleh Allah!”


Pada malam itu Tuhan berdiri di samping Paulus dan berkata, “Jangan khawatir, Paulus. Sebagaimana engkau bersaksi kepada orang banyak tentang Aku di sini di Yerusalem, demikian juga engkau harus bersaksi tentang Aku di Roma.”


menyusur pantai provinsi Kilikia dan Pamfilia. Kami tiba di Mira di provinsi Likia.


Umat Kristen di Roma telah mendengar kami akan datang. Mereka datang menjumpai kami di Forum Apius. Yang lain datang menggabungkan diri di Tres Taberne. Ketika Paulus melihat mereka, ia mengucap syukur kepada Allah dan menjadi besar hati.


Segenap jemaat menyetujui usul itu, maka diangkatlah orang-orang yang berikut: Stefanus (orang yang sangat kuat imannya serta dipenuhi Roh Kudus), Filipus, Prokhorus, Nikanor, Timon, Parmenas, Nikolaus dari Antiokhia (orang bukan Yahudi yang menganut agama Yahudi, dan kemudian menjadi orang Kristen).


Tetapi pada suatu hari beberapa orang dari sekte Yahudi yang terdiri dari orang-orang bekas budak mulai berbantah-bantah dengan Stefanus, dan segera mereka didukung oleh orang-orang Yahudi dari Kirene, Aleksandria di Mesir, provinsi Kilikia di Turki, dan Asia.


Karena itu, dengan segala kesanggupan yang ada pada saya, saya selalu siap untuk mengunjungi Saudara di Roma, serta mengabarkan Berita Kesukaan dari Allah.


Sesungguhnya, pada waktu ia tiba di Roma, ia menemui aku setelah mencari-cari aku dengan susah payah.


Lalu selama tiga setengah hari mayat mereka tergeletak di jalan di Yerusalem, kota yang secara tepat digambarkan sebagai “Sodom” atau “Mesir”—tempat Tuhan mereka disalibkan. Tidak seorang pun dibolehkan mengubur mereka dan orang-orang dari negara, suku, bahasa, dan bangsa, berkerumun di sekelilingnya untuk melihat mereka.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan