Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Kisah Para Rasul 11:22 - Firman Allah Yang Hidup

22 Ketika sidang jemaat di Yerusalem mendengar apa yang telah terjadi, mereka mengutus Barnabas untuk menolong orang-orang yang baru percaya itu.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

22 Kabar tentang mereka itu terdengar oleh jemaat di Yerusalem, lalu jemaat itu mengutus Barnabas pergi ke Antiokhia.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

22 Cerita-cerita tentang peristiwa-peristiwa ini sampai juga kepada jemaat di Yerusalem. Maka mereka mengutus Barnabas ke Antiokhia.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

22 Maka sampailah kabar tentang mereka itu kepada jemaat di Yerusalem, lalu jemaat itu mengutus Barnabas ke Antiokhia.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

22 Waktu jemaat di Yerusalem mendengar tentang orang-orang yang baru percaya itu, mereka mengutus Barnabas ke Antiokia.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

22 Berita tentang hal ini sampai ke telinga gereja di Yerusalem. Karena itu, mereka mengutus Barnabas untuk pergi ke Antiokhia.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

22 Berita tentang orang-orang yang baru percaya ini sampai ke kota Yerusalem dan para rasul memutuskan untuk mengutus Barnabas ke Antiokia.

Lihat babnya Menyalin




Kisah Para Rasul 11:22
16 Referensi Silang  

Para rasul dan saudara-saudara seiman yang lain di Yudea segera mendengar bahwa orang-orang bukan Yahudi juga menerima Kristus!


Selama masa penganiayaan setelah Stefanus mati dirajam, banyak orang percaya melarikan diri dari Yerusalem. Mereka pergi sampai ke Fenisia, Siprus, dan Antiokhia sambil menyebarluaskan Berita Kesukaan, tetapi hanya kepada orang-orang Yahudi saja.


Namun, beberapa dari mereka yang pergi ke Antiokhia dari Siprus dan Kirene, menyampaikan berita tentang Tuhan Yesus kepada orang-orang Yunani juga.


Setelah bertemu, ia membawanya ke Antiokhia. Keduanya tinggal di sana setahun penuh serta mengajar orang-orang yang baru percaya yang banyak jumlahnya itu. Di Antiokhialah orang-orang percaya pertama kali disebut “orang Kristen”.


Pada waktu itu beberapa nabi dari Yerusalem tiba di Antiokhia,


Paulus dan Barnabas menentang pendapat ini dan memperbincangkannya dengan mereka. Akhirnya orang-orang Kristen di sana mengutus kedua rasul itu ke Yerusalem disertai oleh beberapa orang anggota jemaat untuk berbicara dengan para rasul dan penatua di sana mengenai masalah itu.


Kemudian para rasul, penatua, dan segenap sidang jemaat memilih beberapa utusan ke Antiokhia bersama-sama dengan Paulus dan Barnabas untuk menyampaikan keputusan yang telah diambil. Yang terpilih ialah dua orang pemimpin gereja bernama Yudas (juga disebut Barsabas) dan Silas.


Perhentian berikutnya ialah pelabuhan Kaisarea. Dari sana ia mengunjungi jemaat di Yerusalem dan setelah itu berlayar ke Antiokhia.


Segenap jemaat menyetujui usul itu, maka diangkatlah orang-orang yang berikut: Stefanus (orang yang sangat kuat imannya serta dipenuhi Roh Kudus), Filipus, Prokhorus, Nikanor, Timon, Parmenas, Nikolaus dari Antiokhia (orang bukan Yahudi yang menganut agama Yahudi, dan kemudian menjadi orang Kristen).


Ketika para rasul yang tinggal di Yerusalem mendengar bahwa orang-orang Samaria telah menerima firman Allah, mereka mengutus Petrus dan Yohanes ke sana.


Kemudian Barnabas membawanya kepada para rasul dan menceritakan kepada mereka bagaimana Saulus melihat Tuhan ketika ia sedang dalam perjalanan ke Damsyik, apa yang dikatakan Tuhan kepadanya, serta bagaimana ia berkhotbah dengan penuh kuasa dalam nama Tuhan Yesus.


Tetapi pada waktu Petrus tiba di Antiokhia, terpaksa saya dengan terang-terangan menentang dan menegurnya dengan keras, karena ia melakukan suatu kesalahan besar.


Timotius baru saja kembali dan membawa berita yang sangat menggembirakan, yaitu bahwa iman dan kasih Saudara masih tetap teguh seperti dahulu, dan bahwa Saudara mengenang kunjungan kami dengan sukacita dan rindu bertemu dengan kami seperti kami rindu bertemu dengan Saudara.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan