Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Ibrani 2:14 - Firman Allah Yang Hidup

14 Sebab kita, anak-anak Allah, adalah manusia yang terdiri dari darah dan daging, maka Ia juga telah menjadi darah dan daging dengan jalan dilahirkan sebagai manusia; sebab hanya sebagai manusialah Ia dapat mati, dan dengan kematian-Nya Ia mematahkan kuasa Iblis yang berkuasa atas maut.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

14 Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan turut mengalami keadaan mereka, supaya melalui kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis yang berkuasa atas maut.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

14 Oleh sebab orang-orang yang Ia sebut anak itu, adalah makhluk manusia yang dapat mati, maka Yesus sendiri menjadi sama dengan mereka dan hidup dalam keadaan manusia. Ia berbuat begitu, supaya dengan kematian-Nya Ia dapat menghancurkan Iblis yang menguasai kematian.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

14 Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut;

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

14 Perhatikanlah bahwa kita yang disebut Yesus sebagai anak-anak-Nya adalah manusia biasa yang terdiri dari daging dan darah. Oleh karena itu, tepatlah bila Yesus sendiri menjadi manusia dengan tubuh yang sama seperti kita, agar melalui kematian-Nya, Dia bisa menghancurkan kuasa iblis atas kematian.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

14 Anak-anak ini adalah manusia dengan tubuh jasmani. Yesus sendiri menjadi seperti mereka dan mengalami pengalaman yang sama seperti mereka. Yesus melakukan hal ini supaya melalui kematian-Nya, Ia dapat membinasakan Iblis yang berkuasa atas kematian.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

14 Karena anak-anak berbagi darah dan daging yang sama, Dia berbagi dalam hal ini dengan cara yang sama sehingga melalui kematian Dia dapat menghancurkan dia yang memiliki kuasa maut — sang iblis —

Lihat babnya Menyalin




Ibrani 2:14
32 Referensi Silang  

“Allah sudah memberkati engkau, Simon, anak Yunus,” kata Yesus, “karena Bapa-Ku yang di surgalah yang secara pribadi telah menyatakan hal ini kepadamu. Pengertian itu bukan berasal dari manusia.


Kemudian Aku akan berpaling kepada mereka yang di sebelah kiri-Ku serta berkata, ‘Enyahlah kalian, hai orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang sudah disediakan untuk setan dan roh-roh jahat.


Yang adalah Firman telah menjadi manusia dan hidup di dunia ini di antara kita. Ia penuh dengan kasih karunia dan kebenaran. Beberapa di antara kita telah melihat kemuliaan-Nya—kemuliaan Anak tunggal dari Bapa surgawi.


Untuk tujuan inilah Kristus mati dan bangkit lagi, supaya Ia dapat menjadi Tuhan kita, baik pada waktu kita hidup maupun pada waktu kita mati.


Kita tidak diselamatkan dari cengkeraman dosa hanya dengan mengenal hukum-hukum Allah, karena kita tidak dapat menaatinya; tetapi Allah melaksanakan rencana lain bagi keselamatan kita. Ia mengutus Anak-Nya sendiri dengan tubuh jasmani seperti kita dan dalam tubuh manusia itu menghancurkan kuasa dosa atas kita dengan jalan menyerahkan diri-Nya sebagai kurban bagi dosa kita.


Ia telah memilih apa yang dicerca oleh dunia, yang dianggap sama sekali tidak berarti dan menggunakannya untuk merendahkan orang yang oleh dunia dianggap agung,


Saudara sekalian yang saya kasihi, inilah yang ingin saya katakan kepada Saudara, yaitu bahwa tubuh dari daging dan darah tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Tubuh kita yang fana bukan macam tubuh yang layak hidup selama-lamanya.


Tetapi, ketika waktunya tiba, waktu yang sudah ditentukan Allah, Ia mengutus Anak-Nya, dilahirkan dari seorang wanita sebagai orang di bawah kekuasaan Hukum Taurat,


Dengan demikian para penguasa gelap dilucuti. Mereka dipermalukan dalam ketidakberdayaan mereka di depan seluruh dunia ketika Kristus menang atas mereka di kayu salib.


Tidak ada yang bisa menyangkal betapa hebatnya rahasia agama kita yang Allah nyatakan kepada kita: La yang datang ke dunia sebagai manusia, yang terbukti sebagai Anak Allah oleh Roh Allah, yang dilihat dalam kekuatan-Nya oleh malaikat-malaikat, yang dikhotbahkan di antara bangsa-bangsa, yang diterima oleh manusia di mana pun juga dan yang diangkat kembali kepada kemuliaan-Nya di surga.


Sekarang semua ini telah dijelaskan-Nya kepada kita melalui kedatangan Juru Selamat kita, Yesus Kristus, yang mematahkan kuasa maut dan menunjukkan kepada kita jalan menuju hidup kekal dengan cara beriman kepada-Nya.


Menurut rencana yang baru ini, kita telah diampuni dan disucikan oleh kematian Kristus satu kali untuk selama-lamanya.


Itulah sebabnya, waktu Kristus datang ke dunia ini, Ia berkata, “Ya Allah, darah lembu jantan dan kambing tidak dapat memuaskan hati-Mu; jadi, Engkau menyiapkan tubuh-Ku ini supaya Kupersembahkan sebagai kurban di atas mazbah-Mu.


Dan Yesus perlu menjadi sama seperti kita, saudara-saudara-Nya, supaya dalam hal menanggulangi dosa manusia, Ia dapat menjadi Imam Besar yang setia dan menaruh belas kasihan kepada kita di hadapan Allah.


Ia sendiri telah mengalami penderitaan dan cobaan. Karena itu, Ia dapat merasakan penderitaan dan cobaan yang menimpa kita dan Ia benar-benar sanggup menolong kita.


Imam Besar kita ini memahami kelemahan kita, sebab Ia juga pernah mengalami cobaan seperti kita, meskipun Ia tidak pernah kalah sehingga berdosa.


Kristus datang dengan perjanjian yang baru ini, supaya semua orang yang diundang dapat datang dan untuk selamanya memperoleh segala sesuatu yang dijanjikan Allah kepada mereka. Sebab Kristus mati untuk membebaskan mereka dari hukuman atas dosa yang mereka lakukan ketika mereka masih berada di bawah sistem lama.


Allah memilih Dia untuk tujuan ini jauh sebelum dunia dijadikan, tetapi baru pada zaman akhir ini Ia dinyatakan kepada umum sebagai berkat bagi Saudara.


Naga besar itu—si ular tua yang disebut Setan atau Iblis, yang menyesatkan seluruh dunia—dilemparkan ke bumi bersama-sama dengan segenap bala tentaranya.


Hilangkan perasaan takut terhadap apa yang akan kalian derita. Iblis akan menjebloskan beberapa dari kalian ke dalam penjara untuk menguji kalian. Kalian akan dianiaya selama sepuluh hari. Tetaplah setia, sekalipun kalian menghadapi maut, maka Aku akan mengaruniakan kepada kalian mahkota kehidupan, yaitu masa depan yang kekal dan penuh kemuliaan.


Ia menangkap Naga itu—si Ular Tua, yaitu Setan atau Iblis—lalu merantainya selama seribu tahun.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan