Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Kisah Para Rasul 15:31 - Firman Allah Yang Hidup

31 Pada hari itu seluruh jemaat bersukacita atas surat yang telah mereka baca.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

31 Setelah membaca surat itu, jemaat bersukacita karena isinya yang memberi penghiburan.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

31 Ketika anggota-anggota jemaat itu membaca surat itu, mereka senang sekali atas isi surat itu yang menghibur hati mereka.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

31 Setelah membaca surat itu, jemaat bersukacita karena isinya yang menghiburkan.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

31 Jemaat sangat bersukacita mendengarnya karena nasihat dalam surat itu menghibur mereka.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

31 Ketika orang percaya membacanya, mereka semua bersukacita sebab isi surat itu menghibur mereka.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

31 Orang-orang bukan Yahudi di Antiokia merasa gembira sesudah mereka membaca pesan yang menguatkan mereka.

Lihat babnya Menyalin




Kisah Para Rasul 15:31
8 Referensi Silang  

Waktu Paulus dan Barnabas berada di Antiokhia, beberapa orang datang dari Yudea dan mulai mengajar umat Kristen bahwa apabila mereka tidak dikhitan menurut adat istiadat Yahudi, mereka tidak dapat diselamatkan.


Jadi, apakah Saudara bermaksud mengoreksi Allah dengan membebani orang bukan Yahudi dengan kuk yang tidak tertanggung, baik oleh nenek moyang kita maupun oleh kita sendiri?


Keempat utusan itu segera berangkat ke Antiokhia, dan di sana mereka menghimpun semua orang Kristen serta menyerahkan surat itu kepada mereka.


Kemudian Yudas dan Silas, kedua-duanya adalah nabi, menyampaikan khotbah yang panjang untuk menguatkan iman mereka.


Demikianlah dari hari ke hari jemaat makin tumbuh dalam iman dan makin besar jumlahnya.


Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu, berusahalah untuk tetap merdeka dan jangan membiarkan diri terikat lagi oleh belenggu perhambaan hukum dan upacara bangsa Yahudi.


Kitalah yang memiliki khitan sejati: kita yang dibimbing oleh Roh Allah. Dia memungkinkan kita untuk melayani Allah dengan cara yang benar. Kita orang Kristen bangga menjadi milik Yesus Kristus dan tidak mengandalkan apa yang dapat kita lakukan sendiri.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan