Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Kisah Para Rasul 13:5 - Firman Allah Yang Hidup

5 Di sana, di Kota Salamis, mereka pergi ke rumah ibadat orang Yahudi memberitakan firman Allah. (Yohanes Markus menyertai mereka sebagai pembantu.)

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

5 Setibanya di Salamis mereka memberitakan firman Allah di dalam rumah-rumah ibadat orang Yahudi. Yohanes menyertai mereka sebagai pembantu mereka.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

5 Ketika sampai di Salamis, mereka memberitakan perkataan Allah di rumah-rumah ibadat Yahudi. Yohanes Markus membantu mereka dalam perjalanan mereka.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

5 Setiba di Salamis mereka memberitakan firman Allah di dalam rumah-rumah ibadat orang Yahudi. Dan Yohanes menyertai mereka sebagai pembantu mereka.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

5 Sesampainya di kota Salamis, mereka menyampaikan berita keselamatan dari Allah di rumah-rumah pertemuan orang Yahudi. Markus, yang juga dipanggil Yohanes, ikut untuk membantu mereka.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

5 Setelah mereka tiba di kota Salamis, mereka mulai memberitakan firman Allah di rumah-rumah ibadah Yahudi. Yohanes Markus juga ikut bersama mereka untuk membantu.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

5 Setibanya di Salamis, mereka memberitakan Firman Allah di rumah-rumah ibadah orang Yahudi. Yohanes Markus ikut bersama mereka sebagai asisten.

Lihat babnya Menyalin




Kisah Para Rasul 13:5
20 Referensi Silang  

Tetapi lain halnya dengan kalian. Siapa ingin menjadi besar di antara kalian, harus menjadi pelayan kalian.


Setelah berpikir sebentar, pergilah ia ke rumah Maria, ibu Yohanes Markus. Di situ banyak orang telah berkumpul untuk berdoa.


Barnabas dan Saulus pergi berkunjung ke Yerusalem. Setelah urusan mereka di sana selesai, mereka kembali ke Antiokhia dengan membawa Yohanes Markus.


Tetapi Barnabas dan Paulus meneruskan perjalanan ke Antiokhia, sebuah kota di provinsi Pisidia. Pada hari Sabat mereka memasuki rumah ibadat untuk mengikuti kebaktian.


Tetapi dengan berani Paulus dan Barnabas berkata, “Berita Kesukaan dari Allah ini pertama-tama harus disampaikan kepada Saudara, orang Yahudi. Tetapi karena Saudara menolaknya, dan ternyata tidak layak menerima hidup kekal, kami akan menawarkannya kepada orang-orang bukan Yahudi.


Di Ikonium, Paulus dan Barnabas bersama-sama pergi ke rumah ibadat dan berkhotbah dengan kuasa sedemikian rupa, hingga baik orang Yahudi maupun orang bukan Yahudi banyak yang percaya.


Barnabas setuju dan ia ingin mengajak Yohanes Markus.


Ia pergi ke rumah ibadat untuk bertukar pikiran dengan orang-orang Yahudi dan orang-orang saleh yang bukan Yahudi, dan setiap hari ia berbicara di tempat umum kepada siapa saja yang kebetulan ada di situ.


Setiap hari Sabat Paulus berada di rumah ibadat berusaha meyakinkan orang Yahudi maupun Yunani.


Ia menyuruh kedua pembantunya, Timotius dan Erastus, pergi mendahuluinya ke Makedonia (Yunani), sedangkan ia sendiri tinggal di Asia Kecil beberapa lamanya.


Orang banyak mulai berhimpun dan seluruh kota diliputi kekacauan. Semua orang bergegas-gegas pergi ke gedung kesenian. Gayus dan Aristarkhus, teman seperjalanan Paulus, diseret ke sana untuk diadili.


Kemudian Paulus pergi ke rumah ibadat dan setiap hari Sabat selama tiga bulan ia mengajar dengan berani tentang Kerajaan Allah, dan mencoba meyakinkan yang mendengarkannya.


Setelah itu ia segera pergi ke rumah ibadat dan bercerita kepada orang-orang di sana mengenai Berita Kesukaan tentang Yesus Kristus—bahwa Dia sesungguhnya Anak Allah!


Aristarkhus, teman saya sepenjara, mengirimkan salam, begitu pula Markus, kemenakan Barnabas. Seperti sudah saya katakan sebelumnya, sambutlah dia dengan hangat bila ia datang.


Hanya Lukas masih bersama dengan aku. Ajaklah Markus bersamamu kemari, sebab aku memerlukan dia.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan