Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Kisah Para Rasul 11:18 - Firman Allah Yang Hidup

18 Ketika mereka mendengar hal itu, semua keberatan mereka lenyap dan mereka memuliakan Allah. “Ya,” kata mereka, “kepada orang-orang bukan Yahudi pun Allah telah memberikan kesempatan untuk bertobat kepada-Nya dan menerima hidup kekal!”

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

18 Ketika mereka mendengar hal itu, mereka menjadi tenang, lalu memuliakan Allah, katanya, "Jadi, kepada bangsa-bangsa lain juga Allah mengaruniakan pertobatan yang memimpin kepada hidup."

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

18 Setelah mendengar itu, mereka tidak membantah lagi. Lalu mereka memuji Allah. Mereka berkata, “Kalau begitu, orang-orang bukan Yahudi pun diberi kesempatan oleh Allah untuk bertobat dari dosa-dosanya dan menghayati hidup yang sejati!”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

18 Ketika mereka mendengar hal itu, mereka menjadi tenang, lalu memuliakan Allah, katanya: ”Jadi kepada bangsa-bangsa lain juga Allah mengaruniakan pertobatan yang memimpin kepada hidup.”

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

18 Sesudah saudara-saudari Yahudi itu mendengarkan penjelasan Petrus, mereka berhenti menentang dia lalu memuji Allah, “Wah! Kalau begitu, Allah juga sudah memberikan kesempatan kepada orang yang bukan Yahudi untuk bertobat dan menerima hidup yang kekal, sama seperti kita!”

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

18 Ketika orang percaya Yahudi mendengar penjelasan ini, mereka berhenti berdebat. Mereka memuji Allah dan berkata, “Berarti, Allah memperbolehkan bahkan orang bukan Yahudi bertobat sehingga mereka juga memperoleh kehidupan yang Ia berikan!”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

18 Sesudah mendengarkan penjelasan Petrus, mereka tidak lagi berdebat dengan dia, sebaliknya mereka memuji Allah dan berkata, “Sekarang Allah sudah memberikan kesempatan juga kepada orang-orang bukan Yahudi untuk bertobat dan memiliki kehidupan untuk selama-lamanya.”

Lihat babnya Menyalin




Kisah Para Rasul 11:18
33 Referensi Silang  

Ketika menyaksikan hal itu, orang banyak diliputi rasa takut dan gentar. Betapa mereka memuji-muji Allah yang telah memberikan kuasa seperti itu kepada manusia!


Para rasul dan saudara-saudara seiman yang lain di Yudea segera mendengar bahwa orang-orang bukan Yahudi juga menerima Kristus!


Setibanya di sana, mereka menghimpun orang-orang percaya dan melaporkan perjalanan mereka serta menceritakan bagaimana Allah telah membuka pintu iman bagi orang-orang bukan Yahudi.


Setelah segenap sidang jemaat mengantar mereka ke luar kota, para utusan berangkat ke Yerusalem dan dalam perjalanan itu mereka singgah di Fenisia dan Samaria untuk mengunjungi orang-orang Kristen, yang sangat bersukacita ketika mendengar bahwa banyak orang bukan Yahudi juga bertobat.


Berita yang selama ini telah saya sampaikan kepada orang Yahudi maupun bukan Yahudi ialah perlunya bertobat meninggalkan dosa dan berpaling kepada Allah dengan iman kepada Tuhan kita Yesus Kristus.


Mereka memuji Allah, tetapi kemudian berkata kepada Paulus, “Saudara tahu bahwa beribu-ribu orang Yahudi juga telah percaya, dan mereka berpendirian bahwa orang-orang Yahudi yang percaya harus tetap berpegang teguh kepada adat istiadat Yahudi.


Sekarang ubahlah pikiran serta sikap Saudara terhadap Allah. Berpalinglah kepada-Nya, supaya Ia menghapuskan dosa Saudara serta memberikan kepada Saudara saat-saat penyegaran yang indah dari hadirat-Nya,


Dan segera setelah Allah membangkitkan Hamba-Nya, mula-mula Ia mengutus-Nya kepada Saudara-Saudara, umat Israel, untuk memberkati Saudara dengan memalingkan Saudara dari dosa.”


Kemudian, dengan kuasa-Nya yang besar Allah meninggikan Dia menjadi Raja dan Juru Selamat, supaya bangsa Israel mendapat kesempatan untuk bertobat dan dosa mereka diampunkan.


Jika demikian, apakah yang dapat kita katakan? Hanya ini: bahwa Allah telah memberi kesempatan kepada orang-orang bukan Yahudi untuk dibebaskan karena iman, meskipun selama ini mereka tidak mencari Allah dengan sungguh-sungguh.


Tetapi wajah kita, orang-orang Kristen, tidak berselubung. Kita dapat menjadi cermin yang memantulkan kemuliaan Tuhan dengan cemerlang. Dan sementara Roh Tuhan bekerja di dalam kita, kita makin menjadi seperti Dia.


Sebab adakalanya Allah menggunakan kesedihan dalam hidup kita untuk menolong kita berpaling dari dosa dan mencari hidup yang kekal. Janganlah kita menyesal kalau Allah mendatangkan kesedihan kepada kita. Tetapi kesedihan duniawi, yang tidak memiliki pertobatan, tidak dapat mencegah kebinasaan yang kekal.


Dan mereka memuliakan Allah karena saya.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan